Berita Ragam

Profil Malang, Kota Apel di Jawa Timur dengan Beragam Pesonanya

4 menit

Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah kota Surabaya. Kawasan yang terkenal akan perkebunan buah apelnya ini memiliki beragam pesona alam yang memikat. Yuk, kenali lebih dalam tentang seluk-beluk wilayah yang dijuluki ‘kota apel’ ini!

Kota Malang kian menarik wisatawan untuk berkunjung berkat kenyamanannya.

Terlebih lokasinya berdekatan dengan gunung Semeru dan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru.

Sehingga udara di kota ini menjadi lebih sejuk dan segar.

Tapi karena pertumbuhan ruko dan apartemen yang demikian pesatnya, kini udara di sana sudah tak sedingin dulu lagi.

Berikut beberapa fakta menarik tentang kota apel yang perlu kamu ketahui!

Asal Usul Nama ‘Malang’

alun-alun kota malang

Asal usul penamaan ‘Malang; sampai sekarang masih diperdebatkan oleh para ahli sejarah.

Nama ini muncul pertama kali pada Prasasti Pamotoh/Ukirnegara (1120 Saka/1198 Masehi) yang ditemukan pada tanggal 11 Januari 1975..

..oleh seorang administrator perkebunan Bantaran di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Dalam prasasti tembaga tersebut, tertulis salah satu bagiannya sebagai berikut:

Teks Terjemahan
…taning sakrid Malang-akalihan

wacid lawan macu pasabhanira

dyah Limpa Makanagran I…

…di sebelah timur tempat berburu sekitar Malang

bersama wacid dan mancu,

persawahan Dyah Limpa yaitu…

Malang dalam prasasti ini merujuk pada sebuah daerah di timur Gunung Kawi.

Meski diketahui penggunaan Malang setidaknya telah berlangsung sejak abad ke-12 Masehi, tidak bisa dipastikan asal mula penamaan wilayahnya.

Hipotesis pertama merujuk pada nama sebuah bangunan suci bernama Malangkuçeçwara.

Bangunan suci tersebut disebut dalam dua prasasti Raja Balitung dari Mataram Kuno, yakni Prasasti Mantyasih tahun 907 Masehi dan Prasasti 908 Masehi.

Namun para ahli masih belum mencapai kesepakatan di mana bangunan tersebut berada.

Nama Malangkuçeçwara terdiri atas 3 kata:

  • Mala yang berarti kebatilan, kecurangan, kepalsuan, dan kejahatan.
  • Angkuça yang berarti menghancurkan atau membinasakan.
  • Içwara yang berarti Tuhan.

Oleh karena itu, Malangkuçeçwara berarti “Tuhan telah menghancurkan yang batil”.

Daftar Rumah Murah di Malang

Sejarah Singkat Kota Malang

malang

Pada tahun 1767-1824, penjajah Belanda memasuki wilayah kota.

Mereka kemudian menjalankan pemerintahan di sekitar Kali Brantas pada tahun 1821 dan memiliki Asisten Residen pada 1824.

Kemudian di tahun 1914 Malang ditetapkan Belanda sebagai gemente atau Kotapraja, peristiwa ini tepatnya terjadi pada 1 April 1914.

Kotapraja sendiri merupakan sebutan pada zaman kolonial untuk membagi suatu wilayah yang secara administratif sejajar dengan kecamatan.

Pada tahun 1942 – 1947  penguasaan kota ini berpindah dari penjajah Belanda ke Jepang.

Satu bulan setelah kemerdekaan, yaitu 21 September 1945, Indonesia berhasil merebut kemeperintahan.

Meski pada tahun 1947 Malang kembali diduduki Belanda, hal ini tak berlangsung lama.

Di tahun 2001, pemerintah Kota Malang ditetapkan dan hingga kini  secara administratif dibagi menjadi lima kecamatan yaitu:

  • Klojen
  • Blimbing
  • Sukun
  • Kedungkandang
  • Lowokwaru

Baca Juga:

Surabaya, Kota Pahlawan di Jawa Timur dengan Segudang Sejarah & Objek Wisata

Fakta Unik Wilayah Ini yang Disebut Kota Apel

apel malang

Kota ini kerap disebut sebagai kota apel.

Hal ini karena apel merupakan hasil perkebunan paling popular di sana.

Meski sebenarnya apel-apel ini dihasilkan di kota Batu, yang jaraknya sekitar 15 km dari kota Malang dan merupakan produsen apel terbesar di Indonesia.

Ada empat jenis apel yang dihasilkan di kota Batu, yakni apel manalagi, rome beauty, anna, dan wangling.

Budaya dan Bahasa yang Digunakan

Lugas, religius, dinamis, suka bekerja keras, dan bangga dengan identitasnya sebagai “Arek Malang”.

Begitulah masyarakat kota apel ini jika dideskripsikan.

Mayoritas penduduknya memiliki latar belakang etnik Jawa.

Meski banyak pula masyarakat beretnik Madura, Arab, Tionghoa, dan lainnya tinggal di sana.

Uniknya, bahasa yang digunakan umumnya sama, yakni bahasa Jawa dengan Jawa Timuran, Bahasa Madura, dan juga Bahasa Indonesia.

Tak hanya itu, kalangan mudanya kerap menggunakan boso walikan (bahasa terbalik) untuk pergaulan.

Sebagai contoh, kata “iyo mas” menjadi “oyi sam”, “selamat” menjadi “tamales”, dan lainnya.




Ada-ada saja, ya!

Tempat Wisata Terkenal di Malang, Jawa Timur

Nah, ini dia pembahasan yang paling sering dicari para wisawatan, yakni mengenai tempat wisata terkenal di Malang.

Daya tarik utama pariwisata di sini tentu saja berkaitan dengan kekayaan alamnya.

Misalnya saja wisata air terjun yang memukau di Madakaripura, Sumber Pitu, ataupun Coban Tundo.

Namun selain kekayaan alam, kota ini juga memiliki berbagai pilihan wisata rekreasi lho Sahabat 99.

1. Wisata Sejarah

candi malang

Setelah kerajaan Kanjuruhan, kota satu ini dikuasai oleh beberapa kerajaan lain.

Tercatat, pemerintahan kerajaan Singashari, Majapahit, hingga Mataram pernah menduduki wilayah ini.

Ada beberapa peninggalan kerajaan terdahulu yang hingga saat ini masih bertahan yaitu:

  • Candi Singashari
  • Candi Badut
  • Candi Kidal

2. Wisata Keluarga

jatim park

sumber: sunrise-indonesia.com

Jika kamu datang ke kota ini bersama keluarga, ada beberapa destinasi yang wajib didatangi.

  • Beberapa diantaranya yaitu:
  • Jawa Timur Park 3
  • Coban Rai Flower Garden
  • Sengkaling Recretion Park
  • Hawai Water Park
  • Taman Singashari Merjosari
  • Air Terjun Coba Putri
  • Taman Rekreasi Kota Malang
  • Air Terjun Coban Glodok

3. Wisata Kuliner

bakso malang

sumber: aremafood.com

Mengunjungi daerah baru tentu kurang lengkap rasanya jika tak mencicipi kuliner khasnya bukan?

Jangan khawatir, ada berbagai sajian kuliner sedap yang siap memanjakan lidahmu.

Salah satunya adalah bakso khas Malang yang dijajakan di pinggir jalan.

Berbeda dari penjual bakso di daerah lain, penjualnya tidak menulis embel-embel nama kota ya, Sahabat 99.

Selain itu kamu juga bisa mencoba:

  • Tahu Telur Lonceng
  • Putu Lanang Celaket
  • Toko Oen
  • Bakso President
  • Pecel Kawi
  • Hok Lay
  • Bakso Bakar Pahlawan Trip
  • Es Tawon Kidul Dalem
  • Warung Sate Gebug

4. Tempat Wisata Terkenal di Sekitar Malang

gunung bromo

Selain di pusat kota, cukup banyak tempat wisata di sekitanya yang tak kalah indah.

Bila masih cukup waktu, cobalah untuk mengunjungi beberapa tempat di bawah ini:

  • Sentra keramik Dinoyo
  • Jatim Park I & II
  • Museum Angkut
  • Batu Night Spectaculer
  • Pulau Sempu
  • Pantai Balakembang
  • Gunung Semeru
  • Gunung Bromo

Baca Juga:

Potret Rumah di Malang Milik 4 Artis Terkenal. Bagusan Rumah Anang atau Andhika Pratama?

Akses dan Transportasi yang Tersedia

transportasi kota malang

Tertarik untuk mengunjungi kota ini?

Cukup banyak pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan, yakni pesawat, kereta api, bus, travel, ataupun kendaraan pribadi.

Ya, kini kota ini telah memiliki bandara sendiri, yakni Bandar Udara Abdurahman Saleh.

Sehingga lebih mudah diakses dengan menggunakan pesawat.

Selain itu ada stasiun kereta api Malang dan terminal bus Arjosari yang melayani rute perjalanan domestik.

Sesampainya di sana, kamu juga tak perlu khawatir mengenai tempat tinggal

Ada banyak hotel dan penginapan sebagai pendukung kenyamanan para wisatawan lokal maupun internasional.

Harga yang ditawarkan pun variatif, sehingga bisa kamu sesuaikan dengan dana yang tersedia.

Salah satu hotel yang jadi primadona adalah Tugu Park.

Aristektur bergaya tradisional, suasana asri, serta letak strategis membuat hotel ini banyak dipilih jadi tempat peristirahatan.

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Malang dan sekitarnya?

Temukan beragam pilihan menarik di 99.co/id.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts