Berita Politik

Inilah Program 100 Hari Anies Baswedan untuk Derah Tertinggal. Apa saja, ya?

2 menit

Selama kunjungannya di Bengkulu, Anies menuturkan janjinya jika kelak terpilih jadi Presiden Indonesia. Inilah program 100 hari Anies Baswedan yang diungkapkan kepada masyarakat Bengkulu!

Dalam masa kampanye, masing-masing calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) melakukan berbagai manuver ke berbagai daerah untuk menjelaskan visi misi mereka.

Pada Rabu, (06/12/2023), Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Bengkulu untuk melakukan dialog di Universitas Prof. Hazairin.

Pada dialog tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan janjinya untuk daerah tertinggal.

Dihimpun dari regional.kompas.com, berikut berita seputar program 100 hari Anies Baswedan!

Program 100 Hari Anies Baswedan untuk Daerah Tertinggal

program 100 hari anies baswedan untuk daerah tertinggal

sumber: Tim Anies Baswedan 

Anies Baswedan menegaskan bahwa salah satu program 100 hari pertamanya jika terpilih jadi Presiden Indonesia adalah mempercepat pembangunan untuk daerah tertinggal.

Menurutnya, ketertinggalan di Indonesia saat ini disebabkan oleh akumulasi masalah yang terus menumpuk.

Pernyataan tersebut ia sampaikan untuk menjawab pertanyaan seorang mahasiswa yang menilai banyaknya ketimpangan pembangunan di Indonesia, termasuk Bengkulu yang selalu jadi wilayah paling miskin di Pulau Sumatra.

“Dalam menyusun visi misi, kami menggunakan pendekatan dua dimensi. Pertama, dimensi sektor seperti pertanian, pertambangan, dan keluarga. Lalu, dimensi teritorial seperti Sumatra dan Kalimantan. Kenapa pakai teritorial? Karena kami tak ingin anggap Indonesia sama seperti desa-desa di Jawa. Indonesia itu beda-beda,” ujar Anis seperti yang dikutip dari laman regional.kompas.com.

Anies melanjutkan jika pemerintah pusat terbiasa memang kebijakan tersebut sama untuk sebuah wilayah, maka Indonesia tak akan pernah maju.



“Karena kita tak pernah memenuhi kebutuhan apa yang ada di tingkat lokal. Ketimpangan ini terjadi salah satunya karena tidak dirumuskannya masalah di tingkat lokal sehingga solusi di bawah tak sesuai dengan kebutuhan. Kondisi membuat akhirnya ada gap. Kalau itu berjalan bertahun-tahun, maka menjadi akumulasi masalah,” tuturnya.

Akumulasi ini tercermin dalam ketimpangan ekonomi, lapangan kerja, hingga indeks pembangunan manusia.

Solusi yang Ditawarkan Anies

solusi anies untuk daerah tertinggal

sumber: Salman Toyibi/Jawa Pos

Oleh karena itu, program 100 hari Anies Baswedan akan menawarkan solusi persoalan tersebut.

Caranya adalah menggunakan pendekatan kolaborasi, khususnya melibatkan pihak yang paling relevan dalam urusan ini.

“Panggil semua duduk bersama untuk merumuskan apa yang harus dikerjakan. Kami melihat semua perencanaan pembangunan harus dibuat per wilayah karena yang mengetahui kondisi sebenarnya adalah wilayah atau daerah. Kami akan lakukan itu di 100 hari pertama,” ujar Anies.

***

Semoga pembahasan program 100 hari Anies Baswedan di atas dapat bermanfaat untuk Property People, ya.

Pantau terus artikel politik terupdate dengan mengakses laman Berita 99.co Indonesia dan laman Google News kami!

Cek ketersediaan beragam pilihan rumah terbaik hanya di www.99.co/id karena pencariannya dijamin #SegampangItu.

**gambar cover: aniesbaswedan.com




Emier Abdul Fiqih P

Menjadi penulis di 99 Group sejak 2022 yang berfokus pada artikel properti, gaya hidup, dan teknologi. Lulusan S2 Linguistik UPI ini sempat berprofesi sebagai copy editor dan penyunting buku. Senang menonton film dan membaca novel di waktu senggang.
Follow Me:

Related Posts