Berita Berita Properti

Mengenal Apa Itu Hunian Transit Oriented Development dan Konsep yang Sesuai di Indonesia, Tertarik Tinggal di Sini?

3 menit

 

Salah satu konsep pengembangan kawasan yang saat ini mulai menjamur di Indonesia adalah Transit Oriented Development (TOD). Apakah kamu sudah tahu apa itu hunian TOD dan bagaimana konsepnya?

Property People, hunian TOD di luar negeri sudah berkembang cukup lama.

Negara-negara seperti Hong Kong, Prancis, Amerika Serikat, Jepang, hingga Belanda sudah menerapkan konsep yang satu ini.

Tak mau ketinggalan, konsep hunian TOD juga mulai marak dikembangkan di tanah air, lo.

Saat ini, hunian berbasis TOD dibangun di kota-kota besar Indonesia seperti DKI Jakarta dan wilayah suburban.

Director Research & Consultancy Savills Indonesia Dani Indra Bhatara mengatakan bahwa saat ini cukup banyak pengembangan properti dengan fokus hunian dekat angkutan umum berbasis rel yang diklaim sebagai TOD.

“Namun jika dilihat dari definisinya perlu ada komponen lain yang menunjang sebuah kawasan dapat dikatakan TOD,” kata dia pada 99.co Indonesia.

Lagi pula, pengembangan TOD di Indonesia sudah termaktub dalam Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek.

Lantas, apa sih TOD itu dan bagaimana konsep pengembangannya?

Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu TOD?

TOD adalah konsep pengembangan kawasan di dalam dan di sekitar simpul transit agar bernilai tambah yang menitikberatkan pada integrasi antarjaringan angkutan umum massal.

Apa itu TOD dijelaskan dalam Permen ATR No.16/2017 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Berorientasi Transit.

Melansir Transit Oriented Development Institute, TOD adalah konsep pengembangan hunian yang menggabungkan perencanaan wilayah, revitalisasi kota, dan lingkungan yang berorientasi pada pejalan kaki.

Di Indonesia, konsep TOD lumrah disebut sebagai hunian menempel dengan stasiun.

Dalam suatu lingkungan TOD, terdapat tempat tinggal yang dekat dengan stasiun transportasi massal, perkantoran, hingga pusat perbelanjaan.

Nah, dengan TOD maka para penghuni dapat memaksimalkan keberadaan transportasi umum seperti MRT, LRT, BRT, atau KRL dalam beraktivitas.

Kemudahan akses transportasi massal adalah salah satu keuntungan hunian TOD.

Salah satu contoh pengembangan hunian TOD adalah LRT City oleh Adhi Commuter Properti.

Konsep Transit Oriented Development

konsep tod

Sumber: Colliers Indonesia

Belum banyak yang tahu seperti apa konsep Transit Oriented Development (TOD) yang sebenarnya.

Sebagian orang menganggap kalau konsep TOD adalah hunian yang dekat dengan stasiun tanpa tahu radius atau jarak idealnya.

Padahal, tidak semua tempat tinggal yang dekat dengan stasiun dapat dikatakan TOD, lo.

Bisa saja hal tersebut adalah pengembangan Transit-Adjacent Development (TAD).

Menurut Dani, dalam pengembangan TOD perlu ada multimoda yang saling berdekatan dan saling memberikan sinergi.

Hal ini membuat kawasan tersebut mudah dijangkau dari berbagai lokasi dan mudah menjangkau kawasan lainnya di kota menggunakan berbagai moda transportasi umum.

Menurut Permen ATR No.16/2017, TOD memiliki konsep dengan jarak ideal mencapai 400 meter sampai dengan 800 meter dari simpul transit moda angkutan umum massal.

Simpul transit yang dimaksud adalah tempat yang diperuntukkan bagi pergantian intermoda dan antarmoda berupa stasiun kereta, terminal, pelabuhan laut, pelabuhan sungai dan danau, dan/atau bandara.

Hal ini karena tujuan utama TOD adalah meminimalkan penggunaan kendaraan pribadi dan bersifat effisen.

Konsep pengembangan TOD biasanya berupa kawasan campuran atau mixed use yang dilengkapi dengan residensial dan fasilitas komersial.

Kemudian, konsep pengembangan hunian TOD juga dirancang secara vertikal dan terdapat ruang terbuka hijau.

Dani mengatakan bahwa sejauh ini belum ada yang sepenuhnya memenuhi persyaratan untuk menjadi sebuah TOD.

Namun, hal ini tidak sepenuhnya salah karena pengembangan tersebut cenderung melihat pada hunian yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Misalnya dengan akses yang mudah, terhindar dari macet, dan dapat berpotensi mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi,” ujarnya.




Manfaat Hunian TOD

hunian tod adalah

perkim.id

Selain efisien, hunian TOD juga mempunyai manfaat lain.

Melansir TOD Development, salah satu manfaat TOD adalah mengatasi kemacetan di perkotaan dan menumbuhkan minat berjalan kaki.

Manfaat TOD:

  • Kemudahan akses transportasi dengan tempat tinggal, bekerja, dan rekreasi.
  • Peningkatan penumpang angkutan umum massal.
  • Mengurangi angka kemacetan lalu lintas dan kecelakaan mobil.
  • Pengurangan pengeluaran rumah tangga untuk transportasi.
  • Gaya hidup yang lebih sehat dengan lebih banyak berjalan kaki dan mengurangi stres.
  • Nilai properti yang lebih tinggi dan cenderung stabil.
  • Peningkatan lalu lintas pejalan kaki dan pelanggan untuk area bisnis.
  • Mengurangi polusi dan kerusakan lingkungan.

Perencanaan TOD di Indonesia

apa itu tod

som.com

Menurut Dani, saat ini belum sepenuhnya ada kawasan yang dapat dijadikan contoh TOD yang baik.

Namun, kata dia, pemerintah tetap mendorong konsep ini dengan harapan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengalihkannya ke penggunaan kendaraan umum yang nyaman.

Berdasarkan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek, direncanakan beberapa titik untuk pengembangan TOD di Indonesia.

Pengembangan TOD tersebut meliputi kawasan TOD kota, subkota, dan lingkungan.

1. DKI Jakarta

  • TOD Kampung Rambutan
  • TOD Blok M
  • TOD Lebak Bulus
  • TOD Dukuh Atas
  • TOD Tanjung Priok
  • TOD Grogol
  • TOD Rawa Buaya
  • TOD Jakarta Kota
  • TOD Cawang-Cikoko
  • TOD Pasar Senen
  • TOD Tanah Abang
  • TOD Kawasan Stasiun Tanjung Barat
  • TOD Kawasan Stasiun Juanda
  • TOD Harmoni
  • TOD Mangga Dua
  • TOD Manggarai
  • TOD Cibubur
  • TOD Pancoran

2. Kota Depok

  • TOD Depok Baru
  • TOD Cinere
  • TOD Kawasan Stasiun Pondok Cina
  • TOD Jatijajar
  • TOD Citayam

3. Kota Bekasi

  • TOD Kawasan Stasiun Bekasi Timur
  • TOD Stasiun Bekasi
  • TOD di beberapa stasiun LRT

4. Kab. Bekasi

  • TOD Cikarang-Jababeka
  • TOD Kawasan Stasiun CIkarang
  • TOD Cikarang Selatan
  • TOD Tambun

5. Kota Bogor

  • TOD Baranangsiang
  • TOD Kawasan Stasiun Bogor-Paledang
  • TOD Sukaresmi
  • TOD Tanah Baru
  • TOD Bubulak
  • TOD Kertamaya
  • TOD Mulyaharja

6. Kab. Bogor

  • TOD Cibinong
  • TOD Bojonggede
  • TOD Gunung Putri

7. Kota Tangerang

  • TOD Poris Plawad
  • TOD Stasiun Tangerang
  • TOD Ciledug
  • TOD Palem Semi

8. Kab. Tangerang

  • TOD Balaraja
  • TOD Tigaraksa
  • TOD Ciasuk
  • TOD Cikoya

9. Kota Tangerang Selatan

  • TOD Jurangmangu-Ciputat
  • TOD Rawa Buntu
  • TOD Pondok Cabe
  • TOD Sudimara
  • TOD Pondok Ranji
  • TOD Serpong

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com jika kamu sedang mencari rumah impian.

Temukan segala kemudahan dalam mencari hunian karena kami #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga, salah satunya Alexandria Premiere Cimanggis!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts