Berita Ragam

Mitos dan Fakta Lintang Kemukus yang Hebohkan Warga Tuban | Benarkah Pertanda Buruk?

2 menit

Warga Tuban dihebohkan dengan munculnya lintang kemukus di langit pada Sabtu (10/10/2020). Benda langit yang sering disebut komet itu juga kerap dikaitkan dengan beragam mitos.

Lintang kemukus adalah garis sinar berwarna oranye yang dapat terlihat ketika melintas di langit.

Hal ini merupakan salah satu fenomena langit yang normal terjadi.

Namun, banyak masyarakat mempercayai bahwa munculnya komet ini sebagai pertanda buruk.

Berikut adalah penjelasan mitos dan fakta mengenai lintang kemukus.

Mitos Lintang Kemukus

lintang kemukus yang hebohkan warga Tuban

sumber: instagram @undercover.id

Banyak masyarakat Jawa percaya bahwa munculnya komet adalah pertanda adanya wabah penyakit.

Sementara, sebagian masyarakat Jawa lainnya percaya bahwa komet yang melintas adalah pertanda bahwa pasukan Nyi Roro Kidul sedang bergerak dari Laut Selatan ke Gunung Merapi atau Keraton Yogyakarta.

Namun, dalam buku Sejarah Kutha Sala: Kraton Sala, Bengawan Sala, Gunung Lawu yang ditulis R.M. Ng. Tiknopranoto dan R. Mardisuwignya, melintasnya lintang kemukus dapat ditafsirkan berdasarkan arah datangnya.

Arah Timur

Jika komet datang dari arah timur, dapat ditafsirkan bahwa ada raja yang sedang berbela sungkawa.

Secara bersamaan, rakyat pun menderita karena harga beras murah, namun harga emas sangat mahal.

Arah Tenggara

Kehadiran lintang kemukus dari arah tenggara sering dikaitkan dengan datangnya wabah penyakit.

Dalam situasi ini, banyak buah-buahan di sebuah daerah rusak dan banyak orang yang meninggal, sehingga sebagian orang memilih pindah dari daerah tersebut.

Arah Selatan

Komet yang muncul dari arah selatan kerap ditafsirkan sebagai kabar bahwa seorang raja meninggal.

Kemudian, hasil kebun di daerah tersebut akan melimpah.

Harga hasil pertanian dan peternakan pun akan menjadi murah.

Arah Barat Daya

Ketika komet datang dari arah barat daya juga sering diartikan bahwa seorang raja meninggal.

Selain itu, hasil kebun pun akan melimpah ruah, namun banyak kerbau dan sapi yang mati.

Arah Barat

Lintang kemukus yang melintas dari arah barat sering diartikan sebagai pertanda baik.




Dalam keadaan ini, masyarakat percaya bahwa seorang raja akan dinobatkan, harga padi murah, semua hasil pertanian subur, dan akan turun hujan dalam waktu lama.

Selain itu, orang yang mendapat penghasilan dari berdagang, akan mendapat untung besar dari bisnis.

Arah Barat Laut

Jika komet terlihat dari arah barat laut, sering diartikan bahwa ada perebutan kekuasaan dalam kerajaan.

Selain itu, banyak hewan ternak mati, hujan turun di musim yang salah, dan harga beras semakin mahal.

Arah Utara

Kemunculan komet dari arah utara sering dikaitkan dengan situasi pemerintahan yang tidak stabil.

Kemudian terjadi perang dan harga beras pun akan mahal.

Fakta Kemunculan Lintang Kemukus

fakta komet jatuh

Secara ilmiah, lintang kemukus atau komet tidak ada hubungannya dengan sejumlah mitos tersebut.

Mengutip dari detik.com, pakar dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Emanuel Sungging Mumpuni, mengatakan bahwa komet tersebut erat kaitannya dengan hujan meteor draconoid.

Hujan meteor draconoid adalah satu di antara dua hujan meteor yang terjadi pada bulan Oktober.

Letupan hujan meteor tersebut biasanya menghasilkan beberapa meteor setiap jam.

“Kebetulan memang beberapa hari terakhir itu sedang musim hujan meteor Draconid, jadi itu bisa jadi bagian dari fenomena hujan meteor tersebut. Tidak ada dampak bahayanya,” ujarnya.

Skenario Terburuk Melintasnya Lintang Kemukus

Satu-satunya potensi bahaya dari komet adalah jika lintasan benda langit tersebut berpotongan dengan orbit bumi.

Melansir Kompas.com, benda langit dengan diameter 10 km saja, dapat melepaskan energi besar dan membedaki sebagian bumi dengan material tumbukan komet.

Material tersebut juga berpotensi memblokir cahaya matahari.

Dengan begitu, tanaman pun terancam mati karena tidak dapat berfotosintesis.

Skenario terburuk ini disebut pernah melanda bumi pada 65 juta tahun lalu dan menyebabkan dinosaurus dan puluhan juta makhluk hidup punah.

***

Semoga artikel ini menambah wawasan kamu mengenai mitos dan fakta lintang kemukus ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari apartemen di Tangerang?

Bisa jadi One Parc Puri adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan apartemen idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts