Berita Berita Properti

Keuntungan dan Kerugian Investasi Tanah Sawah, Lengkap dengan Pengertian dan Peluangnya. Sudah Tahu?

3 menit

Ternyata ada banyak sekali keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika membeli tanah sawah, lo! Mau tahu apa saja keuntungannya? Simak selengkapnya kelebihan dan kerugian dari investasi tanah sawah di artikel ini!

Selain rumah, apartemen, dan tanah kavling, tanah sawah juga dapat kamu beli untuk dijadikan investasi.

Jangan salah, keberadaan sawah masih bisa kamu temukan di daerah perkotaan, seperti di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Memangnya, keuntungan apa saja sih yang bisa kamu dapatkan dari pilihan investasi ini?

Yuk, segera simak saja keuntungan dan kerugian dari berinvestasi tanah sawah di bawah ini!

Apa Itu Investasi Tanah Sawah?

mengenal investasi tanah sawah

Investasi tanah sawah akhir-akhir ini cukup diminati banyak orang karena risikonya yang tergolong kecil, murah, dan mudah dilakukan.

Tanah adalah investasi jangka panjang yang dianggap prospektif karena maraknya pembangunan infrastruktur membuat harga tanah tak pernah turun.

Oleh karena itu, banyak orang rela membeli tanah sawah karena nantinya bisa dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Tak hanya itu, sawah memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia.

Sawah bisa menghasilkan bahan pangan, digunakan sebagai tempat bekerja, rekreasi, mencari ilmu, dan lain sebagainya.

Selain itu, sawah juga menjadi tempat hidup berbagai macam makhluk hidup, sekaligus bisa mencegah terjadinya banjir, erosi, dan tanah longsor.

Hal tersebut membuat investasi tanah sawah tak hanya bisa menguntungkan untuk kamu, tetapi juga untuk lingkungan sekitar.

Peluang Investasi Tanah Sawah

investasi tanah sawah

Meski tampak sederhana, sawah memiliki berbagai macam peluang investasi yang dapat kamu manfaatkan.

Beberapa peluang tersebut di antaranya adalah:

  • Dijadikan Lahan Pertanian

Semakin meningkatnya pertanian organik membuat lahan sawah cukup banyak diminati sekarang ini.

  • Sebagai Lahan Perkebunan

Lahan sawah cocok dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan singkong, wortel, bawang, atau tanaman lainnya.

Selain sayuran tersebut, ada pula berbagai macam jenis tanaman yang dapat tumbuh subur di lahan bekas sawah.

  • Lahan Perikanan

Sawah umumnya memiliki akses ke saluran air atau sungai, sehingga tidak ada salahnya mengubah lahan bekas sawah menjadi lahan perikanan.

Beberapa jenis budidaya ikan yang bisa kamu geluti di antaranya adalah ikan lele, ikan mas, dan jenis ikan lainnya.

  • Peternakan

Jika kamu membeli lahan sawah di daerah terpencil, kamu dapat memanfaatkan lahan tersebut menjadi lahan peternakan.

  • Dibuat restoran atau kafe

Pemandangan sawah dapat menjadi nilai tambah bagi sebuah restoran atau kafe.

  • Menjadi hotel butik

Selain restoran, kamu juga dapat mengubah tanah sawah menjadi hotel butik.

Pemandangan sawah yang luas pastinya membuat hotel butik milikmu terlihat lebih unik dan asri.

Keuntungan Berinvestasi Tanah Sawah

keuntungan investasi tanah sawah

1. Tidak Perlu Banyak Dirawat

Tanah ini tidak memerlukan banyak perawatan setelah kamu beli sehingga kamu bisa membiarkan tanah begitu saja.




Namun, meskipun tidak perlu banyak dirawat, tidak ada salahnya untuk mengunjungi lahan ini sewaktu-waktu.

Kamu juga bisa menyewakan tanah ke petani setempat dan memercayakan mereka untuk merawat tanah secara berkala.

Tak hanya membuat tanah lebih terawat, kamu juga bisa mendapatkan pendapatan tambahan dari bahan pangan yang terjual.

2. Tidak Perlu Khawatir Terkena Pengambilalihan Lahan

Jika kamu membeli sawah di kawasan yang kurang strategis atau kota kecil, kamu sudah tidak perlu khawatir lagi tanah akan diambil alih.

Hal tersebut karena umumnya penduduk desa sudah mengetahui batas tanah masing-masing.

3. Bisa Digunakan untuk Kerja Sama Bisnis

Jika kamu memiliki lokasi sawah dengan pemandangan bagus, kamu dapat mengalihfungsikan sebagian lahan menjadi restoran atau hotel butik.

Keberadaan pemandangan yang asri pastinya jadi nilai tambah bagi usaha restoran atau hotelmu.

4. Dapat Disewakan

Kamu juga dapat menyewakan lahan ini ke orang lain.

Jangan salah, ada banyak yang bersedia untuk menyewa lahan sawah, seperti petani penggarap atau petani organik.

5. Harga Cenderung Naik

Jika area tanah sawah yang kamu miliki berukuran cukup luas, kamu bisa menjualnya per kavling.

Kamu juga bisa menambah daya jual tanah dengan membangun beberapa rumah dan menjualnya dengan sistem cluster.

Hal ini bisa membantu meningkatkan keuntungan yang bisa kamu dapatkan, dibandingkan dengan menjual tanah secara utuh.

6. Gampang Dijual Kembali

Karena banyaknya pesaing, kebanyakan orang kesulitan untuk menjual kembali rumah, apartemen, atau ruko.

Namun, hal ini jarang terjadi pada tanah sawah.

Kamu bisa menjual tanah sawah lebih mudah karena kurangnya pesaing.

Di lain sisi, kurang banyak pembeli yang tertarik membeli tanah sawah sehingga ada kemungkinan tanah yang kamu miliki sulit untuk dijual.

7. Minim Risiko Investasi Berkurang

Properti seperti rumah, ruko, dan apartemen bisa mengalami penurunan nilai investasi jika terjadi kerusakan besar.

Investasi emas dan perhiasan juga rawan untuk dicuri dan jika hilang maka investasi milikmu habis juga.

Namun, hal ini tidak terjadi pada tanah sawah.

Dalam kondisi apapun, selama kamu masih memiliki SHM, tanah tersebut masih milikmu.

Kerugian Berinvestasi Tanah Sawah

kerugian investasi tanah sawah

1. Keuntungan Sewa yang Kecil

Harga sewa lahan sawah tidak sebanding dengan harga sewa rumah atau apartemen.

Hal tersebut karena umumnya sawah hanya bisa disewa untuk pertanian, perkebunan, atau perikanan.

2. Dapat Terkena Penyerobotan Lahan

Jika lokasi tanahmu terletak di kawasan yang strategis, ada kemungkinan kamu akan terkena penyerobotan tanah atau lahan.

Agar tidak terjadi penyerobotan tanah, ada baiknya kamu menyewa orang untuk menjaga lahan, terus memperhatikan lahanmu, atau memasang pagar disekeliling tanahmu.

3. Legalitas yang Kurang Baik

Masih banyak  sawah yang belum memiliki status legalitas hukum yang kuat.

Kebanyakan tanah sawah di Indonesia baru memiliki tanah girik dan letter C saja sehingga kepemilikannya tergolong rendah.

Untuk mencegah hal ini, pastikan kamu hanya membeli tanah yang sudah dilengkapi dengan Sertifikat Hak Milik.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak artikel menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kamu juga bisa cek rumah bebas banjir hanya di www.99.co/id dan rumah123.com.

Kalau kamu cari rumah di Tangerang, bisa jadi Cendana Homes adalah pilihannya.

Yuk, temukan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Shafira Chairunnisa

Penulis 99.co Indonesia
Follow Me:

Related Posts