Berita Berita Properti

7 Jenis Ventilasi Rumah Terbaik, Bikin Udara Segar dan Hunian Sehat

4 menit

Kehadiran ventilasi di rumah sangat penting utamanya untuk menjaga sirkulasi udara tetap sehat. Jika kamu masih belum mengaplikasikannya, beberapa jenis ventilasi rumah terbaik berikut ini bisa kamu coba.

Ventilasi berperan penting untuk membantu mengalirkan udara segar dari luar ke dalam rumah dan membuang udara kotor dan polusi dari dalam ke luar rumah.

Jangan salah, kualitas udara di dalam rumah bisa menjadi salah satu faktor penentu kondisi kesehatan para penghuninya, lo!

Bahkan, menurut World Health Organization (WHO) seperti dilansir laman alodokter.com, buruknya udara jadi salah satu penyebab peningkatan penyebaran penyakit dan kematian di negara-negara berkembang!

Jika kamu ingin kondisi kesehatanmu sekeluarga semakin baik, yuk gunakan ventilasi udara yang baik dan benar.

Kamu bisa memilih dari beberapa jenis ventilasi terbaik berikut ini untuk diaplikasikan di rumah.

7 Jenis Ventilasi Rumah untuk Perbaiki Kualitas Udara

1. Ventilasi Boven

jeni ventilasi

Jenis ventilasi boven ini adalah salah satu model yang paling banyak digunakan di perumahan tradisional ataupun modern.

Desain ventilasi boven biasanya terdiri dari dua jenis, ada yang menyatu dengan pintu atau jendela, ada yang terpisah.

Pilihan yang ditawarkan ventilasi boven pun sangat beragam, ada yang berbentuk bulat, persegi, persegi panjang, dan bentuk-bentuk lainnya.

Kebanyakan ventilasi boven terbuat dari bahan kayu dan juga kaca.

Cocok digunakan sebagai ventilasi kamar atau ventilasi kamar mandi agar sirkulasi udara lebih lancar.

2. Jalusi/Krepyak

jalusi atau krepyak

Model ventilasi rumah berikutnya yang juga cukup banyak digunakan adalah ventilasi jalusi atau krepyak.

Secara desain, keduanya memang cukup mirip yaitu bermodel ruas-ruas yang cukup lebar tempat keluar masuknya udara.

Keduanya pun memiliki bahan pembuat yang sama yang sebagian besarnya terbuat dari kayu. Namun, saat ini ada juga yang terbuat dari aluminium.

Perbedaan utama dari keduanya yaitu jalusi memiliki model yang lebih sederhana, sedangkan krepyak biasanya dihiasi ukiran unik yang khas.

Ventilasi udara ini juga belakangan banyak digunakan sebagai ventilasi rumah minimalis karena bentuk dan desainnya sangat sesuai.

3. Kaca Nako

kaca nako di kamar tidur

 

Jenis ventilasi rumah dari kaca nako ini secara desain sangat mirip dengan jalusi atau krepyak.

Perbedaannya memang hanya terletak pada material pembuatnya yang bukan dari bahan kayu tetapi bahan kaca.

 

Keuntungan lainnya, ventilasi kaca nako memiliki sistem yang fleksibel sehingga ukuran bukaan sirkulasi mudah diatur sesuai keinginan.

Saat ini, ventilasi kaca nako banyak digunakan sebagai ventilasi rumah minimalis modern dengan konsep yang lekat dengan alam.

Sayangnya, karena bahannya terbuat dari kaca, jenis ventilasi ini tidak terlalu aman dan dari segi harga relatif lebih mahal.

4. Loster

loster batu

Model ventilasi rumah alami yang berikutnya ini sering disebut sebagai loster dan memiliki banyak desain yang sangat unik.

Loster umumnya adalah model ventilasi rumah tambahan yang dipasangkan di dinding di berbagai sudut rumah.

jenis ventilasi loster

Karena modelnya sangat beragam, kamu bisa memilihnya berdasarkan motif loster beserta ukuran lubangnya.




Selain itu, kamu juga bisa memilih loster berdasarkan bahannya yaitu loster kayu, loster beton, serta loster keramik.

Pemasangan yang paling tepat yaitu sebagai ventilasi kamar atau ventilasi kamar mandi.

5. Ventilasi Pembuangan

exhaust fan

Berbeda dari kategori sebelumnya, ventilasi ini merupakan ventilasi bantuan yang bekerja dengan bantuan daya listrik.

Ventilasi pembuangan hanya berfungsi satu arah yaitu untuk menyedot udara dari dalam ruangan dan membuangnya keluar.

Jenis ventilasi ini biasanya digunakan pada ruangan tertutup yang tak memiliki sirkulasi udara alami misalnya sebagai ventilasi kamar tidur atau ventilasi kamar mandi.

Terdapat dua jenis ventilasi pembuangan yaitu yang menggunakan baling-baling 20 cm dan juga baling-baling 25 cm.

6. Ventilasi Dinding

sirkulasi udara dinding

Model ventilasi rumah bergaya mekanik berikutnya adalah ventilasi dinding yang bisa digunakan pada ruangan tertutup dan ruangan terbuka.

Berbeda dari ventilasi pembuangan, model ventilasi rumah ini biasanya hanya bisa ditempel pada bagian dinding ruangan.

Ventilasi dinding dapat bekerja dua arah yaitu untuk membuang udara dari dalam dan mengalirkan udara dari luar ke dalam ruangan.

Ukuran baling-baling ventilasi dinding pun biasanya lebih besar, yaitu berukuran 25-30 cm dan mengonsumsi listrik lebih banyak.

7. Ventilasi Industri

jenis ventilasi industri

Sesuai namanya, jenis terakhir ini bukanlah model ventilasi rumah minimalis, bukan ventilasi udara untuk kamar, bukan juga ventilasi kamar mandi.

Ini adalah ventilasi industri yang memiliki fungsi khusus dan spesifikasi paling besar dibanding jenis lainnya.

Biasanya, ventilasi industri digunakan pada ruangan dengan kebutuhan udara maksimal seperti pabrik, restoran, dan juga dapur.

Ventilasi industri pun hanya memiliki satu fungsi yaitu untuk membuang udara dari dalam ruangan ke luar.

Baling-balingnya pun berukuran paling besar dengan diameter sekitar 40 cm, sehingga konsumsi listriknya pun cukup besar, yaitu 59-74 watt.

10 Manfaat Ventilasi Udara di Rumah

pentingnya ventilasi

Seperti yang sudah diketahui, fungsi utama dari ventilasi udara di dalam rumah adalah untuk membantu agar sirkulasi udara optimal.

Pergerakan udara dari dalam ruangan ke luar ruangan dan sebaliknya adalah bagian penting yang harus diperhatikan.

Kenapa demikian?

Seperti sudah disinggung di paragraf awal artikel ini, ketiadaan ventilasi udara dalam sebuah ruangan justru bisa berakibat fatal.

Bahayanya pun bukan main-main, bahkan bisa membawa dampak buruk berupa penyakit mematikan!

Itulah kenapa pemasangan ventilasi biasanya terdapat di berbagai sudut sebuah hunian.

Ada ventilasi kamar, ventilasi dapur, hingga ventilasi kamar mandi.

Berikut ini sejumlah manfaat penting dari keberadaan ventilasi udara di dalam sebuah ruangan:

  1. Agar ruangan tak terasa lembap
  2. Membuat sirkulasi udara semakin lancar
  3. Membuang polusi udara dari dalam ruangan
  4. Membuat udara ruangan tak pengap dan sumpek
  5. Membantu menghangatkan udara ruangan
  6. Menghindarkan dari penyakit berbahaya
  7. Menghemat penggunaan energi
  8. Menambah estetika rumah
  9. Menyehatkan penghuni, baik manusia ataupun binatang
  10. Membuat rumah jadi lebih bersih

***

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak juga informasi dan tulisan menarik lainnya di situs Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa juga kunjungi 99.co Indonesia untuk mencari berbagai jenis hunian menarik di Indonesia.




Elmi Rahmatika

Writer/Editor/Content Strategist with years of experience in Content Writing and SEO Writing. I enjoy writing about property, lifestyle, and pop culture.
Follow Me:

Related Posts