Gaya Hidup Kesehatan

8 Penyebab Anyang Anyangan yang Perlu Diwaspadai. Jangan Disepelekan, ya!

3 menit

Ada banyak hal yang menjadi penyebab anyang anyangan. Beberapa di antaranya dikarenakan oleh penyakit tertentu yang memerlukan perhatian khusus. Jangan disepelekan dan simak apa saja penyebabnya, yuk!

Anyang-anyangan atau dysuria adalah istilah untuk menggambarkan masalah buang air kecil yang tidak tuntas disertai rasa nyeri atau terbakar.

Keluhan ini biasanya dirasakan pada orang yang memiliki masalah pada saluran kemih.

Pada wanita, kondisi anyang-anyangan juga bisa disebabkan oleh diabetes dan penyakit tertentu.

Lantas apa saja penyebab lainnya? Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini!

8 Penyebab Anyang Anyangan

1. Infeksi Saluran Kemih

penyebab anyang anyangan perempuan meringis

Infeksi Saluran Kemih atau disebut juga ISK merupakan salah satu penyebab utama anyang-anyangan.

Kondisi ini dapat terjadi saat bakteri berlebih menumpuk di suatu tempat di saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra.

ISK sendiri bisa terjadi disebabkan seringnya menahan buang air kecil dalam jangka panjang.

Hal ini karena dalam air kencing terdapat banyak bakteri yang jika tidak segera dibuang dapat menginfeksi saluran kemih.

2. Infeksi Prostat

Infeksi prostat atau prostatitis adalah infeksi bakteri jangka pendek.

Selain itu, peradangan dari kondisi lain seperti penyakit menular seksual juga dapat menyebabkan prostatitis.

Adapun gejala yang ditimbulkan, antara lain:

  • Kesulitan buang air kecil atau anyang-anyangan.
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Pada pria rasa nyeri pada kandug kemih, testis, dan penis.
  • Kesulitan ejakulasi dan ejakulasi terasa menyakitkan.

3. Batu Ginjal

Penyebab anyang-anyangan selanjutnya adalah batu ginjal.

Batu ginjal sendiri adalah kumpulan kalsium atau asam urat yang membentuk batu di dalam dan seitar ginjal.

Terkadang, batu ginjal juga dapat menempel di dekat area tempat urine masuk ke kandung kemih, sehingga memicu terjadinya anyang-anyangan.

Selain anyang-anyangan, batu ginjal juga dapat menyebabkan gejala berikut:

  • Sakit perut di bagian samping dan punggung
  • Urine berwarna merah muda atau cokelat
  • Urine keruh
  • Mual dan muntah
  • Rasa sakit yang berubah intensitas
  • Demam

4. Kista Ovarium

Kista ovarium dapat menekan kandung kemih dan menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil.

Kista ovarium dapat berkembang di satu atau kedua ovarium yang terletak di kedua sisi kandung kemih.

Selain mengalami anyang-anyangan, wanita dengan kista ovarium kemungkinan juga akan mengalami beberapa gejala lainnya, seperti:

  • Rasa nyeri di area panggul
  • Pendarahan vagina yang tidak biasa
  • Kesulitan mengenali kalau kandung kemih kosong setelah buang air kecil
  • Rasa yang menyakitkan saat haid
  • Rasa nyeri pada payudara
  • Rasa sakit di punggung bagian bawah

5. Interstitial Cystitis

Interstitial cystitis atau dikenal juga sebagai sindrom nyeri kandung kemih adalah suatu kondisi yang menyebabkan iritasi kronis pada kandung kemih.




Kondisi ini dapat berlangsung selama enam minggu atau bahkan lebih tanpa adanya infeksi.

Selain sering buang air kecil tetapi menghasilkan sedikit urine atau anyang-anyangan, interstitial cystitis juga dapat menyebabkan gejala di bawah ini:

  • Tekanan di area kandung kemih
  • Rasa nyeri saat berhubungan intim
  • Rasa nyeri di vulva atau vagina
  • Rasa nyeri di skrotum

6. Iritasi atau Infeksi pada Vagina

sakit perut

Infeksi vagina atau dikenal sebagai vaginitis adalah kondisi yang dapat terjadi karena pertumbuhan bakteri atau jamur secara berlebihan.

Penyakit menular seksual yang disebut trikomoniasis juga dapat menyebabkan infeksi vagina.

Selain anyang-anyangan, vaginitis dapat menimbulkan sejumlah gejala seperti:

  • Keputihan yang berbau busuk atau tidak biasa
  • Iritasi vagina
  • Rasa nyeri saat berhubungan
  • Perdarahan vagina, yang biasanya ringan

7. Sensitivitas terhadap Bahan Kimia

Bahan kimia yang berada di luar tubuh, seperti wewangian untuk organ intim juga dapat mengiritasi jaringan tubuh.

Saat seseorang buang air kecil, iritasi ini mungkin lebih terlihat, dan rasa sakit bisa terjadi.

Produk yang dapat menyebabkan sensitivitas bahan kimia meliputi:

  • douches (semprot vagina);
  • sabun;
  • kertas toilet beraroma;
  • pelumas vagina; dan
  • semacamnya

Iritasi pada organ intim ini dapat menjadi penyebab anyang-anyangan.

Selain itu, orang yang bereaksi terhadap produk kimia mungkin akan memperhatikan gejala lain, seperti:

  • pembengkakan;
  • kemerahan;
  • gatal; serta
  • iritasi pada kulit di sekitar alat kelamin.

8. Efek Samping Obat

efek samping obat

Beberapa obat, termasuk yang diresepkan dokter untuk mengobati kanker kandung kemih, dapat mengiritasi dan membuat jaringan kandung kemih meradang.

Kondisi ini sering kali dapat menyebabkan anyang-anyangan.

Selain anyang-anyangan, efek samping konsumsi obat dapat menimbulkan gejala lain yang berbeda-beda tegantung jenis obatnya.

Jika seseorang telah memulai pengobatan baru dan mulai merasakan sakit saat buang air kecil, mereka harus menghubungi dokter.

Tanyakan kepada dokter apakah gejalanya mungkin merupakan efek samping dari obat tersebut.

Perlu diingat seseorang tidak boleh berhenti minum obat sendiri tanpa bertanya kepada dokter terlebih dahulu.

***

Itulah sejumlah penyebab anyang anyangan yang perlu diperhatikan.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan impian di Kota Makassar?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Citraland Tallasa City Makassar.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts