Berita Berita Properti

Berkat Program Bedah Rumah, Pasangan Ini Tak Lagi Seatap dengan Kambing | Kisahnya Mengharukan!

2 menit

Puluhan tahun tinggal seatap dengan kambing peliharaan mereka. Kini, pasangan lansia di kawasan Gunungkidul bisa hidup layak berkat program bedah rumah.

Rumah adalah hunian ternyaman, tempat untuk kita pulang.

Namun, apa jadinya jika kita harus seatap dengan hewan ternak seperti kambing?

Bukan hanya tak nyaman, kebersihan rumah pun bisa terganggu akibat keberadaan kambing di dalamnya.

Jika bukan karena terpaksa, tentu tak ada yang menginginkan hal ini.

Begitu pula dengan Sajimin dan Poniyem, pasangan lansia di kawasan Gunungkidul.

Karena kondisi yang tak memungkinkanlah, yang membuat mereka bertahan hidup seatap dengan kambing selama ini.

Untungnya, kini mereka bisa tinggal dengan keadaan yang lebih layak berkat program bedah rumah.

Tak Lagi Seatap dengan Kambing Berkat Program Bedah Rumah

rumah baru Sajimin dan Poniyem

Sumber: kabarhandayani.com

Dalam rangka HUT RI ke-75, KSAD Jendral TNI Andika Perkasa mengadakan program bedah rumah.

Sasaran utamanya adalah Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) di berbagai wilayah.

Setiap kodam diharuskan untuk mengajukan minimal 5 unit RLTH di wilayah mereka masing-masing.

Sajimin dan Poniyem yang tinggal di Pedukuhan Ngembes, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pun menjadi salah satu yang beruntung.

Pasalnya, hunian mereka memang sangat memprihatinkan sebelum di renovasi.

Pasangan yang sehari-harinya bekerja sebagai bururh tani ini tinggal di hunian berdinding anyaman bambu dan atap genteng.

Dilihat dari luar, kondisi bangunan tampak sangat reot dan nyaris roboh akibat lapuk dimakan usia.

Baca Juga:

PUPR Akan Bedah Rumah & Bangun Kembali Rumah Tak Layak. Totalnya, Capai 200 Ribu Unit




Tak hanya itu, di ruang utama, pasangan lansia ini berbagi tempat dengan kambing peliharaan mereka.

“Kandang kambing tepat berada di sisi timur ruang utama. Hanya dibatasi dengan tumpukan kayu,” ujar Sidik Komari yang mendampingi Sajimin dan Poniyem, dilansir dari depok.pikiran-rakyat.com.

Namun setelah renovasi, pasangan lansia ini akhirnya bisa hidup dengan lebih nyaman.

Proses Renovasi Hanya Berlangsung 14 Hari

Setelah resmi menjadi penerima bantuan program bedah rumah, anggota TNI dan sejumlah warga langsung bergerak merenovasi rumah Sajimin.

Proses renovasi ini hanya memakan waktu 14 hari.

Hasilnya, kini bangunan rumah tinggal Sajimin telah memiliki struktur dan pembagian ruang standar.

Ruangannya terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang tamu, dan ruang tengah.

Temboknya pun tak lagi miring dan nyaris roboh, sudah berganti menjadi tembok beton yang kokoh.

Untuk kambing peliharaan Sajimin, kini tersedia kandang khusus yang terpisah dari bangunan utama.

Kunci rumah yang sudah selesai direnovasi pun telah diserahkan pada hari Rabu, 5 Agustus 2020, lalu.

Saat prosesi serah terima, Sajimin tak kuasa berkata-kata dan tampak sangat bahagia.

“Pokoknya saya senang, senang banget,” kata Sajimin.

Baca Juga:

Program Bedah Rumah di Sumatera Barat Sasar 3.772 Unit Rumah Tak Layak Huni

Semoga artikelnya bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk menemukan hunian impianmu!

Ada berbagai pilihan perumahan baru di jakarta dengan harga terjangkau, lo!




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts