Berita Ragam

Catat Baik-Baik, Inilah Struktur Karya Ilmiah yang Benar. Jangan Sampai Keliru, ya!

3 menit

Bagi peneliti, mengetahui struktur karya ilmiah merupakan salah satu hal yang sangat penting. Bagi kamu yang masih belum paham, yuk simak penjelasannya secara sederhana.

Sahabat 99, apakah kamu bersiap menyusun karya tulis ilmiah?

Dalam penulisan karya tulis ilmiah, ada sejumlah aspek yang harus diperhatikan, lo.

Tidak cuma topik atau tema pembahasan, aspek lain yang tak kalah penting adalah struktur karya tulis ilmiah.

Memahami struktur yang baik dan benar akan memudahkan kamu dalam menyusun karya tulis tersebut.

Struktur tersebut berlaku untuk penulisan makalah, proposal, jurnal, paper, skripsi, tesis, disertasi, hingga jenis lainnya.

Nah, struktur pada karya tulis tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari jenis dan kebutuhannya.

Selengkapnya pahami penjelasan berikut ini, ya!

Apa Itu Struktur Karya Ilmiah?

Struktur karya ilmiah adalah bagian-bagian yang terdiri dari tiga bagian pokok.

Struktur sajian suatu karya tulis ilmiah pada umumnya terdiri dari pendahuluan, inti (pokok pembahasan), dan penutup.

Namun, menurut buku berjudul Panduan Penulisan Ilmiah, ada pula unsur tambahan lain pada struktur tersebut.

Hal tersebut berupa halaman judul, prakata, judul, daftar isi, daftar tabel/skema, daftar pustaka atau bibliografi, dan lampiran.

Nah, keberadaan unsur tambahan ini bergantung pada tingkat formalitas dari sebuah tulisan.

Semakin tinggi tingkat formalitas sebuah karya ilmiah, semakin lengkap unsur-unsur tambahan tersebut digunakan.

Struktur Karya Ilmiah

1. Pendahuluan

struktur karya ilmiah

Sumber: eprints.ums.ac.id

Pendahuluan adalah bagian awal dari struktur karya ilmiah yang berisi gambaran topik permasalahan yang akan disajikan.

Menurut buku Panduan Penulisan Ilmiah, sejumlah aspek pada pendahuluan antara lain latar belakang masalah, rumusan masalah dan batasannya, tujuan dan manfaat, metode penelitian, hingga landasan teori.

Berikut penjelasannya, Sahabat 99.

  • Latar Belakang Masalah

Struktur karya tulis ilmiah pada bagian latar belakang masalah menjelaskan ketertarikan penulis terhadap objek bahasan.

Penulis juga memaparkan tinjauan pustaka mengenai beberapa penelitian yang relevan dan sudah ada sebelumnya.

  • Rumusan Masalah dan Pembatasan Masalah

Rumusan masalah pada struktur yang satu ini membahas fenomena menarik yang ditulis ecara eksplisit.

Hal tersebut dirumuskan berdasarkan gejala masalah yang muncul.

Kendati demikian, permasalahan yang akan diteliti itu harus dibatasi.

Hal ini agar pembahasan bisa lebih fokus dan tidak meluas kepada isu-isu yang tidak relevan sehingga lebih efektif.

  • Tujuan dan Manfaat

Tujuan dan manfaat pada bagian pendahuluan struktur kaya tulis ilmiah sangatlah penting.

Pada dasarnya, tujuan penelitian dituangkan dalam kalimat pernyataan.

Adapun manfaat penelitian menjelaskan tentang dampaknya, misalnya, bagi ilmu pengetahuan.




  • Metode Penelitian dan Analisis Data

Metode penelitian berisi tentang materi penelitian, alat penelitian, variabel, data yang dikumpulkan, hingga teknik yang digunakan.

Tujuannya, untuk memberikan informasi pada pembaca seputar proses pengumpulan dan analisis data.

Metode penelitian harus ada pada struktur proposal karya ilmiah dan jenis lainnya.

  • Landasan Teori

Landasan teori pada karya tulis ilmiah diperlukan dalam mengkaji suatu permasalahan.

Dengan kata lain, landasan teori adalah kerangka berpikir untuk memecahkan suatu masalah.

2. Isi (Pokok Pembahasan)

struktur karya tulis ilmiah

Sumber: eprints.undip.ac.id

Isi atau pokok pembahasan adalah hal terpenting dalam struktur karya ilmiah.

Bagian ini merupakan inti dari tulisan yang memaparkan informasi atau data yang telah diperoleh.

Kemudian, penulis menganalisisnya berdasarkan data-data yang diperoleh untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam rumusan masalah.

Nah, Sahabat 99 juga harus paham kalau pada bagian ini biasanya terdiri dari beberapa sub-bab atau sub-pembahasan.

3. Penutup

struktur karya ilmiah

Sumber: e-journal.uajy.ac.id

Bagian akhir pada struktur karya tulis ilmiah adalah penutup yang berisi kesimpulan, saran, atau rekomendasi.

Nah, pada bagian yang satu ini kamu harus menjelaskan temuan-temuan dari hasil penelitian secara ringkas, sederhana, dan jelas.

Adapun pada bagian saran menyampaikan rekomendasi terkait temuan dari penelitian tersebut.

Kamu juga bisa menjelaskan kelemahan dari penelitian yang dilakukan sehingga perlu untuk ditindaklanjuti oleh peneliti lainnya.

4. Unsur-Unsur Tambahan

Tidak hanya dari tiga bagian pokok, ada juga hal lain pada karya tulis ilmiah yang mesti kamu perhatikan.

Unsur tambahan pada karya tulis ilmiah adalah judul, abstrak, prakata atau kata pengantar, dan daftar pustaka.

Hanya saja, melansir Panduan Penulisan Ilmiah, unsur-unsur tersebut biasanya berlaku pada karya tulis ilmiah dengan tingkat formalitas tinggi.

Contohnya adalah skripsi, tesis, dan sejenisnya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Ikuti informasi lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Pastikan kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com bagi kamu yang sedang mencari rumah.

Jangan lewatkan penawaran menarik salah satunya dari Alexandria Premiere Cimanggis!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts