Berita Ragam

6 Kerajaan Hindu di Indonesia dan Sejarah Singkatnya. Banyak Pertumpahan Darah!

3 menit

Sebelum agama Islam tersebar, masyarakat Indonesia menganut agama Hindu yang dipimpin sebuah kerajaan. Lalu apa saja kerajaan Hindu di Indonesia? Yuk, sama-sama kita pelajari!

Hindu adalah salah satu agama tertua yang ada di Indonesia.

Agama ini dibawah oleh pedagang India dan China ke Indonesia pada awal abad kedua.

Dampak dari perdagangan dan penyebaran agama Hindu ini adalah terbentuknya kerajaan Hindu.

Hal ini tentu diikuti oleh rakyat yang dipimpin oleh raja tersebut.

Di sejumlah pulau di nusantara, terdapat berbagai peninggalan yang menceritakan kerajaan-kerajaan tersebut.

Kamu ingin tahu apa saja kerajaan Hindu di Indonesia?

Nah, berikut adalah sejumlah rangkuman sejarahnya!

6 Kerajaan Hindu di Indonesia dan Sejarah Singkatnya

1. Kerajaan Kutai Kartanegara

peninggalan kerajaan hindu di indonesia

sumber: National Geographic Indonesia/Yunaidi

Di Kalimantan Timur, terdapat salah satu kerajaan tertua yang pernah berdiri di nusantara dan bercorak agama Hindu, yaitu Kutai Kartanegara.

Kerajaan ini berdiri pada abad ke-5 Masehi.

Beberapa informasi mengenai kerajaan ini dapat diketahui melalui prasasti atau yupa.

Dalam prasasti tersebut, diketahui bahwa pendiri kerajaan ini adalah Raja Kudungga yang kemudian dilanjutkan oleh kepemimpinan Asmawarman.

Raja Asmawarman adalah salah satu raja yang terkenal karena kecakapan dan kekuatannya.

Namun, puncak kejayaan kerajaan ini terjadi pada masa Raja Mulawarman.

Salah satu penguat buktinya adalah Raja Mulawarman yang menggelar Upacara Korban Emas.

Pada upacara itu, dia menghadiahkan 20 ribu ekor sapi untuk kaum Brahmana.

2. Kerajaan Tarumanegara

peninggalan kerajaan tarumanegara

sumber: pikiran-rakyat.com

Di Pulau Jawa, terdapat Kerajaan Tarumanegara yang usianya tidak kalah tua dengan Kerajaan Kutai Kartanegara.

Kerajaan Tarumanegara yang berpusat di Bogor, Jawa Barat ini berdiri antara tahun 400-500 Masehi.

Berdasarkan Prasasti Ciaruteun, Kerajaan Tarumanegara mencapai puncak kejayaannya pada masa kepemimpinan Purnawarman.

Ia merupakan raja ketiga.

Beberapa jasa dari Raja Purnawarman adalah membangun terusan air sepanjang 12 kilometer di Sungai Gomati hanya dalam 21 hari.

Berkat sungai ini, perdagangan dan pertanian di wilayah Kerajaan Tarumanegara semakin maju.

Selain Prasasti Ciaruteun, beberapa peninggalan kerajaan ini adalah Prasasti Kebon Kopi, Jambu, Muara Cianten, Tugu, Pasir Awi, dan Munjul.

3. Kerajaan Sunda Pajajaran

sunda pajajaran kerajaan hindu di indonesia

sumber: Kompas.com/Gunawan Kartapranata

Kerajaan Hindu di Indonesia selanjutnya adalah Sunda Pajajaran.

Kerajaan ini merupakan kelanjutan dari Kerajaan Tarumanegara yang diperkirakan runtuh pada abad ke-7.

Sunda Pajajaran sempat mengalami beberapa kali pemindahan pusat pemerintahan, mulai dari Galuh, ke Pakuan, hingga ke Kawali (Ciamis).

Sejumlah raja yang terkenal dari Sunda Pajajaran di antaranya adalah




  • Sri Jayabhupati,
  • Rahyang Dewa Niskala,
  • Sri Baduga Maharaja,
  • Prabu Niskala Wastu Kancana, dan lain-lain.

Ekonomi kerajaan ini bergantung pada perdagangan lada, beras, sayuran, sapi, kambing, babi, tuak, dan buah-buahan.

Sayangnya, kerajaan ini runtuh pada abad ke-16 di bawah kepemimpinan Raja Nusiya Mulya.

Kerajaan ini runtuh diduga karena Raja Nusiya Mulya tidak cakap saat memimpin dan melanggar pedoman hidup orang Sunda.

4. Kerajaan Kediri

peninggalan kerajaan kediri

sumber: Wikimedia Commons/Pandu Aji Wirawan

Di Jawa Timur, terdapat Kerajaan Kediri yang berdiri pada abad ke-11.

Kerajaan ini mencapai masa kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Jayabaya.

Di bawah kepemimpinan Jayabaya, Kerajaan Kediri dapat mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya.

Ia juga mampu memperluas kekuasaan sampai ke Pulau Sumatera.

Pada masa jayanya, Kerajaan Kediri memiliki banyak aset berharga, mulai dari emas, perak, kayu cendana, dan pinang.

Sayangnya, kerajaan ini runtuh karena serangan dari Ken Arok.

5. Kerajaan Singasari

Singasari kerajaan hindu di indonesia

Kerajaan Singasari merupakan kerajaan yang didirikan oleh Ken Arok sekitar tahun 1222 dengan memakan banyak korban.

Untuk membangun kerajaan ini, Ken Arok membunuh Tunggul Ametung untuk kemudian menjadi Bupati Tumapel.

Setelah menjadi bupati, Ken Arok mulai berjuang melepaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Kediri yang kala itu dipimpin Kertajaya.

Perekonomian Kerajaan Singasari sendiri diperkirakan bergantung pada pertanian dan perdagangan.

Anak Ken Arok, Anusapati, kemudian melanjutkan memimpin Kerajaan Singasari setelah membunuh ayahnya sendiri.

Kemudian, Anusapati kembali dibunuh oleh saudaranya sendiri, Tohjaya.

Kerajaan Singasari sendiri hancur akibat serangan Kerajaan Mongol dan Pasukan Jayakatwang.

6. Kerajaan Majapahit

majapahit kerajaan hindu terbesar di indonesia

Kerajaan Hindu di Indonesia yang terakhir adalah Kerajaan Majapahit.

Dipimpin oleh Raden Wijaya, kerajaan ini terkenal karena Sumpah Palapa dari Patih Gajah Mada.

Kepada Raja Majapahit, dia bersumpah tidak akan amukti atau bersenang-senang sebelum menaklukkan seluruh nusantara.

Akhirnya, kerajaan ini menguasai nusantara dan mencapai masa kejayaan pada masa Raja Hayam Wuruk.

Saat itu, Majapahit mendapat banyak keuntungan dari perdagangan beras, kelapa, lada, pala, dan cengkeh.

Namun, kerajaan ini runtuh sejak Gajah Mada meninggal pada 1364.

***

Itulah rangkumah sejarah enam kerajaan hindu di Indonesia.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Tangerang, bisa jadi Kiara Payung Barat Residence adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts