Berita Ragam

Cerita Pasutri di Malang Banting Tulang Hidupi 16 Anak. Kini Terancam Tidak Punya Rumah

3 menit

Seorang pria di Malang menginginkan anak laki-laki, tetapi sang istri terus melahirkan anak perempuan. Sampai sekarang, pasangan suami istri memiliki 16 anak.

Pasangan suami istri asal Malang, Mulyono (46) dan Partina (45), menarik perhatian masyarakat belakangan ini.

Keduanya memulai bahtera rumah tangga sejak tahun 1986.

Saat itu, Mulyono masih berusia 12 tahun dan Partina berusia 11 tahun.

Partina, sang istri, mengaku bahwa pada awalnya mereka hanya ingin memiliki dua anak.

Melansir Kompas.com, berikut adalah kisah Mulyono dan Partina sampai akhirnya hidup dengan 16 anak.

Awal Cerita Memiliki 16 Anak

pasutri di Malang punya 16 anak

sumber: Kompas.com/Andi Hartik

Semula, pasangan ini hanya ingin memiliki satu anak laki-laki dan satu anak perempuan.

“Awalnya ingin punya anak dua saja, laki-laki dan perempuan. Tapi, yang atas (Tuhan) memberi. Yang tidak punya anak saja ingin punya anak,” kata Partina, dikutip dari Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

Anak pertama mereka lahir dua tahun setelah keduanya menikah, yaitu pada tahun 1988.

Kemudian, hanya berselang satu tahun, Partina melahirkan anak keduanya.

Rata-rata, selisih umur anak-anaknya berkisa satu hingga dua tahun.

“Selisihnya kurang lebih satu tahun, dua tahun, paling lama empat tahun,” kata dia.

Selisih umur yang sedikit, terkadang menimbulkan kekhawatiran sendiri, baik kesehatan sang ibu dan juga kesehatan sang anak.

Namun, Partina mengaku, semua anaknya lahir secara normal dalam keadaan sehat.

Kini, anak pertamanya pun sudah berusia 33 tahun, sementara anak bungsunya masih berusia 4 tahun.

Sudah Pernah Coba KB

implan susuk kb

Mulyono dan Partini mengaku telah mencoba program KB untuk mengendalikan jumlah kelahiran anak.

Namun, implan susuk yang dipasang Partina harus dilepas lagi karena berpotensi membahayakan kesehatannya.

Karena hal itu lah pasangan suami istri ini memiliki banyak anak.

Banyaknya jumlah anak di dalam keluarganya, satu lembar kartu keluarga Mulyono dan Partina tidak cukup untuk memuat semua nama anaknya.

Akhirnya kartu keluarga Mulyono dan Partina berjumlah dua lembar.




Menolak Orang yang Mau Adopsi Anaknya

ilustrasi adopsi satu dari 16 anak

Meski memiliki banyak anak, Partina tidak pernah menyesal.

Menurutnya, keberadaan anak harus disyukuri karena banyak orang yang tidak punya anak sangat ingin memiliki anak.

Dia pun bercerita bahwa ada seseorang yang datang kepadanya dan berniat mengangkat anaknya menjadi anak angkat.

Meski ditawari sejumlah uang, Partina menolak tawaran itu dengan alasan kasihan pada sang anak.

“Mau dikasih rumah, uang, tapi saya tidak mau. Biarkan kumpul, makan tidak makan yang penting kumpul. Alhamdulillah tidak ada yang ikut orang,” kata dia

Sampai saat ini, 8 dari 16 anaknya masih menempuh pendidikan.

Satu dari 16 anaknya kini berkuliah di Universitas Negeri Malang.

Sementara, tiga anak duduk di bangku SMP, tiga anak duduk di bangku SD, dan satu anak lagi masih TK.

Hidupi 16 Anak dari Berjualan Bakso

Menghidupi 16 anak bukanlah pekerjaan mudah.

Sehari-hari, Mulyono banting tulang dengan cara berjualan bakso keliling demi membiayai makan dan sekolah anaknya.

Sang istri juga ikut bekerja dengan cara berjualan di warung.

Beruntungnya, 16 anak pasangan ini tidak mengeluhkan kondisi ekonomi keluarganya.

“Makan sama garam saja senang. Alhamdulillah anak-anak mensyukuri. Makan seadanya mau,” kata Mulyono.

Terancam Tidak Memiliki Rumah

ilustrasi rumah flpp

sumber: dokumentasi Kementerian PUPR

Salah satu persoalan yang dialami keluarga besar ini adalah tidak memiliki rumah sebagai tempat tinggal.

Kondisi ekonomi yang sulit membuat keluarga ini tidak dapat memiliki rumah.

Sampai saat ini, mereka menumpang di rumah orang lain yang berlokasi di Jalan Krakatau, Malang.

Rumah yang telah ditinggalinya sejak 2015 itu pun sudah laku dijual sang pemilik kepada orang lain.

Namun, sang pemilik rumah memberikan waktu kepada Mulyono dan Partina untuk tinggal di rumah tersebut sampai Mei 2021.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Malang?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts