Berita Berita Properti

Catat Baik-baik, Inilah Syarat dan Biaya Sertifikasi Prona. Benarkah Gratis?

2 menit

Tak sedikit yang masih bingung mengenai pengurusan sertifikat melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (sertifikat Prona). Jika kamu bersiap mengikutinya, simak penjelasannya secara lengkap di sini!

Sahabat 99, tahukah kamu bahwa pemerintah terus melakukan sertifikasi tanah melalui sejumlah program?

Sertifikasi ini dinilai penting untuk mencegah adanya sengketa tanah yang kerap timbul di kemudian hari.

Nah, bagi kamu yang memiliki tanah dan belum sertifikasi maka ada baiknya segera mengurus hal tersebut.

Kamu bisa mengikuti program Prona atau PTSL yang diselenggarakan pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN.

Kini, program tersebut telah terintegrasi dan digelar setiap tahunnya.

Bagi kamu yang masih bingung, simak secara terperinci di bawah ini yuk!

Apa Itu Prona

biaya pecah sertifikat tanah

sumber: ayojakarta.com

Prona adalah legalisasi aset tanah atau proses administrasi pertanahan mulai dari adjudikasi, pandaftaran tanah, hingga penerbitan sertipikat tanah.

Program ini bertujuan mempercepat pemenuhan hak dasar rakyat agar mendapat kepastian hukum kepemilikan tanah.

Sasaran dari program ini adalah masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah.

Kriterianya antara lain petani, nelayan, pedagang dan buruh musiman, serta mereka yang berpenghasilan tetap seperti pegawai swasta bergaji UMR, veteran, dan sebagainya dengan kualifikasi khusus.

Program Prona dan PTSL

Prona merupakan pendaftaran tanah secara sporadik sehingga hanya tanah-tanah yang ikut program ini saja yang diukur.

Nah, pendekatan prona dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) rupanya berbeda.

Ini mengingat yang dilakukan PTSL adalah melalui desa per desa, kabupaten per kabupaten, serta kota per kota dengan anggaran terpusat pada satu daerah.

Adapun pendataan tanah penerima sertifikat prona dilakukan secara merata di seluruh desa dan kelurahan dalam satu kabupaten.

Inilah yang membedakan program sertifikat gratis melalui prona dengan PTSL.

Kikinian, keduanya telah terintegrasi sehingga program pendaftaran tanah bisa langsung mengikuti program PTSL.

Berminat mendaftarkannya? Simak syarat dan ketentuannya di bawah ini!




Syarat Prona Sertifikat Tanah

sertifikat prona

Sumber: CNN Indonesia

Untuk mengikuti program sertifikasi ini, kamu perlu mengecek apakah wilayah kamu termasuk yang sudah siap menjalankannya atau belum.

Kamu juga bisa menghubungi kantor pertanahan setempat untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini.

Umumnya, program sertifikasi ini dilaksanakan dalam jangka 1 tahun.

Untuk itu, kamu perlu mempersiapkan beberapa dokumen untuk pendaftaran.

Berikut ini adalah dokumen dan ketentuan yang bisa kamu siapkan dahulu guna mengikuti program tersebut.

Syarat prona sertifikat tanah:

  • KTP asli dan fotokopi
  • Kartu Keluarga
  • Bukti pembayaran PBB
  • Surat riwayat tanah
  • Letter C atau girik
  • Surat pernyataan tidak sengketa
  • Akta jual beli
  • Surat BPHTB
  • PPH
  • dll

Selain itu, ada ketentuan lain yang harus kamu perhatikan secara seksama.

Selain ada pemilik tanah, ada ketentuan-ketentuan lain untuk mengurus sertifikat prona.

Persyaratan prona sertifikat tanah:

  • Ada pemilik tanah
  • Lokasinya jelas
  • Belum pernah tersertifikasi
  • Tidak dalam proses sengketa tanah
  • Tanah tidak termasuk dalam kawasan yang dilarang (jalur hijau, hutan lindung, taman pemerintah)
  • Bukti riwayat kepemilikan tanah (surat jual beli, hibah, atau surat warisan)
  • Maksimal dua bidang tanah yang bisa diajukan atas nama satu orang atau satu peserta

Biaya Prona Sertifikat Tanah

Banyak yang bertanya-tanya, berapa biaya prona sertifikat tanah?

Rupanya, peserta program dibebaskan dari komponen biaya pengukuran bidang tanah, pemeriksaan tanah, pengesahan data fisik, dan penerbitan sertipikat.

Artinya, mengurus sertifikat prona adalah gratis karena komponen biaya sudah ditanggung oleh pemerintah.

Namun, tak jarang di luar itu ada biaya administrasi yang ditanggung oleh para peserta.

Hanya saja, perlu diingat bahwa biaya yang ditimbulkan program sertifikasi ini adalah gratis, ya!

Hal ini rawan disalahgunakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab dengan melakukan pungutan liar.

***

Semoga artikel di atas bermanfaat, Sahabat 99.

Cek informasi lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id untuk menemukan rumah impianmu dari sekarang!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts