Berita Berita Properti

Seluk-beluk Deposit Fee Apartemen: Manfaat dan Kapan Mesti Dibayarkan

3 menit

Deposit fee apartemen ternyata memiliki manfaat bagi pemilik unit juga untuk penyewa. Seperti apa ketentuannya? Lalu, kapan uang deposit apartemen ini mesti dibayarkan? Yuk, simak ulasan lengkapnya di sini!

Property People, menyewa apartemen tentu saja berbeda dengan menyewa atau mengontrak rumah.

Salah satu yang membedakannya yakni perihal uang deposit atau deposit fee.

Lalu, apa itu deposit fee dalam sewa apartemen?

Apa itu Deposit Fee?

Melansir berbagai sumber, deposit fee adalah uang jaminan yang dibayarkan oleh kamu sebagai penyewa kepada pemilik unit.

Adapun jumlah nominalnya tergantung dari kesepatakan kedua belah pihak.

Maka dari itu, pada awal kontrak perjanjian sewa unit, penting kiranya bagi kedua belah pihak membaca serta memahami apa yang tertera pada kontrak tersebut.

Hal ini bertujuan untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan ketika masa sewa berakhir.

Lebih jauh, nantinya selisih paham antara pemilik dan penyewa bisa diminimalisir atau bahkan bakal terhindarkan.

Manfaat Adanya Deposit Fee

perjanjian deposit fee

Berbeda dengan biaya sewa yang dikeluarkan, uang deposit ini memiliki fungsi sebagai uang jaminan apabila terjadi kerusakan unit.

 

Contoh kasus misalkan jika ketika awal masa sewa unit apartemen terpantau normal alias tidak ada kerusakan.

Kemudian seiring waktu di akhir masa sewa ternyata terdapat kerusakan, maka pihak pemilik unit dapat menggunakan uang ini sebagai ganti rugi.

Sementara itu, apabila hingga akhir masa sewa tidak ditemukan kerusakan pada unit apartemen, uang deposit ini akan dikembalikan oleh pemilik unit pada penyewa.

Dari sisi pemilik unit, manfaat yang didapat dari deposit fee, sebagaimana telah disinggung sebelumnya, yakni sebagai pelindung dari kerugian jika ada kerusakan.

Pasalnya, dalam sejumlah kasus, banyak penyewa yang tanpa sadar telah melakukan kerusakan pada unit apartemen yang ia sewa.

Misalnya saja, beberapa perabot seperti kursi yang patah dan lain sebagainya.

Sementara dari sisi penyewa, uang deposit yang ia bayarkan bisa membuat ia merasa lebih lega seandainya ada biaya perbaikan karena adanya kerusakan yang tanpa sadar ia timbulkan.

Apabila biaya perbaikan cukup besar melebihi uang deposit yang telah dibayar di awal, penyewa hanya perlu menambah kekurangannya saja.

Tips Sebelum Membayar Deposit Fee

1. Memahami Kesepakatan

Sebelum membayar uang deposit sampai dengan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, pastikan agar kamu membaca serta memahami terlebih dahulu aturan yang berlaku.

Tak hanya itu, pahami pula jumlah biaya yang mesti dibayarkan supaya terhindar dari kesalahan dan hal-hal yang tidak diinginkan.




2. Mendokumentasikan Kondisi Apartemen

Selanjutnya, hal penting yang mesti kamu lakukan sebelum membayar uang deposit adalah mendokumentasikan kondisi unit apartemen sebelum dan sesudah disewa.

Dengan pendokumentasian yang baik, kamu bakal memiliki bukti apabila terjadi kerusakan yang tidak disebabkan oleh kamu.

3. Menanyakan Perihal Penalti

Dalam menyewa apartemen, sebaiknya kamu menanyakan hal-hal yang bisa menimbulkan denda atau penalti.

Hal ini penting sehingga kamu bisa menghindari apa-apa yang dapat mengakibatkan penalti itu sendiri.

Kapan Deposit Fee Dibayarkan?

Pembayaran uang deposit hanya dilakukan sekali selama durasi masa sewa.

Pembayaran deposit fee ini dilakukan di awal masa sewa.

Namun, perlu untuk kamu ketahui, apabila dalam masa sewa terjadi kerusakan properti, maka pemilik unit bakal meminta penyewa untuk melakukan pembayaran uang deposit kembali.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini dikarenakan kerusakan yang timbul memakai uang deposit yang telah diberikan sebelumnya.

Apa yang Membuat Uang Deposit Tidak Bisa Dikembalikan?

uang deposit

Ada beberapa hal yang membuat uang deposit tidak bisa dikembalikan kepada penyewa, khususnya mengenai jenis kerusakan yang terjadi.

Beberapa contohnya seperti kerusakan pada jendela, cat dinding, AC, TV, atau barang elektronik lainnya yang bisa menelan uang deposit pada masa akhir sewa.

Bagi pemilik, ia dapat memberi ketentuan tambahan yang melarang penyewa untuk melakukan beberapa ketentuan yang memang tidak dibolehkan.

Contohnya seperti memasang paku pada dinding, cat ulang dinding, memasang wallpaper, dan lain sebagainya.

Meski tidak semua penyewa demikian, agar kedua belah pihak merasa aman dan nyaman, maka tentukan atau komunikasikan terlebih dahulu di awal perjanjian.

Secara aturan, biaya deposit dapat terpotong nilainya sesuai dengan besaran kerusakan yang terjadi.

Apabila biaya kerusakan lebih besar daripada besaran uang deposit, penyewa mesti membayar kekurangan biaya tersebut.

***

Semoga ulasannya bermanfaat, Property People.

Simak terus informasi menarik dan terbaru di Google News Berita 99.co Indonesia.

Jika kamu sedang mencari hunian aman dan nyaman, bisa jadi Dago Village adalah pilihan yang tepat.

Cek ragam pilihan lainnya di www.99.co/id dan www.rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Hendi Abdurahman

Penulis 99.co Indonesia. Membahas sekaligus mengupas tentang berita properti, desain rumah, hingga tips & trik seputar hunian.

Related Posts