Berita Berita Properti

Kementerian PUPR Targetkan Panjang Jalan Tol di Indonesia Bertambah Menjadi 5.103 Km di Tahun 2024

2 menit

Dalam rangka mengejar kelayakan investasi dan indeks daya saing infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap menambah panjang jalan tol di tahun 2024.

Pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional merupakan faktor pendorong penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

Pembangunan ini harus dilakukan baik secara nasional maupun regional, terlebih di saat pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur secara pesat akan dilakukan Kementerian PUPR.

Widyaiswara Utama Kementerian PUPR, Danis H. Sumadilaga menyampaikan hal tersebut dari data Indeks Daya Saing Global (Global Competitiveness Index/GCI) dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam data itu, Indonesia mengalami kenaikan dari peringkat ke-47 di tahun 2017 menjadi peringkat ke-45 tahun 2018.

Namun, peringkatnya kembali turun posisi ke-50 pada 2019 karena turunnya kapasitas adopsi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang cukup drastis.

Skor Indeks Daya Saing infrastruktur Indonesia pada 2019 sebesar 67,7, lebih baik dari Vietnam dan masih berada di bawah Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini!

Panjang Jalan Tol di Indonesia di Tahun 2024

Manfaat Infrastruktur bagi Ekonomi Nasional

Melansir laman propertiterkini.com, Danis mengatakan kalau Logistics Performance Index (LPI) merupakan indikator yang perlu diperhatikan.

“Indikator lain yang perlu kita perhatikan adalah LPI Indonesia pada tahun 2018 yang berada di peringkat ke-46, menempati ranking tertinggi sejak dimulainya pengukuran pada tahun 2010 yang saat itu berada di peringkat ke-75,” kata Danis, pada acara Investor Daily Summit 2021 secara virtual, Selasa (13/7/2021).

Menurut Danis, dalam mendukung pelayanan sistem logistik nasional, pemerintah melalui Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan untuk peningkatan konektivitas.

Indonesia telah menghasilkan infrastruktur konektivitas yang memberikan manfaat besar bagi perekonomian nasional dan menstimulasi pembangunan daerah.

“Manfaat pembangunan infrastruktur jalan juga terfokus pada investasi, baik investasi Pemerintah maupun investasi swasta dalam proyek-proyek KPBU (Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha) seperti di jalan tol,” ujar Danis.

Panjang Jalan Tol Bertambah Menjadi 5.103 km

jalan tol 2024

sumber: dok. kementerian PUPR

Untuk terus meningkatkan kelancaran logistik, saat ini telah beroperasi jalan tol sepanjang 2.386 km.




Pada tahun 2024, ditargetkan panjang tol di Indonesia bertambah menjadi 5.103 km.

Pembangunan jalan tol sendiri juga dikaitkan dengan pengembangan kawasan-kawasan produktif seperti kawasan

  • industri;
  • pariwisata;
  • bandara; serta
  • pelabuhan untuk meningkatkan kelancaran logistik dan mendorong minat investasi.

Contohnya adalah Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Kawasan Industri (KI) dengan pelabuhan, di antaranya Kawasan Lampung Industrial Park dengan Pelabuhan Panjang, Lampung dan Bakauheuni.

Selain itu, Ada pula Tol Trans Jawa menghubungkan KI Jababeka, Karawang, KI Subang di Jawa Barat dan KI Batang di Jawa Tengah dengan pelabuhan seperti Pelabuhan Merak dan Tanjung Priok.

Pembangunan & Pemeliharaan Infrastruktur

Jalan Tol Trans Sumatera

sumber: kompas.com

Adapun pemerintah juga tetap memprioritaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan dan jembatan dengan target antara lain sebagai berikut:

  • Sepanjang 3.000 km jalan nasional baru
  • 38.726 meter jembatan dibangun
  • 31.053 meter fly over dan underpass
  • Sepanjang 2.500 km jalan tol baru dan atau beroperasi

Dari target tersebut, pada tahun 2020 beriktu adalah yang telah direalisasikan:

  • 463 km jalan baru
  • 16.923 meter jembatan
  • 987 meter fly over atau underpass
  • 246 km pembangunan jalan tol baru dan atau beroperasi

Pada tahun 2021, sebanyak 19 ruas tol akan diselesaikan sepanjang 406 km.

Saat ini, sebagian telah dioperasikan sebanyak 7 ruas sepanjang 52 km, antara lain Tol Cengkareng–Batu Ceper–Kunciran sepanjang 14.2 km.

***

Baca artikel menarik dan terbaru lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan seperti di Summarecon Bekasi?

Pastikan hanya mencari di 99.co/id, ya!




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts