Berita Ragam

Sebulan Bisa Kantongi Rp6 Jutaan Lebih, Gaji Tukang Bangunan di Malaysia Lebih Besar Dibanding Indonesia?

2 menit

Gaji tukang bangunan di Malaysia, apakah lebih menjanjikan dibanding di Indonesia? Untuk mengetahuinya, simak ulasan di bawah ini!

Jagat maya sempat dihebohkan dengan berita gaji tukang bangunan di Indonesia yang bisa melebihi pekerja kantoran.

Lalu, bagaimana bila dibandingkan dengan gaji tukang bangunan di Malaysia?

Usut punya usut, ternyata penghasilan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai ‘kuli’ di Malaysia cukup besar.

Hal ini diungkapkan oleh seorang TKI bernama Fauzul Hakim yang bekerja sebagai tukang bangunan di Malaysia lewat sebuah channel youtube TomyNasha IM.

Fauzul dan Tomy merupakan youtuber asal Indonesia yang saat ini bekerja di Negeri Jiran.

Keduanya berbincang mengenai pekerjaan dan gaji yang didapat oleh Fauzul sebagai tukang bangunan.

Gaji Tukang Bangunan di Malaysia, Lebih Besar Dibanding Indonesia?

youtuber TKI di Malaysia

Sumber: youtube.com/TomyNasha IM

Media sosial twitter dalam waktu beberapa terakhir, dihebohkan dengan sebuah ungguhan yang memperlihatkan gaji kuli di Indonesia mencapai lebih dari Rp1 juta per minggu.

Tak ayal, warganet lalu membandingkannya dengan penghasilan pekerja kantoran yang ternyata diklaim masih kalah jauh.




Ini karena jika gaji kuli tersebut dikumpulkan dalam sebulan, penghasilannya bisa melebihi UMR pegawai kantoran di beberapa kota.

Lantas, berapa penghasilan tukang bangunan di Malaysia?

Fauzul Hakim, TKI yang kini bekerja di Malaysia mengatakan, sistem kerja di Malaysia di gaji per jam.

“Pertama, saya kerja besi di proyek pembuatan kolam yang untuk penjernihan air.”

“Itu gajinya rata-rata di Malaysia per satu kong, satu kong itu delapan jam kerja, belum termasuk istirahat, kalau di total 10 jam itu satu kong, satu kong gajinya kurang lebih standarnya 70 ringgit.”

“Apalagi kalau di rumah atau start rumah dari awal, itu bisa-bisa gaji standarnya kalau di rate itu 90 (ringgit),” ungkap Fauzul.

Maka, bila nilai 90 ringgit itu kita konversikan ke dalam rupiah, gaji tukang bangunan di sana senilai Rp311,979 atau Rp300 ribuan per 10 jam.

Fauzal lalu menambahkan, beda halnya jika bekerja kantoran di Malaysia, gajinya relatif lebih kecil.

“Kalau kerja office di sini untuk warga Indonesia, itu biasanya gaji standar untuk pemula 1500 ringgit, (per) satu bulan,” ujar Fauzul.

“5 Jutaan bro,” timpal Tommy.

Lalu Fauzul membandingkan dengan bekerja sebagai tukang bangunan yang dinilainya menjanjikan penghasilan lebih besar.

Nah, dibandingkan dengan contraction (kerja jadi tukang bangunan) tadi masih jauh, 1500 itu kalu untuk office itu kecil, tapi kalau contraction, pemula pun insyaAllah boleh lah 1800, 1900 masih boleh,” jelas Fauzal.

Lalu Tomy mengatakan, nilai gaji tersebut setara dengan angka Rp6 jutaan lebih.

Wah, enam jutaan (rupiah) lebih bro satu bulan,” tegas Tomy.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Simak ulasan menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Apakah kamu sedang mencari rumah dalam waktu dekat?

Tak perlu repot, coba lihat saja di www.99.co/id.

Cek sekarang juga!




Insan Fazrul

Penulis 99.co Indonesia. Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, melanjutkan karier sebagai penulis lepas yang fokus dengan tema gaya hidup dan sepak bola. Kini, sepenuhnya menulis di Blog 99.co Indonesia dengan banyak membahas seputar properti, khususnya desain rumah.
Follow Me:

Related Posts