Berita Ragam

5 Jenis Asuransi Kendaraan yang Perlu Diketahui. Jangan Asal Pilih! | Dilengkapi Panduan Klaim

3 menit

Asuransi kendaraan merupakan hal yang penting untuk dimiliki. Namun sebelum membelinya, baiknya kamu pahami dulu apa saja jenis asuransi yang ada, ya!

Memiliki kendaraan sendiri tentu akan sangat memudahkan mobilitasmu.

Namun kamu harus ingat untuk melindunginya dengan asuransi kendaraan.

Hal ini penting, untuk meminimalisir risiko kerugian akibat peristiwa tak terduga seperti kecelakaan maupun kerusakan akibat bencana alam.

Nah, berikut beberapa jenis asuransi yang bisa kamu pilih dan cara mengklaimnya!

Jenis Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia

1. Asuransi Total Lost Only (TLO)

Pertama ada asuransi total loss only atau TLO.

Asuransi kendaraan ini memberikan jaminan keseluruhan bagi mobil yang kamu miliki.

Hanya saja, jaminannya dikhususkan untul kehilangan total.

Kehilangan total ini meliputi kerusakan minimal 75% pada kendaraan yang menyebabkannya tak dapat digunkaan lagi.

Hingga kehilangan akibat kendaraan dicuri, dengan bukti insiden yang terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan.

Harga asuransi satu ini pun relatif murah.

Untuk mobil Toyota Avanza di kawasan DKI Jakarta, dapat didaftarkan asuransi TLO dengan biaya Rp782 ribu.

2. Asuransi All-Risk untuk Kendaraan

Asuransi all-risk atau komperehensif merupakan jaminan untuk segala risiko.

Tak hanya kerusakan berat, kamu bahkan bisa melakukan klaim untuk kerusakan ringan seperti lecet.

Namun, biaya pendaftaran asuransi satu ini relatif lebih mahal daripada asuransi TLO.

Untuk tipe mobil yang sama seperti contoh sebelumnya, kamu memerlukan biaya sekitar Rp4 juta.

Meski tentu saja, ini sebanding dengan beragamnya jenis kerusakan yang dapat ter-cover.

3. Asuransi Collision Coverage untuk Kendaraan

jenis asuransi kendaraan

Kemudian ada jenis asuransi yang khusus menjadi jaminan untuk kecelakaan mobil.

Khususnya tabrakan yang disebabkan oleh pengemudi sendiri.

Produk satu ini dapat memberikan biaya perbaikan untuk kerusakan mobil dan bahkan memberi biaya ganti rugi senilai mobil milikmu.

Hal ini tentu sangat menguntungkan, terutama bagi pemula dalam berkendara.

Baca Juga:

Jangan Salah Pilih, Ini 5 Rekomendasi Asuransi Mobil Terbaik 2020

4. Liability Insurance

Produk selanjutnya adalah asuransi liability insurance.

Tak jauh berbeda dengan asuransi sebelumnya, produk satu ini akan memberi jaminan untuk kerusakan yang diakibatkan oleh pengemudi.

Namun ada jaminan tambahan di dalamnya, yakni pengemudi juga bisa mengklaim biaya tagihan medis.

Artinya, jika dalam kecelakaan tersebut kamu mengalami cedera, biaya perawatanmu bisa diklaim ke pihak asuransi.

5. Asuransi Personal Injury Protection

Terakhir, kamu bisa memilih asuransi personal injury protection atau PIP.

Produk asuransi satu ini khusus sebagai jaminan untuk cedera yang dialami oleh pengendara ketika mengemudikan mobil.

Meski dikhususkan untuk jaminan personal, tak jarang perusahaan asuransi memberi kompensasi tambahan.




Biaya yang diberikan bisa mencakup pengemudi dan penumpangnya.

Prosedur Klaim Asuransi yang Perlu Dipahami

1. Syarat Klaim Asuransi Kendaraan

prosedur pengajuan klaim

Apapun jenis asuransi yang dipilih, kamu harus memahami bagaimana cara mengajukan klaim.

Jangan sampai gagal mendapatkan asuransi hanya karena salah langkah.

Hal pertama yang harus kamu siapkan adalah bukti kerusakan atau kehilangan.

Ini bisa berupa foto atau surat keterangan kejadian dari aparat setempat jika kendaraanmu dicuri.

Bukti tersebut harus valid dan bisa dipertanggungjawabkan, agar tidak ada risiko pihak asuransi menolak mencairkan klaim yang kamu ajukan.

Untuk lebih jelasnya, berikut dokumen yang perlu kamu siapkan untuk klaim asuransi kendaraan:

  • Polis asuransi asli dan fotokopi
  • Fotokopi SIM dan STNK
  • Surat Keterangan Kepolisian (untuk kehilangan/kecelakaan berat)
  • Formulir klaim, pastikan diisi dengan benar dan ditandatangani
  • Kronologi kejadian tertulis
  • Foto bukti kerusakan

Beberapa produk asuransi all-risk juga meng-cover kerugian pihak ketiga.

Maksudnya, jika kamu menyebabkan kecelakaan dan merusak kendaraan orang lain, asuransi bisa membantumu untuk membayar kerusakan tersebut.

Kamu hanya perlu melengkapi syarat tambahan berikut:

  • Fotokopi KTP, SIM, dan STNK pihak ketiga
  • Surat tuntutan dari pihak ketiga (harus ditandatangani diatas materai)
  • Surat pernyataan tidak memiliki asuransi (dari pihak ketiga)
  • Surat Keterangan Kepolisian

2. Tata Cara Klaim Asuransi

Jika mengalami kehilangan, kamu hanya perlu menyerahkan semua syarat dokumen dan bukti ke kantor asuransi.

Maka, klaim yang kamu lakukan akan segera di proses.

Namun jika mengajukan klaim kerusakan, berikut langkah yang harus dilakukan:

  • Siapkan syarat dan bukti klaim
  • Cek daftar bengkel rekanan asuransimu dan datangi salah satunya
  • Jika lokasi kejadian di luar kota, hubungi pihak asuransi untuk konsultasi
  • Isi formulir klaim di bengkel rekanan, kamu memerlukan materai untuk tahap ini
  • Tunggu kabar dari bengkel, biasanya mereka akan melakukan konfirmasi terlebih dahul ke perusahaan asuransi
  • Jika klaim disetujui, dalam waktu 2-3 hari mobil akan segera diperbaiki

Baca Juga:

8 Rekomendasi Asuransi Syariah Terbaik di Tahun 2020 | Aman dan Bebas Riba!

Semoga informasinya bermanfaat, ya.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tertarik memiliki rumah dekat sawah?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts