Berita Ragam

Kisah Polisi Menyamar Jadi Pemulung demi Tangkap Buronan Kasus Pencurian. Sampai Tinggal di Kolong Jembatan!

2 menit

Ada kisah unik dari anggota Kepolisian Daerah (Polda) Lampung. Demi menangkap buronan kasus pencurian, para polisi menyamar jadi pemulung yang mencari barang rongsokan. Berikut kisah lengkapnya!

Polisi yang melakukan penyamaran merupakan bagian dari Tim Resmob Subdit III Jatanras Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung.

Sementara, buronan yang diincar adalah SR (26) alias Rian.

Ia merupakan pelaku pencurian di rumah perwira polisi sekitar tiga tahun lalu.

Yuk, simak kisah polisi menyamar jadi pemulung selengkapnya berikut ini!

Kisah Polisi Menyamar Jadi Pemulung di Lampung

kisah penyamaran polisi jadi pemulung

Sumber: suara.com

Di tahun 2019, SR menjadi tersangka kasus pembobolan rumah milik AKBP Betty.

Ia mengambil sejumlah barang berharga yang meliputi ponsel hingga uang tunai.

Kerugian yang terjadi kala itu menurut mencapai puluhan juta rupiah.

“Pelaku masuk sekitar pukul 05.00 WIB, naik ke lantai dua, lalu mencuri barang berupa dua unit ponsel, jam tangan, dan dompet,” jelas Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes, Zahwani Pandra Arsyad, dilansir dari kompas.com, Senin (26/9/2022).

Setelah itu, SR menghilang sehingga pihak kepolisian kesulitan untuk menangkapnya.

Berdasarkan kabar yang beredar, ia kembali ke kampung halamannya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Namun, beberapa pekan lalu polisi akhirnya menemukan jejak keberadaan buronan satu ini.

“Pelaku sudah lama jadi DPO, sejak tahun 2019. Anggota berhasil mengetahui keberadaannya setelah mengadakan penyelidikan,” jelas Pandra lebih lanjut.

Menurut informasi, SR baru kembali ke Bandar Lampung dan bersembunyi di kolong jembatan.

Hal inilah yang membuat para anggota polisi memutuskan untuk menyamar jadi pemulung.

Mereka ikut tinggal di kolong jembatan kawasan Jalan Radin Inten, Kecamatan Tanjung Karang Pusat.

Tujuan utama penyamaran ini adalah untuk memantau pergerakan SR dengan lebih cermat.




Terjadi Perlawanan saat Penangkapan

polisi menyamar jadi pemulung tangkap buronan

Sumber: kompas.com

Selama beberapa hari, tim Resmob yang melakukan operasi penyamaran memantau aktivitas SR.

Barulah setelah gerak-gerik SR terbaca, mereka merencanakan penangkapan.

Polisi menyergapnya ketika sedang memasak di kolong jembatan.

Sayangnya, terjadi perlawanan dari tersangka sehingga polisi harus melepaskan tembakan.

SR melawan petugas dengan menggunakan batu dan mencoba lari sehingga polisi lantas menembak kedua kakinya.

“Tersangka dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat di lakukan penangkapan,” jelas Direktur Ditreskrimum Polda Lampung Kombes, Muslimin Ahmad, dilansir dari suara.com, Senin (26/9/2022).

Pihak kepolisian sendiri menegaskan bahwa respon mereka sangat tegas dan terukur.

Selain itu, SR langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan dari tenaga medis.

***

Itu dia kisah unik polisi menyamar jadi pemulung, Property People.

Temukan artikel menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan hunian impian.

Tersedia berbagai penawaran properti menarik, salah satunya Podomoro Golf View.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts