Berita Ragam

7 Tips Negosiasi Bisnis untuk Pemula | Buat Calon Investor Tertarik Danai Bisnis Kamu!

3 menit

Saat membuka bisnis, urusan kita tidak hanya tentang jual dan beli barang, tetapi juga berhubungan dengan orang lain. Maka dari itu, kita harus mengetahui cara negosiasi bisnis yang tepat.

Saat menjalankan bisnis, tentu kita akan selalu berhubungan banyak orang.

Sebagai contoh, untuk mendapat bahan baku dari produk yang akan diproduksi, tentu memerlukan pihak lain.

Untuk mendapat bahan baku dengan harga yang lebih murah, tentu kita harus memulai negosiasi agar kedua belah pihak diuntungkan.

Begitu pula saat menghadapi pembeli. Tentu kita harus meyakinkan pembeli bahwa kita jual memiliki kualitas tinggi.

Contoh penting lainnya adalah saat kita berhadapan dengan calon investor yang kita mintai tolong mendanai bisnis kita.

Agar investor tertarik dengan bisnis yang kita bangun, tentu diperlukan kepandaian dalam berkomunikasi.

Maka dari itu, untuk kamu yang akan mulai membuka usaha, sebaiknya terus belajar berkomunikasi.

Untuk memulainya, 99.co Indonesia akan membagikan sejumlah tips mengenai negosiasi bisnis agar komunikasi kamu dengan pemasok atau calon investor berjalan baik.

Sejumlah tips ini bisa diterapkan untuk kamu yang masih pemula dalam dunia bisnis.

Tips Negosiasi Bisnis untuk Pemula

1. Melakukan Riset

Tahap pertama sebelum negosiasi bisnis adalah meriset lawan bicara kamu, terutama ketika berhadapan dengan calon investor.

Riset mengenai latar belakang lawan bicara adalah cara untuk mencegah hambatan komunikasi.

Riset bisa kamu lakukan melalui berbagai platform, semisal melalui mesin pencarian Google atau Yahoo.

Kemudian, kamu bisa melihat profil Linkedin miliknya untuk mengetahui rekam jejaknya.

Selain itu, bila memungkinkan, lihatlah media sosial semisal Instagram atau Twitter untuk mengetahui minatnya.

Baca Juga:

5 Cara Bisnis Online bagi Pemula Agar Sukses dan Banyak Pelanggan

2. Sampaikan Informasi Relevan Secara Ringkas

presentasi bisnis relevan dan ringkas

Agar lawan bicara mengetahui maksud kamu, sampaikan semua informasi secara ringkas.

Jangan terlalu banyak bertele-tele, karena calon investor atau pemasok bahan baku yang kamu ajak bicara mungkin tidak punya banyak waktu.

Dalam negosiasi bisnis, sangat penting bagi kedua pihak yang bernegosiasi untuk mengetahui kondisi masing-masing.

Hal ini ditujukan agar kedua belah pihak mengerti permasalahan dan menemukan solusi.

3. Tentukan Batas Waktu Negosiasi Bisnis

Saat melakukan negosiasi bisnis, biasanya tidak bisa selesai dalam waktu satu hari.

Kamu dan pihak yang diajak kerja sama, semisal calon investor atau pemasok bahan baku, memerlukan waktu beberapa hari untuk berpikir.

Namun, jika negosiasi terus berlarut-larut, akan membuang banyak waktu dan tenaga.

Maka dari itu, kamu dan pihak yang diajak kerja sama harus menentukan tenggat waktu negosiasi.

Saat tenggat waktu tiba, kedua belah pihak harus menghasilkan keputusan.

Pembatasan waktu negosiasi juga memaksa kedua belah pihak berpikir kreatif untuk mencapai kesepakatan.




4. Bersikap Profesional saat Negosiasi Bisnis

negosiasi bisnis secara profesional

Perbedaan pendapat saat berkomunikasi dengan lawan bicara, baik itu calon investor atau pemasok bahan baku, adalah hal yang biasa.

Namun, kamu harus tetap menjaga profesionalitas dan tidak terbawa emosi.

Hindarilah menyindir apalagi hingga memblokir nomor rekanan bisnis kamu hanya karena perbedaan pendapat.

Teruslah mencoba berkomunikasi secara baik agar lawan bicara mengerti maksud dan kebutuhan kamu.

Selain itu, kamu juga harus terus berpikir untuk mencari solusi kreatif dari masalah yang ada.

5. Sampaikan Keunggulan Produk saat Negosiasi Bisnis

Saat melakukan negosiasi bisnis dengan konsumen dan calon investor, kamu harus menguasai semua hal tentang produk yang dijual.

Mulai dari jenis bahan baku hingga kelebihannya.

Jika diperlukan, kamu juga dapat menyampaikan perbandingan dengan produk serupa yang terbuat dari bahan baku berbeda.

Hal ini diperlukan agar konsumen dan calon investor mempercayai bahwa kamu sedang membuat produk yang berkualitas.

6. Masuk ke Minat Lawan Bicara

Saat melakukan negosiasi bisnis, sebaiknya kamu tidak kaku dan terpaku pada topik bisnis yang dibicarakan.

Kamu juga perlu membuat lawan bicara, baik itu pemasok bahan baku atau calon investor, lebih rileks saat bernegosiasi.

Salah satu caranya adalah masuk ke topik mengenai minat mereka di luar bisnis atau pekerjaan mereka.

Dengan begitu, kamu bisa membuat suasana menjadi lebih santai.

Jika memungkinkan, kamu juga bisa mengaitkan minat mereka pada produk yang kamu jual.

Hal ini bisa membuat mereka lebih tertarik untuk membantu kamu.

7. Membuat Kontrak atau Perjanjian

kontrak perjanjian kerja sama

Setelah negosiasi bisnis mencapai kesepakatan, buatlah perjanjian tertulis.

Dalam kesepakatan itu, tulislah pokok-pokok kesepakatan.

Di akhir surat, tentu harus dilengkapi dengan tandan tangan kedua belah pihak yang membuat perjanjian.

Kontrak kesepakatan ini berguna untuk menjaga komitmen kedua belah pihak dan mencegah kerugian.

Meski usaha kamu masih kecil, surat perjanjian ini sangat penting agar pihak yang kamu ajak kerja sama lebih serius menyikapi kesepakatan bisnis.

Baca Juga:

8 Tips Memulai Bisnis Toko Bangunan yang Ramai Pembeli | Dilengkapi Perkiraan Modal

Itulah 7 tips negosiasi bisnis untuk pemula yang bisa kamu terapkan.

Semoga artikel ini menginspirasi kamu untuk membuka bisnis.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bekasi dan sekitarnya?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts