Berita Berita Properti

Mengenal 8 Untung Rugi Dinding Rumah Bersama. Benarkah Tak Ada Privasi?

3 menit

Hingga saat ini, beberapa perumahan di Indonesia masih menggunakan dinding rumah bersama. Sebenarnya apa keuntungan dan kerugian dari penggunaan dinding ini? Untuk menjawabnya, simak ulasannya, yuk!

Dinding bersama adalah dinding yang dibuat menyatu antara satu rumah dan lainnya.

Biasanya hal itu karena rumah dibangun berdekatan atau saling berdempetan.

Dinding bersama sendiri kerap dijumpai pada beberapa desain perumahan di Indonesia.

Memang hal ini umum terjadi dan dianggap wajar, tetapi perlu banyak pertimbangan jika kamu membeli rumah dengan dinding bersama.

Pasalnya, terdapat keuntungan dan juga kerugian jika menerapkan jenis dinding ini.

Berikut ini adalah untung rugi menggunakan dinding bersama yang perlu kamu ketahui sebelum membangun atau membeli rumah.

8 Untung Rugi Dinding Rumah Bersama

1. Menghemat Anggaran

dinding bata

sumber: homestratosphere.com

Salah satu keuntungan dari rumah dengan dinding bersama adalah dapat menghemat anggaran.

Developer yang membangun perumahan bisa menghemat material bangunan, sehingga dapat meringankan harga jual rumah.

Dengan demikian, rumah pun lebih cepat laku terjual.

2. Mempercepat Proses Pembangunan

Dari segi pembangunan, dinding bersama juga lebih cepat dibandingkan dinding biasa.

Efisiensi waktu dan tenaga membuat rumah dapat terselesaikan dengan cepat.

3. Memaksimalkan Keuntungan

perumahan

sumber: ekonomi.bisnis.com

Keuntungan lainnya dari dinding bersama adalah memperbesar keuntungan pengembang perumahan.

Meski dibuat satu untuk dua rumah, harganya tetap dihitung masing-masing, sehingga developer perumahan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Begitu juga jika kamu membangun rumah sendiri, dinding bersama tentunya akan menghemat anggaran.

Namun, sebaiknya terlebih dahulu membicarakan hal tersebut pada tetangga di samping rumah sebelum membangun.




4. Mengoptimalkan Lahan

Menerapkan dinding bersama dalam pembangunan juga dapat mengoptimalkan tanah yang tersedia agar dapat dibentuk unit rumah atau ruangan sebanyak mungkin.

Selain itu, penggunaan dinding jenis ini juga dapat membuat ukuran ruangan di rumah lebar meski tanah atau lahan yang tersedia terbatas.

5. Dinding Mudah Rusak

ciri ciri rumah seret rezeki

Sayangnya, penerapan dinding bersama sangat rawan rusak.

Terutama jika menggunakan material yang kurang bagus, hal tersebut memungkinkan terjadinya lubang yang dapat menembus rumah tetangga.

Sebagai contoh, saat memasang paku untuk kebutuhan rumah tangga.

Oleh sebab itu, jika kamu menggunakan dinding bersama, kamu harus berhati-hati saat melakukan pemasangan paku atau lainnya pada dinding tersebut.

6. Mudah Terdengar Suara

Kekurangan lainnya dari dinding bersama adalah suara yang mudah terdengar.

Aktivitas bunyi dari dalam rumah memungkinkan untuk terdengar di rumah sebelah.

Oleh sebab itu, kamu harus mempertimbangkan hal ini jika tidak ingin privasi terkait suara satu sama lain terganggu.

7. Harus Menambah Dinding Saat Merenovasi

dinding rumah bersama

Kekurangan dinding bersama berikutnya adalah penambahan dinding saat melakukan perubahan rumah.

Jika ingin mengubah atau merenovasi rumah menjadi dua lantai, kamu harus memasang dinding dan kolom lagi.

Menambah dinding sendiri dapat membuat ruangan menjadi terasa sempit.

8. Suara Berisik Saat Merenovasi dan Perbaikan Rumah

Saat tetangga melakukan renovasi maka ada kemungkinan rumah sebelahnya menjadi terganggu atau bahkan bangunan mengalami kerusakan, misalnya atap menjadi bocor dan sebagainya.

Begitu juga sebaliknya, tetangga dapat terganggu oleh suara berisik saat kamu melakukan renovasi karena dinding bersama yang ketebalannya terbatas.

***

Demikian untung rugi menggunakan dinding bersama.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi pertimbangan untuk Sahabat 99 yang hendak membeli dan membangun rumah.

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan impian di Kota Jakarta?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Jakarta Garden City.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts