Berita Ragam

Misteri 3 Pasar Setan yang Terkenal Angker di Indonesia. Dihuni Kerajaan Jin!

2 menit

Jika berbicara tentang pasar, sudah pasti yang terbesit dalam pikiran Sahabat 99 adalah pusat kegiatan transaksi para pedagang dan pembeli. Namun demikian, ada juga lo pasar-pasar di Indonesia yang dikenal menakutkan dan berada di kawasan pegunungan Indonesia. Di mana saja sih lokasi yang sering disebut ‘pasar setan’ tersebut?

Pasar kerap kali menjadi pusat perekonomian masyarakat karena sering menjadi tempat transaksi mulai dari nominal kecil hingga besar.

Lantas, apa jadinya jika yang melakukan transaksi itu bukan manusia, melainkan sebangsa lelembut atau jin yang tak kasat mata dan cenderung menyeramkan?

Seperti yang terjadi di deretan pegunungan berikut ini, konon katanya selain terkenal menjadi tempat hiking, ternyata ada pusat transaksi para sebangsa jin atau sering disebut “Pasar Setan”.

Berikut ini 3 pasar horor atau sering disebut pasar setan yang ada di kawasan pegunungan Indonesia.

3 Pasar Setan yang Terkenal di Indonesia

1. Pasar Bubrah Gunung Merapi

gunung merapi

sumber: id.wikipedia.org

Gunung yang terletak di kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini merupakan gunung berapi paling aktif, hingga gunung ini disebut dapat meletus sewaktu-waktu.

Pasar Bubrah gunung Merapi sendiri berada tepat di bawah puncak gunung Merapi dengan kontur tanah lapang serta dipenuhi dengan batu-batu sisa letusan.

Mengingat terdapat larangan untuk para pendaki mendirikan tenda di puncak, Pasar Bubrah kemudian dimanfaatkan menjadi lokasi camping sekaligus dijadikan pos terakhir pendakian.

Menyandang nama pasar, bukan berarti di sini terjadi transaksi jual beli secara harfiah.

Tempat ini rupanya dikenal sebagai pasar yang memiliki banyak warung serta penjual makhluk halus penunggu gunung Merapi.

Di sana, tak jarang para pendaki mendengar suara gamelan serta hiruk pikuk keramaian pasar.

Nah, bila sudah mendengar seperti ini, biasanya para pendaki melemparkan sebuah koin ke tanah, setelahnya pendaki dianjurkan memungut batu kerikil yang ada di sekitarnya.




2. Pasar Dieng Gunung Lawu

gunung lawu

sumber: kompas.com

Gunung Lawu adalah satu-satunya gunung yang memiliki warung tertinggi di Indonesia.

Di sana, terdapat warung yang didirikan oleh seorang wanita tangguh bernama Mbok Yem yang berada di ketinggian 3.105 mdpl.

Warung Mbok Yem adalah sebuah primadona bagi para pendaki yang mendaki gunung Lawu.

Namun selain warung Mbok Yem, ternyata gunung Lawu juga memiliki pasar lain yakni pasar setan.

Pasar setan gunung Lawu ini memiliki nama lain yaitu Pasar Dieng yang terletak di pos 5, dapat ditempuh sekitar 70 menit dari pos 4 jalur pendakian via Candi Cetho.

Jika dalam melintasi pasar setan ini pendaki mendengar suara, “beli apa dik?”, pendaki diwajibkan menjawab seolah ingin membeli barang, seperti tanah, batu, daun serta barang lain yang ada di sekitarnya.

Setelahnya, lemparkan uang ke arah suara yang terdengar.

Kabarnya, bila pendaki tidak melakukan beberapa hal di atas, dikhawatirkan pendaki tersebut akan mendapatkan kesialan.

3. Pasar Setan Gunung Salak

gunung salak

sumber: voi.id

Tentunya, kisah mistis di gunung Salak sudah tidak asing di telinga para pendaki.

Adapun cerita seram yang beredar mengenai pasar setan gunung Salak adalah seorang pendaki yang membeli pisang goreng.

Namun beberapa saat kemudian, ia sadar ternyata di sekitarnya tidak ada yang berjualan pisang goreng.

Untungnya, pendaki tersebut masih bisa kembali menemui teman-temannya walaupun sudah menyantap makanan dari alam sebelah.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa pantau terus artikel yang tak kalah menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Gianyar?

Cek saja pilihannya hanya di 99.co/id.




Gadis Saktika

Penulis konten di 99.co Indonesia yang senang menyelami topik politik, properti, dan KPOP.

Related Posts