Cerita Kita

Kisah Pemilik Rumah Silang Membeli Hunian Mereka. Butuh Waktu hingga 10 Tahun!

2 menit

Inilah kisah inspiratif pemilik Rumah Silang yang butuh waktu lama untuk membeli hunian mereka. Tengok kisahnya pada artikel berikut ini!

Dalam mewujudkan rumah impian, banyak lika-liku yang harus dirasakan.

Sebagian orang sempat merasakan sulitnya mencari lokasi yang tepat untuk tempat tinggal mereka.

Lalu, sebagian orang lainnya harus menunggu dalam jangka waktu yang lama untuk bisa membeli rumah yang mereka inginkan.

Hal ini yang dialami oleh Calsaria dan suami.

Pasangan suami istri tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 10 tahun dalam proses mencari hunian impian keduanya.

Setelah melewati proses yang sangat panjang, keduanya berhasil membeli sebuah rumah di YVE Habitat Limo, Depok.

Rumah sebut mempunyai luas tanah 79 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 110 meter persegi.

Kepada tim Berita 99.co Indonesia, wanita yang kerap disapa Ria ini membagikan kisahnya membeli rumah yang diberi nama Rumah Silang.

Yuk, simak kisah selengkapnya di bawah ini!

Butuh Waktu yang Sangat Lama

proses awal bangun rumah silang

Proses mencari hunian yang tepat memang butuh waktu yang sangat lama.

Ini dilakukan agar rumah yang nantinya dibeli memang sesuai dengan keinginan dan pemilik tidak menyesal di kemudian hari.

Kondisi tersebut yang sempat dialami pemilik Rumah Silang.

Calsaria menceritakan bahwa ia dan sang suami butuh waktu kurang lebih selama 10 tahun untuk proses pencarian rumah mereka.

Saat itu, keduanya mempertimbangkan soal pemilihan lokasi serta apakah akan membangun sendiri dengan membeli tanah terlebih dahulu atau membeli di perumahan melalui developer.

“Akhirnya, kami memutuskan untuk membeli rumah di klaster atau perumahan karena pertimbangan fasilitas dan lingkungan untuk tumbuh kembang anak,” tutur Ria ketika diwawancara oleh Tim Berita 99.co Indonesia, Senin (26/06/2023).

Selama proses pencarian tersebut, wanita yang kini bekerja sebagai karyawan ini mengalokasikan dana khusus untuk membeli rumah.

Dari tabungan yang dikumpulkan dalam waktu yang cukup lama, ia dan suami mampu membeli rumah melalui developer dengan cara cash.

“Untuk proses pembelian Rumah Silang, perkiraan biaya (yang dikeluarkan) Rp1-1,5 miliar,” tambahnya.

Untung Rugi Membeli Rumah dengan Cara Cash

kisah rumah silang dibeli cash



Saat ini, kebanyakan orang memilih untuk membeli rumah lewat kredit pemilikan rumah atau (KPR).

Pemilik Rumah Silang termasuk sedikit orang yang memutuskan untuk membeli rumah secara cash.

Terkait hal tersebut, Calsaria mengungkapkan bahwa pembelian rumah dengan cara cash punya untung ruginya tersendiri dibanding lewat KPR.

Menurut Ria, ada sejumlah keuntungan yang ia dapat ketika membeli Rumah Silang secara tunai.

Keuntungan pembelian rumah secara cash adalah bisa mendapat potongan yang lumayan besar dan mendapatkan bonus seperti AC atau barang yang lain,” ujar Ria.

Proses Pembangunan Rumah Silang

tampilan rumah silang

Setelah dibeli secara tunai, Calsaria dan suami harus menunggu lagi untuk proses pembangunan rumah yang mereka beli.

Pembangunan rumah kedua pasangan suami istri tersebut memakan waktu yang tak sedikit.

“Proses pembangunan rumah sekitar 15 bulan,” kata wanita yang kini berusia 36 tahun tersebut.

Setelah rampung, Calsaria dan suami sepakat untuk menamai hunian mereka dengan nama Rumah Silang.

Ketika ditanya soal filosofi dari nama tersebut, Ria mengungkapkan alasannya.

Silang adalah nama belakang keluarga, kami berharap rumah ini menjadi rumah tumbuh untuk keluarga silang di mana rumah ini bisa menjadi tempat untuk kami saling berkumpul dan berinteraksi, melepas lelah, dan juga menunjukkan jati diri kami,” tambahnya.

***

Semoga pembahasan kisah Rumah Silang di atas bisa bermanfaat lebih bagi Property People, ya.

Simak terus artikel instagramer lainnya dengan mengakses Berita.99.co dan Google News kami.

Akses  www.99.co/id sekarang juga karena membeli rumah kini bisa #SegampangItu.

**sumber foto: dokumentasi pribadi @rumah.silang




Emier Abdul Fiqih P

Menjadi penulis di 99 Group sejak 2022 yang berfokus pada artikel properti, gaya hidup, dan teknologi. Lulusan S2 Linguistik UPI ini sempat berprofesi sebagai copy editor dan penyunting buku. Senang menonton film dan membaca novel di waktu senggang.
Follow Me:

Related Posts