Berita Ragam

Mengenal Karakteristik dan Manfaat Pupuk SP 36 untuk Tanaman. Melengkapi Unsur Hara!

2 menit

Tahukah kamu apa saja manfaat pupuk SP 36 untuk tanaman? Kalau belum tahu, simak penjelasannya di sini, yuk!

Pemupukan menjadi salah satu proses penting dalam meningkatkan serta mempercepat hasil produksi tanaman.

Saat ini, sudah ada banyak sekali inovasi pupuk, mulai dari pupuk organik sampai dengan pupuk kimia.

Di antara banyaknya jenis pupuk kimia yang beredar di pasaran, pupuk SP 36 jadi salah satu jenis pupuk kimia yang populer.

Pupuk SP 36 adalah pupuk kimia yang terbuat dari bahan asam fosfor (fosfat) alam dan sulfat.

Fosfor sendiri berperan sebagai unsur hara makro yang penting untuk proses pertumbuhan tanaman.

Sebelum menggunakan pupuk SP 36, sebaiknya ketahui dulu seluk-beluk pupuk ini!

Karakteristik Pupuk SP 36

pupuk sp 36

Pupuk SP 36 mengandung fosfor dalam bentuk P2O5 sebanyak 36 persen dengan bentuk butiran atau granular berwarna abu-abu.

Dengan kandungan tersebut, pupuk SP 36 berperan penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman, khususnya yang berkaitan dengan unsur hara fosfor.

Perlu diketahui, pupuk SP 36 cukup sulit larut dalam air dan bereaksi lambat.

Oleh karena karakteristiknya tersebut, pupuk SP 36 diaplikasikan pada saat awal masa tanam sebagai pupuk dasar.

Pupuk SP 36 tergolong sebagai pupuk kimia, tapi reaksi yang terbentuk tergolong netral, tidak membakar, dan tidak bersifat higroskopis.

Manfaat Pupuk SP 36

1. Mengangkut Energi Hasil Metabolisme dalam Tanaman

Kandungan fosfor pupuk SP 36 memberikan banyak manfaat bagi tanaman, salah satunya membantu proses metabolisme.

Sama halnya seperti hewan maupun manusia, ketika metabolisme terjaga dengan baik, maka tanaman dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Di samping itu, dalam proses metabolisme tersebut, tanaman akan menghasilkan metabolit sekunder yang berfungsi hal-hal yang bisa mengancam kelangsungan hidup tanaman.

2. Mempercepat Pembentukan Biji

Manfaat pupuk SP 36 yang tak kalah penting adalah membantu mempercepat pembentukan biji.

Pembentukan biji ini merupakan bagian dari proses reproduksi pada tanaman berbiji.

3. Merangsang Pertumbuhan Akar

Unsur fosfor dalam tanah berperan penting dalam merangsang pertumbuhan akar, terutama akar benih dan tanaman muda.




Dengan mengaplikasikan pupuk SP 36, maka tanaman akan memiliki pertumbuhan akar yang lebih baik dan kuat.

4. Merangsang Pembungaan dan Pembuahan

Fosfor berfungsi sebagai bahan mentah untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman, salah satunya membantu merangsang pembungaan dan pembuahan.

Ketika tanaman mendapatkan kandungan fosfor yang cukup, proses pembungaan dan pembuahannya pun pasti akan lebih cepat.

5. Merangsang Pembelahan Sel Tanaman dan Memperbesar Jaringan Sel

Manfaat pupuk SP 36 pada tanaman juga bisa merangsang pembelahan sel serta memperbesar jaringan sel.

Hal ini tentu akan memberikan dampak yang sangat baik terhadap pertumbuhan tanaman itu sendiri.

6. Mempercepat Panen

Selain untuk menguatkan tanaman, pupuk SP 36 juga berfungsi untuk mempercepat panen seperti halnya pupuk pada umumnya.

Cara Menggunakan Pupuk SP 36

Pengaplikasian pupuk SP 36 terbilang mudah, tapi ada beberapa ketentuan yang perlu dipahami.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pupuk SP 36 diaplikasikan pada awal masa tanam sebagai pupuk dasar dengan cara mencampurkan pupuk dengan media tanam.

Di samping itu, untuk tanaman musiman, pupuk SP 36 bisa diaplikasikan pada awal atau akhir tahun musim hujan atau setelah masa panen.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak informasi menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Kunjungi dari sekarang dan temukan hunian favoritmu, salah satunya Griya Reja Residence!




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts