Berita Ragam

Ustaz Syafiq Riza Basalamah Sebut Umat Islam Dilarang Bersahabat dengan Teman Beda Agama, Khawatir Menjadi Kufur!

2 menit

Pertanyaan mengenai apakah orang Islam boleh berteman dengan orang Kristen dan lainnya sering timbul di tengah-tengah masyarakat. Apa hukumnya teman beda agama tersebut?

Selain menikah beda agama, teman beda agama juga sering jadi perdebatan di Indonesia.

Namun, pertanyaan tersebut berhasil dijawab oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Ustaz Syafiq menjelaskan bagaimana hukum Islam bersahabat dengan orang nonmuslim.

Melansir poskota.id, Syafiq Riza Basalamah menyatakan bahwa orang Islam boleh berteman dengan agama lain, namun dengan catatan.

Dia juga memberikan sebuah nasihat Rasulullah “laa tu sahib illa mukminan” dalam penggalan surat Al-Maidah Ayat 51.

Artinya, umat Islam jangan mempunyai hubungan istimewa atau bersahabat kecuali dengan orang yang beriman.

Simak penjelasan lengkapnya, Sahabat 99.

Teman Beda Agama Menurut Islam

teman beda agama

Sumber: YouTube Syafiq Riza Basalamah Official/Okezone.com

Dalam salah satu ceramahnya bertema “Bolehkah Berteman dengan Non Muslim?”, Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengatakan bahwa teman beda agama tidak dilarang.

Namun, dengan catatan bahwa hubungan tersebut hanya sekadar berteman biasa.

Di sisi lain, umat Islam tidak diperbolehkan berteman dekat atau bersahabat dengan orang beda agama.

“Lama kelamaan, tatkala kita melihat perbuatan-perbuatan kekufuran dia, kita jadi biasa. Tidak ada yang awalnya kita benci, kita malah bisa jadi cinta sama dia, itu yang ditakutkan,” kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah melansir poskota.co.id.

Hubungan teman beda agama justru sangat diperbolehkan untuk berdagang bersama dengan orang nonmuslim, bahkan Yahudi.

Jadi, apakah orang Islam boleh berteman dengan orang Kristen dan agama lainnya?

Jawabannya boleh jika sebatas teman biasa.

Khawatir Jauh dari Agama

apakah orang islam boleh berteman dengan orang kristen




Ustaz Salafi yang satu ini khawatir jika umat Islam bersahabat dengan orang nonmuslim.

Hal yang jadi bahaya adalah tidak ada yang mengingatkan salat.

“Mungkin dia menghargai kita untuk salat, iya ada, mungkin. Tapi menyuruh kita, maaf, ada hal-hal yang haram buat kita dan halal buat mereka sehingga kita mau tidak mau terpengaruh,” ujarnya.

Di sisi lain, ustaz asal Jember itu menyatakan bahwa umat Islam juga bisa berteman beda agama dengan pengecualian.

“Kalau antum berteman dengan dia, [misalnya] ‘enggak ustaz, ana berteman dengan non muslim ini ana harap bisa memberikan hidayah kepada dia, dia orangnya baik’. Umpamanya seperti itu,” kata dia.

Dia pun mengimbau agar umat Islam sebaiknya berteman dengan nonmuslim atas dasar urusan tertentu.

“Jadi sohib (sahabat) ini ada kedekatan, kalau sekadar kenalan, ya, enggak ada masalah, kita ketemu di kampus selesai? Ya udah selesai. Itu mungkin tidak sampai jadi sohib sama kita,” kata dia masih melansir sumber yang sama.

Ustaz Syafiq Riza Basalamah menekankan kalau umat Islam sebaiknya bisa mengatur jarak seperti yang sudah ditentukan dalam hukum Islam.

“Tidak ada masalah sekadar kita ada urusan dengan orang kafir ini, urusan bisnis atau karena dia ketua kelas, dia sebagai apa kita ada urusan tapi tidak menjadikan dia sebagai sahabat, ya, teman dekat.”

“Rasul bersabda: ‘orang itu tergantung teman dekat, kholil ini memang sudah dekat, beda sama sohib. Kholil tuh yang kecintaannya sudah masuk ke dalam hati. Maka lihatlah kalian dengan siapa bersahabat, itu sabda Rasulullah saw.” lanjutnya.

Apa pendapatmu, Sahabat 99?

***

Semoga bermanfaat, ya.

Simak informasi lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com jika kamu sedang mencari rumah untuk keluarga.

Dapatkan juga kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek dari sekarang juga, salah satunya Perumahan Harvest City!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts