Cerita Kita

Kisah Membangun Rumahjans, Merenovasi Total Rumah Tua Menjadi Rumah Tumbuh!

3 menit

Merenovasi total sebuah rumah bukanlah sebuah keputusan mudah, sebab ada sejumlah hal yang perlu matang-matang dipikirkan. Seperti kisah Laili dan suami, keduanya memutuskan untuk merenovasi total sebuah rumah tua untuk kemudian digantikan dengan bangunan yang lebih modern dan nyaman—rumah itu dinamai Rumahjans!

Di balik megahnya Rumahjans dengan wujud fasadnya yang unik, terdapat kisah menarik untuk dibicarakan.

Rumah yang berdiri di atas lahan seluas 147, m2 dengan luas bangunan 109 m2 ini dibangun dari hasil renovasi total.

Menyoal “renovasi total” sebuah rumah, pasti tak sedikit orang yang berpikir betapa sulitnya melakukan hal itu karena memang ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dengan baik.

Hal-hal yang dimaksud seperti persiapan bujet, konsultasi ke arsitek, memilih kontraktor, hingga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tertarik dengan kisah pembangunan Rumahjans?

Kepada Berita 99.co, Laili berbagi kisah tentang bagaimana ia dan sang suami membangun Rumahjans, sebuah hunian impian hasil dari merenovasi total sebuah rumah tua.

Kisah Rumahjans

rumah tua renovasi

Rumahjans awalnya adalah sebuah rumah tua peninggalan nenek dari suami yang terletak di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur

Sepeninggal sang nenek pada 2014 silam, ayah mertua Laili sebagai ahli waris sengaja membiarkan rumah tersebut kosong tak dihuni sekitar 7 tahun lamanya.

Meskipun dibiarkan kosong, rumah peninggalan tersebut secara rutin dibersihkan setiap seminggu sekali, karena letaknya pun bersebelahan dengan rumah mertua Laili.

Pada saat itu, Laili dan sang suami masih tinggal bersama dengan orang tua.

Sempat ada keinginan untuk membeli rumah di kota karena aksesnya lebih mudah, tapi mereka mengurungkan niat tersebut karena melihat kondisi orang tua yang sudah sepuh.

Akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal bersebelahan dengan orang tua, yakni menghuni rumah peninggalan sang nenek.

“Ayah mertua sebagai hak waris memberikan tanah tersebut kepada kami dan untuk proses peralihan kepemilikannya kini sedang dalam proses,” kata Laili kepada Berita 99.co Indonesia, Jumat (25/11/2022).

Bertahun-tahun tak dihuni, kondisi rumah tersebut sudah tak layak huni karena bangunanya sudah rapuh dan rawan.

Renovasi total kemudian jadi pilihan, meskipun hal tersebut terasa berat karena di rumah itu tersimpan banyak kenangan.

“Pastinya da rasa berat terhadap kenangan yang ada di rumah lama tersebut. Rasanya sayang untuk kami bongkar bangunan tersebut karena terdapat kenangan bersama keluarga suami. Namun bagaimanapun, bangunannya sudah rapuh dan tidak aman bila kami tempat,” ungkapnya.

Perjalanan Merenovasi Total Sebuah Rumah Tua

rumahjans

Di awal tahun 2021, Laili dan sang suami berkonsultasi dengan arsitek untuk kemudian dibuatkan desain yang sesuai keinginan berikut RABnya.

Rumah lama kemudian dibongkar total, dari ukuran lebar depan 15 m, hanya diambil 6,7 m.

Mereka hanya mengambil 6,7 m, karena kondisi bagian tersebut memang sudah rapuh dan harus dibongkar total.

“Sedangkan untuk sisa bangunan yang tidak dibongkar, itu karena bangunannya masih baik, dari temboknya dan kayu-kayu jatinya,” tutur Laili.

Tak lama setelah itu, tepatnya pada tanggal 29 Juli 2021, mereka melakukan peletakan batu pertama untuk membangun Rumahjans.

Perihal tukang bangunan dan material diserahkan sepenuhnya kepada pihak kontraktor.




Pada bulan Oktober, proses pembangunannya sudah masuk ke tahap pengecoran dak lantai 2.

Proses pembangunan Rumahjans tergolong cepat, sebab pada awal bulan Desember sudah memasuki tahap finishing dan rampung pada Maret 2022.

Dibandingkan dengan rumah lama, hasil renovasinya memiliki ruangan dan area yang lebih banyak, yakni 4 kamar tidur, 2 kamar mandi, musala, dapur, ruang tamu, ruang keluarga, dan taman indoor.

“Selama proses pembangunan, alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti karena kontraktor kami secara rutin turun tangan langsung ke lokasi 3 kali seminggu untuk mengecek progres pembangunan,” ungkapnya.

Kendala yang dihadapi selama proses pembangunan hanya pengerjaan yang sering terhenti karena musim hujan.

Untuk membangun rumah ini, total biaya yang dihabiskan sekitar Rp550 juta, sudah termasuk dak cor lantai 2 dan struktur bangunan.

Mengusung Konsep Rumah Tumbuh

fasad unik

Laili dan suami berpikir jauh ke depan terkait hunian impian yang mereka wujudkan.

Rumah ini mengusung konsep rumah tumbuh yang pembangunannya bisa dilanjutkan di kemudian hari ketika ingin melakukan penambahan bangunan.

“Rumahjans memang kami konsep menjadi rumah tumbuh. Jadi dari awal kami menyiapkan material dan struktur bangunan rumah untuk 2 lantai,” ungkap Laili.

Dengan demikian, jika suatu saat ingin melanjutkan pembangunan lantai 2, mereka tidak perlu lagi melakukan pembongkaran.

Pengerjaan dak cor tersebut memakan biaya yang tak sedikit, sebab dalam prosesnya menggunakan mixer truck dan pump truck untuk pengecoran menyeluruh.

Hasil merenovasi total rumah tua peninggalan sang nenek ini membuat Laili dan suami merasa puas.

Mereka pun aktif membagikan kisah perjalanan dan keseharian di rumah mereka melalui akun Instagram @rumahjans.

“Kami merasa sangat puas dengan hasil akhir Rumahjans sekarang ini dan juga kami puas dengan hasil kerja tim kontraktor. Keinginan awal kami untuk memiliki hunian dengan fasad ikonik dan hunian dengan cat warna putih, serta sirkulasi udara yang baik dapat tercapai,” tutur Laili.

***

Itulah kisah inspiratif renovasi rumah total dari Rumahjans.

Baca artikel menarik lainnya hanya di berita.99.co.

Agar tak ketinggalan informasi, jangan lupa ikuti Berita 99.co di Google News.

Kalau sedang mencari hunian, dapatkan rekomendasi terbaiknya di www.99.co/id dan Rumah123.com.

Cari hunian jadi lebih mudah, karena kini kami #AdaBuatKamu

**sumber foto: dokumentasi Rumahjans




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts