Berita Ragam

10 Tragedi Sepak Bola Dunia yang Paling Mematikan, Kanjuruhan jadi Insiden Terburuk Abad 21!

2 menit

10 tragedi sepak bola dunia yang paling mematikan karena menelan banyak korban jiwa. Terbaru, Tragedi Kanjuruan menjadi insiden terburuk yang terjadi pada abad 21.

Sepak bola yang seharusnya menjadi sarana hiburan masyarakat malah berubah menjadi arena mencekam yang meregang nyawa.

Ratusan orang dikabarkan meninggal akibat kericuhan di Stadion Kanjuruan, Malang, Sabtu (1/10/20  2022).

Kabar tersebut tentu menjadi berita duka yang datang dari sepak bola Indonesia.

Dikutip dari liputan6.com, 127 orang meninggal dunia, sementara itu dua di antaranya merupakan anggota Polri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022).

Dengan total korban yang masih bisa bertambah, Tragedi Kanjuruan menjadi insiden terburuk pada abad ke 21.

Sebelum ini, telah terjadi tragedi sepak bola lainnya di belahan negara lainnya. Misalnya tragedi Hillsborough yang terjadi pada 15 Maret di Sheffield, Inggris.

Dihimpun dari sumber yang sama, berikut 10 tragedi sepak bola dunia yang banyak merenggut nyawa.

10 Tragedi Sepak Bola Dunia yang Banyak Merenggut Nyawa

tragedi sepak bola

1. Peru, 24 Mei 1964 di Lima (328 tewas)

Kerusuhan di laga kualifikasi Olimpiade antara Argentina vs Peru di Estadio Nacional, Lima, Peru, pada 25 Mei 1964.

2. Kanjuruan, Malang, 1 Oktober 2022 (182 tewas)

Berdasarkan data sementara dari JPNN.com, sebanyak 130 orang meninggal dunia di Stadion Kanjuruan, Malang, Indonesia setelah laga Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Jumlah korban meninggal masih bisa saja bertambah, mengingat saat ini masih dalam proses penyelidikan.

3. Ghana, 9 Mei 2001 (126 tewas)

Laga derby Liga Utama Ghana antara Hearts Oak vs Asante Kotoko memakan korban sebanyak 126 jiwa.




4. Inggris, 15 Maret 1989 (96 orang)

Disebut tragedi Hillsborough terjadi pada 15 Maret di Sheffield, Inggris. Laga yang semifinal piala FA antara Liverpool vs Nottingham Forest menelan korban sebanyak 96 orang.

5. Nepal, 12 Maret 1988 (93 tewas)

93 korban jiwa dalam pertandingan antara Janakpur Cigarette Factory vs Liberation Army. Kencangnya tiupan angin dan hujan es mengakibatkan suporter panik menyelamatkan diri.

6. Guatemala, 16 Oktober 1996 (80 tewas)

80 orang tewas di Stadion Nasional Mateo Flores, Guatemala saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Guatemala vs Kosta Rika.

7. Mesir, 1 Februari 2012 (79 tewas)

79 orang tewas di Stadion Port Said, Mesir saat pertandingan Liga Mesir antara Al Masry vs al Ahly.

8. Argentina, 23 Juni 1968 (71 tewas)

71 orang tewas di Estadio Monumental, Buenos Aires, Argentina saat pertandingan antara River Plate vs Boca Juniors.

9. Skotlandia, 2 Januari 1971 (66 tewas)

66 orang tewas di Stadion Scond Ibrox, Glasgow, Skotlandia saat pertandingan derby antara Glasgow Celtic vs Glasgow Rangers.

10. Rusia, 20 Oktober 1982 (66 tewas)

66 orang tewas di Stadion Lenin, Luzhniki, Moskow, Rusia saat pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow vs Haarleem (Belanda).

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak informasi menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Cari rumah di Bandung? Dago Village bisa jadi opsi terbaik untuk dipilih.

Kunjungi www.99.co.id dan rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sebelum kehabisan!




Rulfhi Alimudin Pratama S

Penulis 99.co Indonesia. Mengulik dunia properti mulai dari desain, interior, eksterior hingga taste terkini di Indonesia. Sapa dan konsultasi tentang hunian di media sosial.
Follow Me:

Related Posts