Rumah Tips & Trik

5 Tips Memilih Pot untuk Kaktus agar Tidak Cepat Mati. Simak dengan Baik, ya!

2 menit

Jangan anggap sepele pemilihan wadah untuk menanam kaktus atau sukulen, Sahabat 99. Pasalnya jika asal beli, tanaman bisa lebih cepat mati. Agar tidak salah pilih, yuk simak tips memilih pot untuk kaktus berikut ini!

Setiap material penyusun pot memiliki efek berbeda pada tanaman.

Oleh sebab itu, kamu tidak boleh asal pilih hanya karena tampilannya menarik.

Sesuaikan spesifikasi pot dengan karakter tanaman yang akan kamu masukkan ke dalamnya.

Misalnya saja jika kamu ingin merawat famili sukulen, pilih pot untuk kaktus dengan karakteristik berikut.

Tips Memilih Pot untuk Kaktus

1. Bentuk Ideal Pot Tanaman

memilih pot tanaman untuk kaktus

Sebagai langkah pertama, cermati bentuk pot yang akan kamu gunakan.

Bentuk ideal wadah untuk kaktus adalah silinder, pendek, dan persegi.

Jangan menggunakan pot yang terlalu tinggi dan dalam karena ruang kosong nantinya akan terlalu banyak.

Kedalaman ideal pot adalah sekitar 4-7 inci agar akarnya memiliki sisa ruang untuk tumbuh.

Namun ada pengecualian untuk beberapa jenis kaktus yang ukuran akarnya besar seperti kaktus cylindrical.

Serta tipe ball cacti yang akarnya cenderung lebih pendek dari biasanya.

2. Cocokkan Ukuran Pot dengan Kaktus

Wadah terbaik untuk kaktus harus memiliki ukuran yang nyaris sama dengan tanaman.

Pasalnya akar kaktus ukurannya tidak terlalu panjang dan cenderung pendek, Sahabat 99.

Jika lahan tanamnya terlalu besar, kaktus berisiko mengalami kelebihan nutrisi.

Efeknya, tanaman kecilmu bisa melembek dan membusuk dengan cepat.

Namun hindari juga memilih ukuran pot yang terlalu kecil serta pas-pasan.

Pastikan akar tetap memiliki ruang untuk tumbuh perlahan serta ada ruang untuk drainase air.

Setidaknya sediakan jarak 1-2 inci dari bagian terluar tanaman ke ujung pot yang kamu pilih.

3. Material Ideal untuk Pot Kaktus

pot untuk kaktus yang ideal




Ada dua jenis pot tanaman yang bisa kamu pilih, yakni pot keramik dan plastik.

Pot keramik merupakan pilihan terbaik di antara kedua pilihan tersebut.

Ini karena bentuknya stabil dan berat sehingga tidak akan mudah terjatuh.

Tidak hanya itu, pot keramik memiliki kelebihan berikut:

  • Bisa kamu dekorasi dengan menggunakan cat
  • Komposisi materialnya mencegah penumpukan air berlebih di dasar pot
  • Cocok untuk musim dingin atau musim hujan ketika suhu di luar rumah menurun

Hanya saja kamu perlu memperhatikan kebersihan permukaannya.

Ini karena keramik berisiko menjadi tempat tumbuhnya lumut, Sahabat 99.

4. Material Pot yang Tidak Ideal

Material yang tidak ideal untuk wadah kaktus adalah kaca dan metal.

Kaca hanya bisa kamu gunakan untuk membuat kesenian terrarium.

Bukan untuk merawat kaktus selama bertahun-tahun agar tumbuh dengan sehat.

Bahkan sebagai terrarium saja, usia terlama kaktus bisa berada di dalamnya hanya 2-3 minggu saja.

Kamu harus memindahkan kaktus ke lahan tanam yang lebih ideal sebelum ia mulai membusuk.

Sementara metal memiliki risiko karatan sehingga berbahaya untuk pertumbuhan kaktus.

Materialnya juga tidak stabil karena mudah terpengaruh oleh perubahan suhu.

5. Pot Harus Memiliki Drainase

memilih pot ideal kaktus

Terakhir, pot harus memiliki sistem drainase yang baik di bagian bawahnya.

Ini untuk menghindari penumpukan air di bagian bawah pot setelah kamu menyiramnya.

Jadi meski bentuk, ukuran, dan materialnya sudah ideal, jangan pilih pot tersebut jika bagian bawahnya tidak berlubang.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa kamu harus rutin mengganti pot setidaknya 2-4 tahun sekali.

Namun rentang waktu ini bisa lebih pendek jika akarnya sudah mulai terlihat dari lubang drainase.

***

Semoga informasi ini membantumu menemukan pot ideal, ya.

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!

Ada beragam pilihan properti menarik, seperti hunian di kawasan Dago Village Bandung.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts