Berita Berita Properti

7 Kelebihan dan Kekurangan Kompor Tanam di Rumah, Katanya Lebih Aman?

3 menit

Ketertarikan terhadap kompor tanam semakin meningkat. Tapi, sebelum membeli sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kelebihan dan kekuranganny, ya.

Inovasi peralatan dapur memang tiada hentinya, ya?

Mulai dari teknologi robot yang bisa menggantikan alat pel manual hingga kompor yang ditanam dengan dilengkapi sederet fitur canggih.

Pada umumnya, hunian dengan kitchen set biasanya sudah dilengkapi dengan sebuah kompor tanam di atas meja dapur.

Jenis kompor yang satu ini jadi digemari banyak masyarakat karena membuat kesempurnaan pada saat memasak.

Kompor ini terdiri atas beberapa jenis, mulai dari 1 burner, 2 burner, sampai dengan 5 burner dengan tingkat safety, tipe pemanasan, dan bahan bakar yang berbeda juga.

Bahan bakar yang digunakan untuk kompor ini diantaranya adalah induksi, gas, dan elektrik. Namun, sebelum membeli sebaiknya perhatikan dahulu kelebihan dan kekurangannya.

Yuk, lihat di sini.

7 Kelebihan dan Kekurangan Kompor Tanam

Kelebihan Kompor Tanam

1. Mudah Dibersihkan

kompor tanam

Jenis kompor ini memiliki minim detail dengan ukuran yang relatif lebih kecil.

Desain inilah yang membuat kamu tak perlu repot-repot membersihkannya.

Cara membersihkan kompor tanam sangat mudah.

Yaitu, lepas tungku kompor terlebih dahulu dan merendamnya dengan air panas selama 10 menit.

Lalu, gunakan kuas untuk membersihkan inti tungku kompor yang berbahan kaca.

Gunakanlah kain microfiber yang sudah dibasahi air terlebih dahulu, ya.

2. Kompor Lebih Aman

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan bahan bakar lebih aman dibandingkan jenis kompor lainnya.

Hal ini disebabkan karena kompor dan selangnya berada di dalam kabinet sehingga lebih aman dari jangkauan anak-anak.

Kelebihan lainnya, kompor ini bisa mendeteksi kebocoran gas lebih cepat.

Sebab, jika terjadi kebocoran gas maka kompor tidak akan menyala.

3. Lebih Rapi dan Modern

kompor tanam




Berikutnya, jika kamu memiliki kompor tanam gas maka desain yang akan didapatkan pasti terlihat lebih elegan dan mewah.

Kamu tidak akan melihat bentukan kompor gas yang besar yang kadang usang termakan usia.

4. Memiliki Banyak Fitur Tambahan

Kelebihan kompor jenis ini yang terakhir yaitu, banyak menggunakan fitur modern tambahan.

Misalnya, memiliki timer dan alarm yang dapat diatur secara otomatis untuk menghindari masakan terlalu matang.

Modelnya pun bervariasi, ada kompor induksi, ada pula yang menggunakan gas.

Kekurangan

5. Posisinya Tidak Bisa Diubah

Pertama, penanaman secara permanen pada kabinet atau meja dapur membuat posisi kompor tanam tidak bisa diubah lagi.

Pada beberapa jenis kompor ini ada yang bentuk permukaannya datar atau rata.

Oleh karena itu, kamu perlu memilih peralatan masak yang sesuai dengan permukaan kompor tersebut.

6. Pemasangannya Sulit

Kompor gas biasa bisa dengan sangat mudah dipasang sendiri.

Tapi lain cerita dengan kompor gas tanam yang pemasangannya cukup rumit karena bagian pipa harus diletakkan secara tersembunyi.

Diperlukan orang yang mengerti dan ahli untuk memasangnya, lho.

7. Bisa Boros Listrik

Sementara itu, kekurangan pada kompor tanam induksi antara lain, pertama, membutuhkan daya listrik yang besar.

Kedua, perabotan memasak harus datar karena tungkunya flat.

Serta, peralatan yang dapat digunakan tidak boleh sembarangan karena tungkunya bertenaga listrik.

Tentu saja ini membuat harga jenis kompor yang satu ini sangat mahal.

***

Bagaimana dengan artikel di atas?

Semoga bisa memberi informasi baru untukmu, ya.

Temukan tips menarik lainnya dalam Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah dijual di Cianjur?

Temukan pilihannya hanya di 99.co/id.




Follow Me:

Related Posts