Berita Berita Properti

Pemerintah Percepat Penetapan Sejumlah Kawasan Industri Menjadi Smart-Eco Industrial Park. Karena Apa?

2 menit

Sejauh ini, tercatat ada tujuh kawasan industri yang telah berubah menjadi Smart-Eco Industrial Park. Yuk, pahami konsep ini lebih jauh lagi dalam artikel berikut ini!

Industrialisasi yang inklusif merupakan salah satu bahasan utama dalam Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) Presidensi G20 tahun 2022.

Untuk mewujudkan ini, pemerintah berencana mengembangkan konsep Smart-Eco Industrial Park.

Dengan begitu, kawasan industri di Indonesia dapat memanfaatkan teknologi sesuai dengan era revolusi terbaru.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan dalam artikel di bawah ini yuk, Property People!

Penetapan Kawasan Industri Menjadi Smart-Eco Industrial Park

revolusi kawasan industri indonesia

Sumber: idntimes.com

Konsep Smart-Eco Industrial Park ditandai dengan munculnya prinsip pembangunan berkelanjutan.

Ini meliputi pengurangan emisi karbon, ekonomi sirkular, serta penerapan industri hijau.

Tujuan akhirnya adalah transisi energi menuju energi terbarukan yang sejalan dengan isu Presidensi G20.

Sebagai catatan, Smart-Eco Industrial Park merupakan generasi keempat dari revolusi industri di dunia.

“Seiring dengan berkembangnya teknologi dan dunia digital, pengembangan kawasan industri pun tidak luput dari pengaruh. Mulai bergeser menuju kawasan industri generasi keempat atau Smart-Eco Industrial Park,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dilansir dari emitennews.com, Kamis (13/10/2022).

Untuk mempercepat transisi ini, pemerintah lantas bekerja sama dengan UNIDO dan SECO Swiss.

“Sejak Juli 2020, Kemenperin telah melaksanakan Global Eco Industrial Park Programme. Dalam pelaksanaannya, Kemenperin bekerja sama dengan United Nations Industrial Development Organization dan State Secretariat for Economic Affairs Swiss,” jelas Agus lebih lanjut.




Infrastruktur Perlu Didesain dengan Matang

transformasi kawasan industri indonesia

Terkait revolusi ini, Ketua Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi HKI, Abednego Purnomo, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur sedari awal.

Selain itu, pemerintah sebaiknya menerapkan konsep sustainability dan agility dengan pertimbangan prospek dan tren industri di masa depan.

Pasalnya, tren dunia industri terbilang dinamis sehingga perubahannya sangat cepat.

“Tren industri yang dinamis membuat kita harus selalu adaptif dan siaga untuk menghadapinya agar tidak tertinggal. Maka dari itu, persiapan teknologi infrastruktur yang matang sedari awal sangatlah diperlukan,” jelas Abednego, dilansir dari kompas.com, Kamis (13/10/2022).

Di Indonesia sendiri, hampir semua perusahaan yang bekerja di bidang industri masih merupakan generasi ketiga.

Baru ada tujuh kawasan industri yang sudah bertransformasi menjadi Smart-Eco Industrial Park.

Kawasan-kawasan tersebut tersebar di Banten, Batam, dan Jawa Barat.

Padahal, transformasi ini penting untuk meningkatkan ekonomi, produktivitas, daya saing, efisiensi energi dan sumber daya, serta perbaikan lingkungan.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya.

Temukan artikel menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan hunian impian.

Tersedia berbagai penawaran properti menarik, salah satunya adalah The Parc di Tangerang Selatan.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts