Berita Ragam

5 Langkah Memulai Bisnis Tanaman Hias yang Menguntungkan Disertai Tips bagi Pemula

3 menit

Bisnis tanaman hias merupakan salah satu peluang usaha yang bisa kamu pertimbangkan karena cukup menggiurkan, bahkan dengan modal yang tidak terlalu besar. Jika tertarik, simak cara dan tips lengkapnya pada artikel ini!

Usaha tanaman hias terus diminati dan tak pernah surut, Sahabat 99.

Bisnis tanaman hias tergolong peluang usaha menjanjikan dan menggiurkan jika dijalani dengan tekun.

Bahkan, kamu bisa melakukan semuanya serba sendiri mulai dari pembibitan sampai penjualannya.

Jadi, kamu tidak butuh banyak modal besar.

Dalam menjual tanaman hias, jenis yang bisa ditawarkan adalah tanaman hias bunga, daun, buah,  dan tanaman hias batang.

Ada banyak beberapa jenis tanaman hias yang bisa kamu jual.

Mulai dari adenium, aglaonema, euphorbia, anthurium, anggrek, begonia, bonsai, keladi hias, dan palem-paleman.

Hanya saja, sebelum memulai usaha tersebut, ada banyak pengetahuan dan keterampilan yang harus kamu pelajari.

Jadi, bisnis ini tentu tidak bisa dijalankan sembarangan.

Apalagi, bagi seorang pemula.

Untuk mengetahui lebih jauh, yuk simak tips bisnis tanaman hias supaya menguntungkan berikut ini.

Cara Bisnis Tanaman Hias yang Menguntungkan

1. Bisnis Tanaman Hias Butuh Pengetahuan

sumber: cashlez.com

Melansir dari berbagai sumber, bisnis tanaman hias harus dibarengi dengan pengetahuan yang cukup.

Apalagi bagi seorang pemula atau siapa pun yang baru memulai bisnis ini.

Sulit rasanya jika ingin memulai, akan tetapi sama sekali tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang tanaman itu sendiri.

Jadi, kenali lebih jauh tentang seluk beluk tanaman hias.

Mulai dari jenis, cara perawatan, dan harga jual tanaman hias tersebut.

Di pasaran, untuk harga tanaman hias tertentu ada yang mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Semua tergantung dari bentuk dan tingkat kesuburan serta pertumbuhan tanaman.

Namun, untuk yang baru memulai sebaiknya sediakan tanaman hias yang harganya relatif terjangkau.

2. Lokasi Strategis untuk Bisnis Tanaman Hias

usaha tanaman hias

sumber: makeinbusiness.com

Melansir maxmanroe, bisnis tanaman hias harus memperhatikan lokasi penjualannya.

Lokasi bisa menjadi salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis ini.

Sudah tentu lokasi yang potensial adalah lokasi yang ramai atau mudah dijangkau oleh calon konsumen.

Namun, jika terpaksa tidak memiliki lokasi seperti kualifikasi tersebut, kamu bisa memanfaatkan yang ada terlebih dahulu.

Contohnya adalah membuka usaha tanaman hias rumahan.

Namun, ppertimbangkan luas area yang akan dimanfaatkan untuk usaha.

Ini karena berbisnis tanaman hias sedikit membutuhkan area yang lebih luas.

Selain itu, perhatikan kesesuaian suhu dengan tanaman hias supaya tanaman yang dijual tersebut tumbuh dengan baik.

3. Pemilihan Jenis Tanaman Hias

bisnis tanaman hias

sumber: fastcompany.com

Masih menurut situs yang sama, pemilihan tanaman hias yang tepat bisa menjadikan bisnis yang menguntungkan.

Ada banyak jenis tanaman hias yang bisa menjadi komoditi bisnis yang menjanjikan.

Jika kamu memilih bunga sebagai bisnis yang akan ditekuni, maka pilihlah bunga yang memiliki daya jual stabil dan tidak hanya musiman.

Selain itu, biaya perawatan dalam merawat tanaman hias juga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan.




Namun, jika dirasa terlalu berat dalam mengelola beberapa jenis bunga sekaligus, kamu bisa memulainya dengan fokus terlebih dahulu dengan satu atau dua jenis tanaman hias.

Setelah ada perkembangan yang bagus, kamu bisa menambah jenis tanaman hias baru.

4. Persiapkan Media Tanam

media tanam tanaman hias

sumber: planetnatural.com

Media tanam adalah hal utama dalam berbisnis tanaman hias.

Media tanam yang berkualitas akan bisa menjaga tanaman tetap subur dan segar.

Jadi, pahami juga berapa kebutuhan media tanam untuk tanaman yang dipersiapkan.

Seberapa besar kebutuhan akan media tanam, bagaimana efisiensi dan efektifitasnya juga harus kamu ketahui dengan saksama.

Jika kamu sudah mampu membuat media tanam sendiri, maka akan jauh lebih bagus dan bisa lebih meminimailisir biaya dalam persiapan bisnis tanaman hias.

5. Promosi dan Pemasaran

usaha tanaman hias rumahan

sumber: fastcompany.com

Promosi dan pemasaran adalah hal yang wajib dalam usaha tanaman hias.

Kamu bisa melakukannya secara daring melalui media sosial.

Kenalkan tanaman hias yang kamu jual ke teman-teman sekitar atau komunitas pencinta tanaman.

Buat semenarik mungkin tanaman tersebut, misalnya, menggunakan tampilan pot yang cantik dan aesthetic.

Tips Bisnis Tanaman Hias

Sahabat 99, usaha tanaman hias memang susah-susah gampang terutama untuk pemula.

Setelah mengetahui langkah apa saja yang harus dilakukan, ketahui juga tips memulai bisnis tanaman hias.

Tips bisnis tanaman hias:

  • Rawat tanaman hias yang kamu jual sebaik mungkin
  • Tentukan arah penjualan dengan mengidentifikasi target pasar apakah semua kalangan atau tertentu saja
  • Selain tanaman hias, kamu juga sebaiknya menjual berbagai hal yang berkaitan dengan tanaman seperti pot, pupuk, dan tanah
  • Cari bibit tanaman yang bagus untuk kemudian diperbanyak dengan metode stek untuk menekan modal

Jenis Tanaman Hias Populer

Kalau kamu tertarik usaha tanaman hias, ada beberapa rekomendasi jenis tanaman hias yang bisa kamu pilih.

Mulai dari tanaman hias bunga, tanaman hias daun, hingga tanaman hias batang.

Semua itu bisa kamu pilih dan pertimbangkan.

Tanaman hias populer:

  • Bunga anggrek
  • Bunga melati
  • Lidah mertua
  • Bunga mawar
  • Sirih gading
  • Paku tanduk rusa
  • Aglonema
  • Janda bolong
  • monstera
  • Bonsai
  • Kaktus
  • Palem bambu
  • Jenggot musa

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi menarik lainnya hanya Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian impian.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga, salah satunya Perumahan Alexandria Premiere Cimanggis!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts