Berita Berita Properti

Untuk Generasi Milenial, Mending Rumah Subsidi atau Komersil? Ini Jawabannya!

3 menit

Kamu termasuk sebagai generasi milenial dan sedang bingung memikirkan mending rumah subsidi atau komersil? Jangan khawatir, 99.co punya jawabannya! Simak penjelasannya di sini!

Memiliki sebuah rumah di usia muda merupakan mimpi banyak orang.

Sayangnya, mimpi ini tidak mudah digapai.

Banyak rintangan yang menghalang, seperti harga rumah melambung dan unitnya yang habis diborong orang.

Salah satu solusi mendapatkan rumah dikala masih muda adalah dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah.

Ya, demi memudahkan masyarakat, pemerintah telah meluncurkan program rumah subsidi yang sudah berjalan dari tahun 2010.

Program tersebut dikenal dengan nama Fasiltas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, atau FLPP.

Program FLPP bisa dimanfaatkan bagi para masyarakat muda yang berniat memiliki rumah.

Lalu, bagaimana dengan rumah komersil biasa?

Jika dibandingkan dengan rumah subsidi, apakah lebih baik dan menguntungkan?

Untuk menjawab pertanyaan mending rumah subsidi atau komersil, jangan lewatkan artikel di bawah ini!

Mending Rumah Subsidi atau Komersil? Faktor Apa yang Perlu Dipikirkan?

ilustrasi rumah subsidi guru

sumber: propertiterkini.com

Secara singkat, rumah komersil adalah hunian yang dibangun oleh pengembang dengan fasad seragam.

Sementara itu, rumah subsidi adalah program hunian sejuta rumah yang dibangun oleh pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan.

Perbedaan juga terlihat pada skema jual beli rumah.

Dalam skema FLPP, milenial yang mendaftarkan diri akan mendapatkan bunga kredit tetap sampai akhir masa tenor.

Hal ini berbeda dengan skema rumah komersil yang mengikuti naik turun perkembangan suku bunga perbankan (BI).

Untuk lebih memudahkan keputusan kamu, mari kita bagi perbedaan rumah komersial dan subsidi dari 3 segi.

1. Segi Bangunan

Apabila kamu mencari rumah berukuran luas, kamu mungkin akan lebih menyukai rumah komersial.

Ukuran rumahnya jauh lebih luas dari rumah subsidi yang biasanya tidak lebih dari 33 m2.

Selain itu, kualitas bangunan pun berbeda.

Rumah subsidi cenderung membutuhkan renovasi tambahan agar layak huni, sedangkan rumah komersial sudah siap huni.

Perlu diketahui, untuk kamu yang memilih rumah subsidi, jangan langsung berpikir bisa direnovasi, ya.

Pasalnya, tidak semua rumah subsidi bisa dirombak sesuai keinginan.

Di beberapa daerah, pemerintah melarang pembangunan rumah subsidi demi menjaga kerapian tata ruang dan tampilan kompleks.




2. Segi Peruntukan

gambar rumah mewah

sumber: houseplanss.com

Saat bertanya mending rumah subsidi atau komersil, kamu juga perlu memikirkan segi peruntukannya.

Rumah subsidi dibangun khusus untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Apabila budget yang kamu miliki seret, ada baiknya jika kamu memilih rumah subsidi saja.

Ini merupakan pilihan yang lebih tepat mengingat gaji para milenial yang berada di sekitar Rp5-8 juta.

Namun, jika kamu memiliki anggaran membeli rumah yang lebih, rumah komersial bisa menjadi pilihan terbaik kamu!

3. Segi Harga

mending rumah subsidi atau komersil

sumber: 99.co/id

Sebelumnya kita membahas mending rumah subsidi atau komersil dari segi peruntukan pembuatan.

Hal tersebut bersangkut paut dengan dana yang kita punya untuk membeli rumah.

Dengan kualitas pembangunan yang jauh berbeda, kedua jenis rumah ini memiliki jarak harga yang terpaut jauh berbeda.

Mengutip Keputusan Menteri PUPR Nomor 242/KPTS/M/2020 lewat artikel Kontan, harga rumah subsidi berada di Rp100 jutaan.

Pada keputusan tersebut, tertera bahwa pembagian harga rumah subsidi 2021 dibagi menjadi 5 lokasi.

Berikut adalah harga selengkapnya:

  • Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi): Rp150.500.000
  • Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi): Rp168.000.000
  • Sumatra (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai): Rp150.500.000
  • Sulawesi: Rp156.500.000
  • Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu: Rp168.000.000
  • Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara: Rp168.000.000
  • Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas): Rp156.500.000
  • Kepulauan Anambas: Rp168.000.000
  • Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu): Rp164.500.000
  • Papua dan Papua Barat: Rp219.000.000

***

Bagaimana, sebagai seorang milenial, apakah kamu lebih memilih rumah subsidi atau komersial?

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang berniat membeli rumah idaman dan strategis seperti Pesona Rorotan, langsung kunjungi 99.co/id, ya!




Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts