Berita

Ini 7 Tradisi yang Hilang di Ramadhan 2020. Bikin Sedih, deh!

3 menit

Saat ini umat muslim tengah menjalani kebahagiaan menyambut bulan suci Ramadhan 2020. Namun sayangnya, kali ini kita harus menghadapinya dengan kondisi yang berbeda. Pasalnya, pandemi Covid-19 menyebabkan aktivitas yang melibatkan banyak orang berkumpul menjadi ditiadakan.

Sejak beberapa hari sebelum bulan suci Ramadan di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah.

Mulai dari kegiatan buka puasa bersama hingga tarawih berjamaah di masjid, sementara waktu ini harus ditiadakan.

Hal ini tentu saja, membuat Ramadhan 2020 terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Tradisi yang Hilang di Ramadhan 2020

1. Buka Puasa Bersama

tradisi ramadhan 2020

Buka puasa bersama atau bukber adalah agenda rutin selama bulan puasa.

Hal ini dilakukan baik dengan teman, sahabat, ataupun keluarga besar dalam rangka reuni dan silaturrahmi.

Inilah yang menyebabkan berbagai restoran penuh menjelang waktu berbuka.

Tapi tahun ini, kegiatan bukber untuk sementara harus ditiadakan dahulu hingga pandemi Covid-19 mereda.

2. Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

Salat tarawih merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan.

Akan lebih baik lagi jika kamu melakukannya berjamaah di masjid, sehingga dapat sekalian mendengarkan kultum.

Sayangnya, Kementrian Agama tidak menganjurkan masyarakat untuk melakukannya di tahun ini.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, masyarakat diminta untuk menjalankan salat tarawih di rumah saja.

Hal ini tentu membuat nuansa bulan Ramadan terasa berbeda, meski tentu kita sepakat bahwa ini langkah yang memang harus dilakukan.

Baca Juga:

Mengintip Rumah Ustazah Oki Setiana Dewi yang Bernuansa Islami. Lukisan Ka’bahnya Bikin Merinding!

Kalaupun kamu harus berbuka di luar rumah, Kementrian Agama mengimbau untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan.

Protokol yang dimaksud adalah selalu mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker kemanapun kamu pergi.

3. Ngabuburit Berburu Takjil

tradisi ramadhan 2020

foto: garry lotulung | kompas.com

Ngabuburit merupakan istilah yang digunakan untuk kegiatan jalan-jalan mengisi waktu sambil menunggu azan Magrib.

Sambil ngabuburit, kita bisa berburu takjil atau jajanan manis untuk berbuka puasa seperti kolak, cendol, dan lainnya.




Tentu kamu sudah sering melakukannya bukan selagi puasa?

Entah itu sendirian, bersama keluarga, atau bersama teman-teman terdekat.

Pembatasan gerak masyarakat menyebabkan kegiatan ngabuburit mau tidak mau terbatas pula.

Kamu tidak bisa lagi berkumpul dan berdesak-desakan bersama banyak orang sembari berburu takjil.

4. Sahur on The Road

Sahur dijalan biasa dilakukan sambil membagi-bagikan makanan kepada orang yang membutuhkan.

Kegiatan ini rutin dilakukan oleh banyak orang sebagai salah satu aksi kemanusiaan selama bulan Ramadan.

Namun kini, akibat adanya anjuran untuk sosialisasi mandiri, kegiatan ini terpaksa ditiadakan.

Jika nekat melakukannya, bisa jadi kita harus berurusan dengan sanksi sosial hingga sanksi dari pemerintahan.

5. Membangunkan Sahur Keliling

tradisi ramadhan 2020

Membangunkan sahur keliling biasa dilakukan oleh anak-anak kompleks setempat.

Mereka berkumpul dan berjalan mengitari daerah perumahan sembari berteriak “sahuur, sahuur”.

Tak jarang mereka membawa pentungan atau mengetuk tiang listrik untuk menghasilkan bunyi yang lebih nyaring dan membangunkan warga sekitar.

Namun semenjak awal Ramadhan 2020, tak terdengar seruan-seruan membangunkan sahur ini.

6. Perang Sarung

Perang sarung biasa dilakukan oleh anak-anak selepas salat tarawih berjamaah di Masjid.

Namun karena kegiatan tersebut ditiadakan, maka perang sarung pun tak dapat lagi dilakukan selama bulan puasa kali ini.

Anak-anak harus berdiam diri di rumah, tak boleh sembarangan berkeliaran seperti biasanya.

Selain main sarung, anak-anak juga sering bermain petasan setelah tarawih selesai.

7. Pawai Obor

tradisi ramadhan 2020

Menjelang bulan Ramadan, ada beberapa daerah yang rutin mengadakan pawai obor.

Masyarakat akan berkumpul bersama dan berkeliling membawa obor sembari melantunkan bacaan takbir.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan kegembiraan menjelang bulasn suci Ramadan.

Tetapi tentu saja, tahun ini kamu tak akan melihat pawai obor diselenggarakan.

Meski begitu kita harus tetap menjalani bulan Ramadan dengan gembira dan sungguh-sungguh ya Sahabat 99.

Baca Juga:

5 Potret Asli Rumah Nabi Muhammad Saw yang Sangat Bersahaja

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Jangan lupa kunjungi situs Berita Properti 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impianmu di 99.co/id!




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts