Berita Berita Properti

Sering Dikritik, Sejumlah Proyek Megah Ini Buktikan Keberhasilan Infrastruktur di Era Jokowi

3 menit

Pembangunan infrastruktur di era Jokowi kerap menuai kritik dan dinilai buruk. Namun rupanya, terdapat sejumlah proyek megah yang sampai pecahkan rekor! Apa saja?

Di tengah pandemi Covid-19 ini, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan banyak proyek infrastruktur megah yang dibangun saat ini.

Proyek-proyek tersebut juga membuktikan keberhasilan infrastruktur di era Jokowi.

Berikut ini beberapa infrastruktur tersebut!

Proyek Megah Infrastruktur di Era Jokowi

Bendungan Bener dan Semantok

Dua bendungan megah tengah disiapkan di Indonesia, yakni bendungan tertinggi yakni Bendungan Bener Puworejo, Jawa Tengah dan bendungan terpanjang Semantok di Nganjuk, Jawa Timur.

Kedua bendungan tertinggi dan terpanjang tersebut dikabarkan akan memecahkan rekor se-Asia Tenggara.

bendungan bener

sumber: ekonomi.bisnis.com

Bendungan Bener yang juga menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) akan menjadi bendungan tertinggi di Indonesia kedua tertinggi di Asia Tenggara.

Nantinya proyek ini akan memiliki ketinggian 159 meter, panjang timbunan 543 meter dan lebar bawah sekitar 290 meter.

infrastruktur di era jokowi

sumber: dok. Kementerian PUPR

Sementara Bendungan Semantok akan menjadi yang terpanjang se-Asia Tenggara dengan panjang mercu mencapai 3.100 meter.

Bendungan bertipe urugan random tanah tipe zonal dengan inti tegak ini memiliki tinggi 31,56 meter.

Nantinya bendungan ini dapat menampung air dengan total volume tampung 32,67 juta meter kubik dan luas area genangan 365 hektare.

Jalan Trans Papua

infrastruktur di era jokowi

sumber: dok. Kementerian PUPR

Belum lama ini, Pemerintahan Jokowi juga membangun Jalan Trans Papua yang akan menghubungkan wilayah Marauke-Sorong sepanjang 3.462 km.

Jalur yang dibangun meliuk-liuk mengikuti kontur bukit dan gunung.

Per Juli, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyelesaikan jalan tembus sepanjang 3.446 km, dengan kondisi teraspal sepanjang 1.733 km, belum teraspal 1.712 km, dan belum tembus sepanjang 16 km.

Di tahun ini, penanganan jalan Trans Papua, yakni sepanjang 139 km dan Papua Barat 120 km meliputi pembangunan baru, pembukaan jalan dan peningkatan struktur/pengerasan.



Selain itu, Kementerian PUPR juga sedang menyelesaikan pembangunan jalan perbatasan di Papua dengan total panjang 1.098 km, di mana telah tembus 931 km dengan kondisi teraspal sepanjang 756 km.

Saat ini sedang dikerjakan juga jalan perbatasan di Papua sepanjang 34 km meliputi pembangunan baru, pembukaan jalan dan peningkatan struktur/pengerasan.

Di daerah perbatasan, Kementerian PUPR membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun dengan progres 8 persen dengan target selesai April 2022 dan PLBN Sota yang telah selesai pada 2020, termasuk sarana pasar.

Jembatan Batam Bintan

Jembatan Batam Bintan

sumber: kompas.com

Pemerintahan Jokowi juga sedang menyiapkan proyek jembatan terpanjang yakni di bagian barat Indonesia, tepatnya Jembatan Batam Bintan.

Jembatan ini memiliki panjang 7 km sehingga dapat mengalahkan jembatan Suramadu yang membelah selat Madura atau menghubungkan pulau Jawa (Surabaya) dengan pulau Madura sepanjang 5,43 km.

Pada website Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dipastikan konstruksi Jembatan Batam Bintan dimulai pada 2022.

Proyek ini juga masih dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD tahun 2021-2026.

Pemerintah pusat juga memastikan bahwa proyek ini masuk dalam PSN.

Pabrik Baja Tercanggih Kedua di Dunia

infrastruktur di era jokowi

sumber: Courtesy/Biro Setpres

Selain pembangunan infrastruktur, Presiden Jokowi baru saja melakukan pembangunan di bidang industri dengan meresmikan pabrik industri baja lembaran panas (hot strip mill/HSM) milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Peresmian pabrik tersebut dilakukan pada Selasa (21/9/2021) di Cilegon, Banten.

Pabrik senilai Rp7,5 triliun tersebut diklaim sebagai pabrik baja yang menggunakan teknologi tercanggih kedua di dunia setelah pabrik yang menggunakan teknologi serupa dibangun di Amerika Serikat.

Melansir laman voaindonesia.com, pabrik ini ditargetkan bisa berkapasitas produksi hingga 4 juta ton per tahun.

Selain itu, pabrik ini juga diharapkan bisa berkontribusi pada target keseluruhan produksi perseroan hingga mencapai 10 juta ton per tahun pada 2025 mendatang.

Pabrik tersebut juga diklaim menjadi pabrik baja pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC dengan kualitas premium.

***

Itulah sejumlah proyek megah pembangunan industri dan infrastruktur di era Jokowi.

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan impian di Makassar?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Royal Spring Makassar.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts