Interior Rumah Anda

Potret Gemala House, Rumah Scandinavian Unik di Bandung yang Homie dan Asri Banget!

7 menit

Di sebuah kompleks perumahan di Bandung, terlihat dua bangunan bernuansa putih dan berdesain skandinavian dihubungkan oleh sebuah jembatan. Rumah scandinavian berkonsep unik ini adalah sebuah Airbnb bernama Gemala House.

Gemala House didirikan oleh seorang pengusaha di bidang properti bernama Rosihan pada tahun 2018.

Kini, rumah ini disewakan kepada siapa pun yang ingin merasakan sensasi menginap rumah yang sangat instagramable ini.

Kamu ingin mengintip potret rumah yang berada di Perumahan Bumi Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat ini?

Yuk, kita simak potretnya rumah scandinavian yang cantik ini!

Sejarah Gemala House

Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Tidak hanya segi desainnya yang unik, Gemala House juga memiliki sejarah yang unik.

Rosihan mengatakan bahwa pada awalnya, dia membeli tanah di Perumahan Bumi Sariwangi untuk membangun rumah orang tuanya.

Pria asal Jember itu mengaku ingin lebih dekat dengan orang tuanya.

“Saat saya cari tanah itu, untuk memindahkan orang tua ke sini. Ayah sudah usia 75, ibu 72, inginnya dekat dengan saya. Namun, orang tua punya komunitas sendiri di sana, jadi menunda (pindah ke Bandung),” ujarnya, saat ditemui Richard dari 99.co Indonesia di Gemala House, Kamis (3/12/2020).

Salah satu alasan orang tuanya enggan pindah ke Bandung adalah karena sebagian besar aktivitasnya dilakukan di Jember.

Maka dari itu, keduanya masih menunda untuk pindah ke Bandung.

Sebelum membangun rumah Scandinavian ini, Rosihan mengaku banyak menghabiskan waktunya bekerja di luar negeri.

Masuk jurusan Teknik Penerbangan ITB pada tahun 1999, Rosihan lulus pada tahun 2004 dan melanjutkan kembali pendidikannya di luar negeri.

“Kemudian lanjut Korea jurusan Aerospace Enginering, sampai 2007. Tahun 2007 saya ke Argentina, kerja di pengeboran minyak,” ujarnya.

Rosihan baru kembali ke Indonesia pada tahun 2009 untuk bekerja di Jakarta.

Dia baru berhenti bekerja pada tahun 2012 dan mulai membangun bisnisnya.

Kemudian, Rosihan membangun sebuah bisnis di bidang properti.

Berawal dari bisnis inilah, Rosihan banyak mendapat referensi soal pembangunan rumah.

Akhirnya, pada tahun 2018, dia membangun sebuah rumah Scandinavian yang diproyeksikan menjadi Airbnb.

Rosihan mengaku sengaja memilih desain skandinavia karena memang menyukai gaya desain ini.

Dalam membangun rumah ini, Rosihan bekerja sama dengan Luis Studio.

Sementara, nama Gemala sendiri diambil dari Bahasa Yunani, yang artinya adalah kembar.

Nama itu diambil karena rumah ini terlihat seperti bangunan kembar dan Rosihan juga mengaku menyukai nama-nama yang berbau Yunani.

Potret Rumah Scandinavian ala Gemala House

1. Gedung Kembar Rumah Scandinavian

Fasad rumah Scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Jika dilihat dari luar, rumah ini memang tampak seperti dua bangunan yang dijadikan satu.

Kedua bangunan ini dihubungkan oleh sebuah jembatan yang berada tepat di tengah-tengahnya.

Rosihan mengaku mendapat inspirasi untuk membangun rumah ini karena melihat sebuah bangunan hotel di daerah Pondok Hijau, Kabupaten Bandung Barat.

“Itu (hotel tersebut) dua fasad bangunan, cuman dia tiga tingkat. Karena hotel, bangunannya juga lebih besar,” kata Rosihan.

Kemudian, dalam pembangunannya, Rosihan juga mendapat inspirasi dari beberapa majalah properti dan media sosial Pinterest.

Selain itu, awalnya bangunan ini akan dibangun menggunakan atap pelana.

Namun, pada akhirnya Rosihan dan arsitek memutuskan untuk menggunakan atap datar saja.

Rumah yang selesai dibangun pada akhir 2018 ini memiliki luas lahan sekira 216 m² dan luas bangunan 165 m².

2. Jembatan Penghubung

Jembatan penghubung Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Salah satu bagian yang mencuri perhatian dari rumah Scandinavian ini adalah jembatan yang menghubungkan dua bangunan.

Lantai dari jembatan ini menggunakan material kayu, kemudian di bagian bagian depan dan belakang jembatan dilapisi dinding kaca.

Bentuk jembatan ini membuatnya terlihat sangat cantik dan Instagramable.

Banyak orang berburu foto dengan berdiri di atas jembatan ini, sementara sang fotografer mengambil foto dari depan rumah.

Jika berkunjung, kamu juga harus coba berpose di atas jembatan ini deh!

jembatan Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Uniknya, awalnya Rosihan tidak berencana membangun jembatan ini.

Pada rencana awal, Rosihan ingin membangun dua bangunan kembar yang terpisah saja.

Risiko dari bangunan yang seperti itu, tentu saja dia harus membangun dua buah tangga di kedua bangunan.

Satu tangga dibangun tepat di belakang ruang tamu, sementara satu lagi rencananya dibangun di dekat dapur.

“Saya bilang nanti mengurangai space. Nanti space di sana (ruang dekat dapur) makin kecil. Maka dari itu, akhirnya (saya bertanya kepada arsitek), kalau dikoneksikan bagaimana? Jadilah jembatan itu,” ujarnya.

3. Rumah 1001 Tanaman

kanopi tanaman rumah Scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Ketika memasuki Gemala House, rumah Scandinavian terasa sangat segar dan asri.

Hal ini tidak lain karena banyaknya tanaman hias yang dipajang di sekitar rumah.

Begitu membuka pintu, kita akan melihat sebuah pohon kecil yang berdiri di antara dua bangunan.

Kemudian, jika kita berjalan ke arah taman belakang, kita dapat melihat pohon kaktus berdiri cantik di belakang sebuah meja.

Tidak hanya itu, pada pagar yang menjulang tinggi juga tergantung sejumlah pot tanaman hias.

Belum lagi tanaman hias indoor mini yang dipajang di setiap kamar.

tanaman di Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

“Memang konsepnya sih kami ingin banyak tanaman, makanya itu massa bangunannya tidak nempel, secara sirkulasi udara kan bagus,” ujarnya.

Dalam memilih tanaman, kata Rosihan, tidak ada kriteria khusus.

Namun, karena dia menargetkan anak muda yang menginap di Gemala House, dia memilih beberapa tanaman yang Instagramable, semisal pohon kaktus yang berada di halaman belakang.

4. Desain Interior Rumah Scandinavian

 

rumah scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Gemala House menggunakan konsep desain skandinavia.

Karakter desain skandinavia terlihat jelas ketika memasuki rumah ini.

Dinding yang didominasi warna putih memberikan nuansa cerah.

elemen kayu di rumah scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Kemudian penggunakan material kayu sebagai lantai pada beberapa bagian rumah juga menjadikan nuansa skandinavia begitu kental.

Meski tidak banyak dekorasi, rumah ini cantik dengan bentuknya yang sederhana dan unik.

5. Banyak Bukaan Berukuran Besar

bukaan besar Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Rosihan ingin Gemala House memiliki sirkulasi udara yang sangat baik.

Maka dari itu, dia menerapkan banyak bukaan di rumah ini.

Jika kita melihat ke dalam rumah ini, kita akan melihat banyak jendela berukuran besar yang tentu sangat menyegarkan ketika membukanya di pagi hari.

bukaan besar di kamar Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Selain itu, pintu-pintu di rumah ini juga dibuat tinggi hingga hampir menyamai tinggi plafon.

Hal ini sengaja dilakukan Rosihan agar rumah terasa lebih terang dan segar.

Lebih dari itu, banyaknya kaca juga membuat rumah ini terlihat sangat terang pada pagi dan siang hari.

6. Taman Depan Rumah Scandinavian ala Gemala House

taman depan Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Sebelum memasuki rumah Scandinavian yang cantik ini, kita akan disuguhi sebuah taman kecil nan cantik di bagian depan rumah.




Setelah melalui carport, ada sebuah tangga yang mengantarkan kita ke sebuah teras kecil.

Meski kecil, teras ini terasa asri berkat beberapa pohon yang tumbuh tinggi menjulang.

Di area ini kita bisa bersantai-santai dengan duduk bersama teman-teman atau duduk sendiri di sebuah kursi ayunan di pojok teras.

7. Dapur Rumah Scandinavian ala Gemala House

dapur Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Di sisi kiri pintu masuk, terdapat sebuah pintu kaca berukuran besar sebagai akses menuju dapur.

Dapur Gemala House juga terlihat sederhana namun nuansanya terasa hangat.

Di pojok kanan ruangan, terdapat area untuk memasak.

Dapur ini sudah dilengkapi kompor, microwave, dan kulkas yang bisa digunakan pengunjung.

ruang makan rumah Scandinavian

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Sementara di bagian tengah ruangan terdapat kitchen island yang biasa digunakan untuk menyiapkan makanan.

Lalu di pojok kanan ruangan terdapat sebuah meja makan yang terbuat dari kayu.

Meja makan ini berukuran cukup besar dan bisa digunakan oleh enam hingga delapan orang.

8. Ruang Tamu Gemala House

ruang tamu rumah Scandinavian

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Di sisi kanan pintu masuk, kita akan menemui sebuah pintu kaca berukuran besar yang merupakan akses menuju ruang tamu.

Ruang ini tidak terlalu besar, tetapi cukup nyaman untuk berkumpul bersama teman-teman dan keluarga.

Sebuah sofa berbentuk huruf “L” berwarna biru sangat empuk diduduki dan membuat kita betah berlama-lama bersantai di ruangan ini.

Saat siang hari, ruang ini terasa sangat terang karena di bagian sisi kanan terdapat sebuah dinding kaca berukuran besar.

Ruangan ini juga dilengkapi dengan beberapa tanaman hias indoor.

Hanya dengan duduk di ruangan ini, kita akan menyadari bahwa rumah ini dikelilingi banyak tanaman.

9. Lima Kamar Tidur

kamar tidur Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Rumah Scandinavian ini terdiri dari lima kamar tidur yang dilengkapi sebuah tempat tidur queen size.

Satu kamar berada di lantai satu dan berada dekat dengan ruang tamu.

Sementara empat kamar lainnya berada di lantai dua.

Tiga di antara kamar ini berukuran sekira 4×3 meter, sementara dua kamar lainnya berukuran lebih kecil, yakni 3×3 meter.

kamar rumah Scandinavian

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Secara umum, fasilitas di kamar ini sama.

Setiap kamar dilengkapi fasilitas televisi, meja kerja, dan lemari baju.

Tidak ketinggalan, setiap kamar juga dilengkapi beberapa tanaman hias yang dipajang di pojok kamar dan di atas meja kerja.

10. Area Barbeku Rumah Scandinavian ala Gemala House

area barbeku Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Area yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk pesta barbeku berada tepat di bagian tengah rumah ini.

Di antara dua bangunan, terdapat area yang beralaskan lantai kayu sintetis.

Area ini berbentuk memanjang hingga ke taman belakang.

Pengunjung biasa menggunakan area di tengah bangunan ini sebagai tempat untuk nongkrong dan pesta barbeku.

11. Halaman Belakang

halaman belakang Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Sebuah meja berbentuk bundar dan dikelilingi beberapa kursi tampak berdiri di area halaman belakang.

Spot ini juga menjadi salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Dengan background sebuah pohon kaktus, menjadi spot ini terlihat Instagramable meski sederhana.

Sementara di sisi kiri dan kanan meja terdapat sebuah taman kering dengan tanah yang dilapisi bebatuan.

Taman kering ini juga dihiasi dengan beberapa tanaman hias yang ditanam cantik di dalam pot.

12. Lantai 2 Rumah Scandinavian ala Gemala House

lorong lantai 2 rumah Scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Setelah puas berkeliling di lantai satu, kita bisa menaiki tangga yang berada di belakang ruang tamu untuk menuju lantai dua rumah bergaya Scandinavian ini.

Begitu menaiki tangga, kita langsung bisa melihat jembatan penghubung dua bangunan ini.

tangga rumah Scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Pada bangunan di bagian kanan, terdapat dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Sementara di bangunan sebelah kiri, terdapat dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu co-working space.

13. Co-Working Space

coworking Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Menariknya, Gemala House memiliki sebuah co-working space yang sangat nyaman digunakan untuk bekerja atau belajar.

Di ruang kecil ini, terlihat sebuah meja kayu yang memanjang dan dua kursi rotan untuk duduk.

Di atas meja teradpat sebuah rak gantung yang terbuat dari kayu berisi beberapa buku.

Sama seperti ruangan lainnya, tidak ketinggalan ruangan ini juga dilengkapi tanaman hias yang berada di atas meja dan di dalam rak.

Di belakang kursi, terdapat dua buah bean bag yang bisa digunakan jika kita ingin membaca buku sambil bersantai.

14. Lantai Teraso

lantai teraso rumah Scandinavian Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Jika diperhatikan dengan seksama, lantai rumah Scandinavian ini menggunakan jenis lantai teraso.

Jenis lantai ini memang relatif mahal dibanding keramik, tetapi bisa membuat rumah terlihat lebih estetik.

Selain lebih cantik, beberapa kelebihan lantai teraso dibanding jenis lantai lainnya adalah:

  • Lebih halus dan antigores;
  • Tidak licin;
  • Tahan beban berat; dan
  • Mudah dirawat.

15. Gemala House yang Serba Putih

Gemala House serba putih

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Salah satu ciri khas rumah Scandinavian adalah dominasi warna putih di hampir seluruh bagian rumah.

Begitu pula dengan Gemala House, hampir seluruh ruangan di rumah ini dicat menggunakan warna putih.

Meski tanpa banyak kombinasi warna, bentuk yang sederhana namun unik tetap membuat Gemala tetap terlihat cantik.

***

Itulah sejumlah potret cantik rumah Scandinavian ala Gemala House.

Kamu tertarik meniru desain rumah ini?

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bandung?

Bisa jadi Podomoro Park Bandung adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts