Berita Ragam

Krisis Pangan di Korea Utara, Kim Jong Un Minta Warga Tahan Lapar dan Makan Daging Angsa Hitam sampai Tahun 2025

2 menit

Saat ini, Korea Utara tengah menghadapi krisis pangan. Melihat hal itu, Kim Jong Un meminta warganya untuk mengurangi makan dan menjadikan angsa hitam sebagai bahan makanan.

Masyarakat Korea Utara tengah berada dalam krisis pangan.

Krisis pangan ini telah terjadi sejak Juni 2021, menyusul ditutupnya perbatasan akibat pandemi Covid-19.

Keadaan tersebut makin parah ketika kini negara tersebut mendekati musim dingin, di mana produksi pangan cenderung menurun drastis.

Sebagai pemimpin negara, Kim Jong Un telah mengeluarkan perintah untuk mengamankan setiap butir beras dan mencurahkan upaya habis-habisan untuk mendorong pertanian.

Apa saja upaya yang dilakukan Kim Jong Un dalam menghadapi krisis pangan di Korea Utara ini?

Langsung saja simak ulasannya di bawah ini!

Krisis Pangan di Korea Utara

Kim Jong Un Minta Warga Makan Daging Angsa Hitam

Awal bulan November, laporan penyelidik PBB mengatakan bahwa sekitar 40 persen warga Korea Utara mengalami kerawanan pangan bahkan sebelum pandemi.

Pembatasan ketat yang diberlakukan dalam dua tahun terakhir telah menempatkan negara itu pada risiko kelaparan.

Laporan tersebut menyoroti bagaimana pembatasan perjalanan antarkota, penutupan perbatasan, dan pembatasan impor barang-barang yang tidak penting yang telah memengaruhi rantai pasokan makanan di negara itu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah setempat menyuruh warganya untuk mengurangi makan dan menjadikan angsa hitam sebagai bahan pangan.

Melansir laman dailymail.co.uk, warga Korea Utara telah diperingatkan untuk makan sedikit sampai negara tersebut membuka kembali perbatasannya dengan China pada tahun 2025.




Korea Utara diketahui menutup perbatasannya dengan China pada Januari 2020 sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona.

Awal pekan ini media pemerintah Korea Utara telah mempromosikan daging angsa dan mendorong pengembangbiakan angsa hitam sehingga bisa menjadi sumber protein yang layak.

Bagaimana Rasa Daging Angsa Hitam?

angsa hitam

sumber: ft.com

Dalam sebuah surat kabar partai berkuasa di Korea Utara, Rodong Sinmun pada Senin, 25 Oktober 2021 menyebutkan kalau daging angsa hitam tak hanya enak tetapi juga menyehatkan.

“Daging angsa hitam itu enak dan memiliki nilai obat,” demikian pernyataan yang tertulis di surat kabar tersebut.

Media tersebut melaporkan, daging angsa hitam mengandung banyak protein serta zat kesehatan seperti imunoglobulin, asam linoleat, dan senyawa dengan sifat antikanker.

Selain itu, partai tersebut menambahkan, pembiakan angsa hitam dalam skala industri juga berkontribusi untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.

Otoritas negara itu juga mengimbau sekolah, perusahaan, dan industri lainnya untuk menanam makanan dan membudidayakan ikan.

Upaya tersebut perlu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan pangan diri sendiri serta mengimbau untuk mengurangi jumlah makan.

***

Itulah alasan mengapa Kim Jong Ung yang meminta warga Korea Utara untuk makan daging angsa hitam.

Baca artikel menarik dan terbaru lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan seperti di The Accent Bintaro?

Pastikan hanya mencari di 99.co/id, ya!




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts