Berita Berita Properti

5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Melihat Rumah | Dilengkapi Pertanyaan untuk Agen Properti

3 menit

Proses melihat rumah sebelum memutuskan untuk membeli merupakan tahapan penting agar segala keputusan yang kelak diambil telah dipertimbangkan dengan matang dan tanpa penyesalan.

Hal tersebut lantaran membeli properti adalah komitmen jangka panjang yang membutuhkan biaya besar.

Karena itu, kamu tidak bisa hanya mengandalkan informasi dari brosur atau penjelasan lisan pihak pengembang atau penjual individu mengenai properti idaman.

Kalau memang suka, kamu harus datang dan melihat langsung properti tersebut sebelum memutuskan lanjut ke proses pembelian.

Langkah inilah yang disebut proses melihat properti. Sebuah langkah besar yang wajib dilewati.

Walaupun terdengar sangat mudah dan sederhana, prose melihat rumah bisa menjadi tugas yang menantang.

Ada kemungkinan kamu tidak mendapat informasi yang cukup, sehingga sulit mengambil keputusan.

Jika itu terjadi, artinya Sahabat 99 tidak melakukan proses ini dengan benar.

Sebelum menentukan jadwal melihat rumah, pahami dulu apa saja yang harus dicermati pada properti tersebut.

Berikut ini 5 kesalahan fatal yang sering terjadi saat seseorang melihat rumah…

5 Kesalahan Fatal Saat Melihat Rumah

1. Bersikap Subjektif dan Emosional

kesalahan saat melihat rumah

sumber: nypost.com

Calon pembeli kerap mengambil keputusan berdasarkan intuisi dan kesan pertama terhadap properti yang dilihat.

Memang, kedua hal tersebut sangat berguna dalam beberapa situasi.

Namun, ketika hendak beli rumah, kamu harus bersikap objektif dan logis karena ini merupakan keputusan besar.

Cermati properti dengan seksama dan pastikan semua bagian rumah dalam kondisi baik.

2. Tidak Mengecek Properti Secara Seksama

cek rumah

Calon pembeli kadang lebih mementingkan faktor luas bangunan dan tata letak ruang ketika meninjau properti.

Nah, sebaiknya kamu melakukan berbagai pengecekan untuk memastikan properti tersebut dalam kondisi layak…

Apalagi jika itu adalah rumah bekas.

Periksa kondisi struktur bangunan, kondisi atap dan dinding serta fungsi utilitas seperti keran air dan listrik.

Gunakan juga indera penciuman untuk memeriksa apakah properti tersebut berbau akibat jamur atau hama.

Jika properti memiliki sejumlah kekurangan, bukan berarti harus membatalkan rencana membeli.

Kamu juga dapat menggunakan hal ini untuk melakukan negosiasi harga kepada developer atau penjual.

3. Hanya Fokus pada Properti

lingkungan rumah

sumber: cnbc.com

Memang, kondisi rumah adalah faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan pembelian.

Akan tetapi, Sahabat 99 pun harus mempertimbangkan beberapa faktor pendukung, seperti…

Kondisi lingkungan sekitar, keamanan lokasi, hingga tetangga sebelah.

Perhatikan apakah lokasi properti memiliki akses transportasi umum yang mudah.

Jangan sampai kamu terjebak membeli properti di lingkungan dengan tingkat kriminalitas tinggi, atau…

Berada di dekat kawasan hiburan malam yang mengganggu ketenangan.




Pertimbangkan juga biaya perawatan atau maintenance yang harus dibayar nantinya.

Hitung dengan jumlah penghasilan, lalu putuskan apakah kamu sanggup membayarnya di kemudian hari.

Baca Juga:

5 Tips Keuangan untuk Beli Rumah bagi Generasi Milenial dengan Gaji Pas-pasan

4. Terburu-buru

beli rumah

sumber: nationwide.com

Habiskan waktu cukup lama ketika melihat rumah, jika perlu hingga setiap sudut hunian.

Selain memeriksa kondisi properti, Sahabat 99 bisa mencari tahu bayangan jika suatu saat jadi tinggal di sana.

Semakin lama waktu yang diluangkan, semakin baik pula gambaran yang akan didapatkan.

Lewat cara di atas, kamu bisa mengetahui kekurangan serta kelebihan properti tersebut sebaik.

Sekali lagi, ingat, beli rumah adalah urusan kenyamanan dalam jangka panjang!

5. Hanya Melihat Rumah Satu Kali

beli rumah bekas

Memang, melihat properti bisa menjadi tugas yang melelahkan dan menghabiskan banyak waktu.

Namun, sebaiknya kamu meninjau properti incaran sebanyak dua hingga tiga kali, dan pada saat yang berbeda.

Misalnya, pada kesempatan pertama pagi hari, berikutnya sore. kemudian malam hari.

Ini penting agar kamu dapat melihat perbedaan suasana sekitar properti dalam waktu yang berbeda.

Bisa saja, di pagi hari lingkungannya sangat tenang…

Namun saat malam tiba, kondisinya ramai dan bising akibat satu dan dua hal.

Baca Juga:

5 Kebiasaan Boros Penyebab Gagal Beli Rumah. Pantes, Kamu Enggak Bisa Nabung!

Daftar Pertanyaan untuk Agen Properti Saat Melihat Rumah

Guna memudahkan proses peninjauan rumah, Sahabat 99 perlu mengajukan pertanyaan spesifik pada agen properti terkait kondisi yang ada.

Ini dia, pertanyaan yang bisa kamu ajukan:

  1. Apakah struktur bangunan properti masih baik?
  2. Apakah ada masalah seperti jamur/rayap/kebocoran pada properti?
  3. Apakah properti memiliki ruang penyimpanan yang cukup untuk kebutuhan?
  4. Apakah ruangan-ruangannya sesuai dengan kebutuhan?
  5. Bagaimana kondisi cat interior maupun eksterior properti?
  6. Apakah atap properti masih dalam kondisi bagus, mengingat penggantian atap relatif mahal?
  7. Bagaimana instalasi listrik pada properti?
  8. Apakah pipa dan saluran air masih memiliki kondisi layak?
  9. Apakah properti memiliki kekedapan suara yang cukup?
  10. Seperti apa lingkungan sekitar properti?
  11. Apakah saluran pembuangan air di area properti berfungsi dengan baik?

Lewat ajuan pertanyaan di atas, proses melihat rumah pasti akan terasa lebih mudah dan meyakinkan.

***

Selamat berburu rumah, Sahabat 99…

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Biar lebih mudah, kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!




Bobby Agung Prasetyo

Senior Content Editor at 99.co Indonesia. Keep up with all things business, economics, and property. Into video games and heavy metal.
Follow Me:

Related Posts