Berita Ragam

Presipitasi Adalah Fenomena Turunnya Air Hujan. Yuk, Pahami Definisi dan Prosesnya!

2 menit

Presipitasi adalah proses siklus hidrologi yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini akan mengulas fenomena tersebut secara lengkap!

Hujan tak terjadi begitu saja. Ada beberapa fase yang harus dilaluinya. 

Setiap fase hujan mempunyai nama atau istilah yang berbeda-beda, contohnya seperti presipitasi.

Lalu, apa itu presipitasi? Bagaimana proses terjadinya siklus tersebut?

Nah, artikel ini akan mengulas informasi tentang presipitasi dan proses yang memengaruhi siklus tersebut sekaligus proses terbentuknya hujan secara umum.

Dirangkum dari berbagai referensi, berikut ulasan selengkapnya!

Presipitasi Adalah Siklus Hidrologi atau Prosesnya Turunnya Hujan

Menurut buku Dasar-Dasar Hidrologi Terapan yang ditulis oleh Robby Yussac Tallar, presipitasi adalah proses berpindahnya butir air dalam atmosfer atau udara bebas ke bawah atau ke darat maupun ke laut.

Perpindahan itu berlangsung secara vertikal.

Bentuk presipitasi bisa berupa curah hujan, salju, atau butir es. Tergantung pada wilayah jatuhnya butir air.

Bila presipitasi di wilayah beriklim tropis, presipitasi tersebut berbentuk air hujan.

Sementara bila jatuhnya butir air tersebut terjadi di wilayah iklim sedang, presipitasi umumnya berbentuk air hujan, salju, atau butir es.

Berdasarkan pengertian tersebut, sederhananya presipitasi adalah proses turunnya air ke darat sehingga menghasilkan hujan 

Indonesia yang mempunyai iklim tropis karena berbagai faktor. Maka, presipitasi yang terbentuk biasanya berupa air hujan.

Faktor yang Mendukung Terjadinya Proses Presipitasi

Presipitasi adalah

sumber: soalku.net

Masih menurut buku Dasar-Dasar Hidrologi Terapan yang ditulis oleh Robby Yussac Tallar, ada empat faktor yang mendukung terjadinya Presipitasi.

Keempat faktor tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Faktor kelembapan udara yang mendukung
  2. Faktor jumlah butir air yang dipengaruhi kondensasi
  3. Faktor suhu atau temperatur udara yang cukup tinggi sehingga terjadi proses penguapan
  4. Faktor pembentukan gumpalan awan melalui proses kondensasi

Sementara mengutip buku Pengendalian Pencemaran Lingkungan yang ditulis oleh Afidatul Muafidah, M. Si., presipitasi menjadi salah satu dari enam tahap siklus hidrologi.



Merangkum buku tersebut, siklus tersebut bisa dijelaskan lewat uraian di bawah ini.

1. Evaporasi

Siklus hidrologi diawali dengan terjadinya penguapan air yang ada di permukaan bumi.

Nantinya, air-air yang tertampung di danau, laut, sungai, bendungan, dan lain sebagainya menjadi uap air karena adanya panas matahari.

Evaporasi mampu mengubah air berwujud cair menjadi air dalam bentuk gas sehingga memungkinkannya untuk naik ke atmosfer bumi.

2. Transpirasi

Penguapan air tak hanya terdapat di sumber-sumber air yang sudah disebutkan.

Namun, penguapan air terjadi pula pada jaringan makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan.

Penguapan tersebut bernama transpirasi.

Proses tersebut sama dengan evaporasi karena mampu mengubah air berwujud cair dalam jaringan makhluk hidup menjadi uap air yang naik ke atas atmosfer.

3. Evapotranspirasi

Selanjutnya ada evapotranspirasi.

Evapotranspirasi adalah gabungan antara evaporasi dan transpirasi.

Dalam kata lain, evapotranspirasi adalah seluruh penguapan yang terjadi di permukaan bumi ke atmosfer.

4. Sublimasi

Sublimasi adalah proses perubahan es di kutub atau yang terjadi di puncak gunung tertentu menjadi uap air.

Bedanya, sublimasi tak melalui proses fase cair terlebih dulu.

5. Kondensasi

Ketika seluruh uap air yang dihasilkan oleh berbagai siklus yang sudah disebutkan naik pada titik tertentu, uap tersebut akan menjadi partikel es yang berukuran sangat kecil.

Proses perubahan uap menjadi partikel es pada titik tertentu itu disebut dengan kondensasi.

6. Adveksi 

Selanjutnya, awan yang terbentuk dari proses kondensasi bisa mengalami adveksi.

Adveksi adalah perpindahan awan dari titik satu ke titik lainnya akibat angin atau tekanan udara.

7. Presipitasi

Sudah disebutkan di sebelumnya, presipitasi adalah proses mencairnya awan akibat suhu udara yang tinggi.

Pada fase inilah, partikel es atau butir air yang sudah melalui banyak proses turun sehingga menghasilkan hujan.

Setelah proses ini selesai, ada dua proses lainnya, yakni proses run off dan infiltrasi.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel lainnya hanya di Berita.99.co.

Pastikan kamu sudah mengikuti Google News dari Berita 99.co Indonesia agar tak ketinggalan banyak informasi terbaru.

#segampangitu melakukan jual beli rumah di www.99.co/id.

Cek sekarang juga!




Insan Fazrul

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas properti, pendidikan, gaya hidup, hingga teknologi.
Follow Me:

Related Posts