Berita Berita Properti

Bangun di Banyak Kota, tapi Jalan Tol Jokowi Ujung-Ujungnya Dijual. Benarkan untuk Bayar Utang?

2 menit

Beberapa data menunjukan jalan tol Jokowi yang telah ia bangun sejak lama ujungnya dijual. Masyarakat pun penasaran akan alasan di baliknya. Berikut berita selengkapnya!

Demi membuat Indonesia lebih terhubung, Jokowi berhasil membangun 3,000 km jalan tol selama memimpin negara ini.

Meski tampak membanggakan, ternyata kebanyakan dari jalanan tersebut berakhir di tangan swasta karena dijual oleh pemerintah.

Memangnya apa alasan jalan tol Jokowi berakhir dijual?

Simak saja alasannya di bawah ini!

Panjang Jalan Tol yang Dibangun Jokowi di Indonesia

jokowi di jalan tol

sumber: nusakini.com

Dilansir dari cnbcindonesia.com, hingga saat ini, Jokowi berhasil membangun 3,000 km jalan tol dan menganggarkan lebih dari Rp300 triliun untuk pembangunan.

Panjang jalan tol yang fantastis ini ternyata empat kali lebih besar dibandingkan dengan pembangunan yang dilakukan enam presiden RI sebelumnya.

Giatnya Jokowi dalam membangun Indonesia membuat perusahaan Waskita yang bergerak di bidang konstruksi, industri, dan real estat menjadi untung.

Dari laman cnbcindonesia.com yang sama, di tahun 2014-2018, pendapatan Waskita melonjak 374 persen dari Rp10,28 triliun pada 2014 menjadi Rp 48,79 triliun di akhir 2018.

Waskita juga mampu meningkatkan net profit margin (NPM) perusahaan dari kurang dari 5 persen pada 2014 menjadi lebih dari 8 persen pada akhir 2018.

Alasan Banyak Jalan Tol Dijual

Meski menguntungkan banyak pihak, pembangunan jalan tol ini ternyata memiliki sisi yang buruk.

Dalam periode 2014-2018, Waskita memiliki banyak utang dan pinjaman demi menyelesaikan proyek pembangunan Jokowi.

Selain Waskita, perusahaan pembangunan lain di Indonesia pun ikut memiliki utang yang tak kalah banyak.

CNBC Indonesia melaporkan, PT PP Tbk (PTPP) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) secara keseluruhan memiliki utang.

Hingga akhir kuartal ketiga tahun lalu, perusahaan tersebut memiliki utang mencapai Rp218,61 triliun dengan Rp144,99 triliun merupakan utang jangka pendek




Utang yang sangat tinggi ini tentunya tidak sehat baik untuk perusahaan atau pun untuk negara.

Oleh karena itu, banyak perusahaan negara mulai menjual aset kepemilikan mereka.

Salah satunya adalah jalan tol, seperti jalan tol Cibitung yang dijual senilai Rp2,44 triliun.

Waskita bahkan menegaskan akan mendivestasikan seluruh aset jalan tolnya hingga 2025 mendatang untuk membayar utang.

Daftar Jalan Tol Jokowi yang Dijual

jalan tol dijual

sumber: pikiran-rakyat.com

Lalu, apa saja daftar jalan tol Jokowi yang akan dijual oleh perusahaan Waskita?

Dilansir dari sindonews.com, ada sebanyak lima ruas jalan tol yang akan dijual oleh Waskita pada tahun 2022, yakni:

  • Tol Cimanggis-Cibitung
  • Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocim)
  • Depok-Antasari (Desari)
  • Transjawa
  • Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu)

Selain itu, ada pula enam ruas tol yang sudah divestasikan oleh Waskita.

Empat di antaranya adalah Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Semarang-Batang (JSB), Cinere-Serpong, dan Cibitung-Cilincing.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Bekasi, bisa jadi Mustika Village Sukamulya adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co.id dan rumah123.com untuk menemukan rumah idamanmu!

Wujudkan hunian idamanmu sekarang juga, karena kami selalu #AdaBuatKamu!




Shafira Chairunnisa

Penulis 99.co Indonesia
Follow Me:

Related Posts