Berita Berita Properti

Terancam Disita, Otak Kasus Tes Antigen Bekas Sedang Bangun Rumah Mewah

2 menit

Kasus tes antigen bekas yang melibatkan mantan Business Manager Kimia Farma Jl. Kartini Medan berinisial PM (45), terus berkembang menyinggung isu pembangunan rumah mewah.

Dalam kasus tersebut, PM diduga berperan sebagai penanggung jawab laboratorium dan dalang di balik penggunaan alat tes antigen bekas.

Menurut informasi, PM berstatus sebagai warga Lubuklinggau, Sumatera Selatan, 

Kini ia tengah melakukan pembangunan rumah yang beralamat di Griya Pasar Ikan, Simpang Periuk, Lubuklinggau.

Hal ini mengundang spekulasi bahwa dana pembangunan rumah tersebut berasal dari hasil penggunaan alat tes antigen bekas.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan bahwa penyidik masih dalam tahap pengumpulan bukti-bukti pendukung.

Hadi kemudian menambahkan jika penyidik masih terus mendalami aliran dana.

Rumah mewah milik tersangka PM yang sedang dalam tahap pembangunan itu tengah berada dalam radar Polda.

Pembangunan Rumah Mewah Milik PM Terhenti

tes antigen bekas

Muslim, ketua RT setempat, membenarkan kabar oembangunan rumah mewah milik tersangka PM.

“Benar, PM merupakan warga kita. Dia baru membangun rumah mewah di depan rumah lamanya. Saat ini masih dalam tahap pembangunan. Sudah dua hari ini tampak kosong dan terkunci rapat,” ujar Muslim, dilansir dari detik.com.

Sejak kasus penggunaan alat antigen bekas tersebut mencuat, pihak keluarga PM menghentikan proses pembangunan rumah mewah miliknya.




“Pengerjaan rumah mewah milik PM itu di-setop oleh pihak keluarganya setelah kasus yang menjerat PM mencuat,” terangnya.

Kemudian, Muslim pun menyebutkan bahwa tersangka PM tercatat sudah menjadi warganya sejak tahun 2011.

rumah antigen

Terlihat dari foto yang beredar, PM memang sedang membangun sebuah rumah berukuran besar dengan gerbang megah.

Pihak kepolisian pun sudah mengantongi informasi pembangunan rumah milik PM.

Namun, asal-usul uang pembangunan rumah tersebut belum terungkap jelas dan masih dalam tahap penyidikan polisi.

Hadi tidak menjawab secara gamblang apakah pihak kepolisian akan menyita rumah tersebut.

Sejauh ini, ia mengatakan bahwa kasus antigen bekas ini masih dalam pengembangan.

“Kita lihat nanti perkembangannya, ya. Penyidiknya masih bekerja semua, ini kasus atensi kami, (kami) intens mendalami berbagai hal dari setiap keterangan para pelaku, barang bukti, dan lain-lain,” kata Hadi.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Medan Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

**Sumber Gambar: detik.com




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts