Berita Ragam

Mengenal Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk yang Benar. Catat dengan Baik, ya!

3 menit

Kalimat majemuk merupakan pola bahasa yang memiliki lebih dari satu klausa atau dasar. Yuk, simak pengertian, contoh, hingga jenis-jenisnya dalam ulasan di bawah ini!

Kalimat merupakan satuan bahasa terkecil dalam wujud lisan maupun tulisan.

Di dalamnya ada klausa atau susunan klausa yang menciptakan sebuah makna.

Lantas, apa yang dimaksud dengan kalimat majemuk?

Yuk, simak pengertian, jenis, dan contoh kalimat majemuk untuk memahaminya lebih lanjut!

Apa Itu Kalimat Majemuk?

pengertian kalimat majemuk

Sumber: made-blog.com

Secara sederhana, satuan bahasa ini bisa kamu pahami sebagai susunan kata-kata yang memiliki beberapa kalimat dasar di dalam strukturnya.

Ini berdasarkan pada penjelasan Dendy Sugono dalam bukunya yang berjudul Sintaksis Bahasa Indonesia: Analisis Fungsi Sintaktik (2019).

Sementara, menurut Yendra dalam buku Mengenal Ilmu Bahasa (2018), jenis kalimat ini merupakan satuan bahasa terkecil.

Satuan bahasa ini memuat satu pikiran utuh yang terdiri dari konstituen dasar baik dalam wujud lisan maupun tulisan.

Konstituen dasar majemuk merupakan klausa atau susunan klausa yang membentuk sebuah makna dalam kesatuan.

Nah, dalam kalimat gabungan ini, konjungsi memeran peranan penting.

Konjungsi merupakan kata penghubung yang menjadi jembatan antar kalimat tunggal atau kalimat dasar.

Jenis kalimat ini terbagi menjadi kalimat majemuk setara, rapatan, bertingkat, dan campuran.

Agar lebih mudah membedakannya, berikut penjelasan singkat terkait setiap jenisnya lengkap dengan contoh.

Jenis dan Contoh Kalimat Majemuk

1. Kalimat Gabungan Setara

contoh kalimat majemuk setara

Sumber: katapos.com

Pertama, ada kalimat majemuk setara yang menghubungkan dua susunan kata-kata dengan pola yang sederajat.

Setiap susunan kata-kata tersebut bisa berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat tunggal.

Oleh sebab itu, untuk menyatukannya kamu perlu menggunakan kata konjungsi.

Tergantung konjungsinya, kalimat gabungan ini bisa menyatakan penjumlahan, kronologi, pemilihan, serta pertentangan.

Berikut beberapa contoh kalimatnya:

  • Ibu membacakan buku dongeng dan anak-anak menyimak dengan antusias.
  • Kami seharian hanya bersantai di kelas tanpa pelajaran, lagipula guru sedang rapat.
  • Saya tinggal di Jakarta, lalu keluarga pindah ke Bandung.
  • Dia memberi kado ulang tahun pada saya, kemudian saya membalasnya dengan mentraktir makan.
  • Lebih baik kita berangkat sekarang sebelum ramai atau menyusul di sore hari?
  • Saya ingin membeli baju baru, tetapi orang tua tidak memberi cukup uang untuk biayanya.
  • Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa, kendati tidak banyak siswa yang hadir hari ini.

2. Kalimat Gabungan Bertingkat

contoh kalimat majemuk bertingkat

Sumber: made-blog.com

Kemudian ada kalimat gabungan bertingkat, yang mengandung satu kalimat inti serta satu kalimat pendukung.




Kalimat inti ini bisa kamu sebut sebagai induk kalimat, sementara kalimat pendukung adalah anak kalimat.

Berdasarkan perannya, anak kalimat ada yang menjelaskan keterangan waktu, sebab, akibat, syarat, tujuan, cara hingga pengganti nomina.

Berikut sejumlah contoh kalimat majemuk bertingkat:

  • Ketika mereka mengunjungi saya ke rumah sakit, saya sudah pulang.
  • Setelah selesai menonton, adik kembali mengerjakan tugas sekolahnya.
  • Aku mengurungkan niat untuk membeli Nintendo, karena tabunganku belum cukup.
  • Ibu tidak lagi menyiram tanaman di depan rumah, akibatnya tumbuhan banyak yang layu.
  • Ayah tidak akan marah, apabila kamu jujur dari awal.
  • Agar tidak tersesat, kamu sebaiknya mengecek lokasi di peta.
  • Kakak berjanji bahwa dia tidak akan memakan camilanku lagi.

3. Kalimat Gabungan Campuran

contoh kalimat majemuk campuran

Sumber: idschool.net

Ada juga tipe kalimat majemuk campuran yang menggabungkan kedua jenis susunan kata-kata sebelumnya.

Oleh sebab itu, kalimatnya cenderung panjang dan menjelaskan sesuatu secara detail.

Berikut adalah beberapa contohnya agar lebih mudah dipahami:

  • Karena tidak pernah masuk kelas, Ryan mendapat nilai jelek dan tidak bisa naik kelas.
  • Sebelum pergi bekerja, ibu berpesan padaku agar tidak lupa salat lima waktu meskipun aku sibuk mengerjakan tugas.
  • Setelah lulus dari perguruan tinggi, aku harus memilih untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan.
  • Ketika malam semakin larut, kutarik selimut dan kupejamkan mata dengan rapat, tetapi rasa takut masih melekat di hati dan pikiranku.

4. Kalimat Gabungan Rapatan

contoh susunan kata-kata gabungan rapatan

Sumber: pendidikanlagi.blogspot.com

Terakhir, ada jenis kalimat majemuk rapatan.

Di dalamnya ada beberapa kalimat tunggal yang menyatu tanpa ada pengulangan.

Setiap klausa atau inti kalimat akan dipisahkan dengan menggunakan tanda baca koma (,) serta konjungsi.

Berikut sejumlah contoh kalimatnya:

  • Hadi sedang duduk di beranda sambil melamun.
  • Ibu membeli buah, sayur, dan ikan.
  • Siswa meninggalkan kelas yang atapnya runtuh, lalu menuju aula dan melanjutkan kegiatan belajar-mengajar.

***

Itu dia ulasan lengkap mengenai pengertian, jenis, dan contoh kalimat majemuk.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id dan Rumah123.com untuk menemukan hunian impianmu!

Ada banyak pilihan hunian menarik, seperti kawasan Cendana Homes.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts