Berita Berita Properti

Perbandingan Pembangunan Infrastruktur Ganjar Pranowo dan Jokowi. Mana yang Paling Pro Rakyat?

2 menit

Sama-sama dinilai sebagai pemimpin yang sederhana dan merakyat, bagaimana perbandingan pembangunan infrastruktur Ganjar Pranowo dan Joko Widodo (Jokowi)? Simak ulasannya!

Menjelang pemilihan umum, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) mulai dibandingkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini menyusul konflik yang muncul di Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo.

Peristiwa di Desa Wadas tersebut sempat pendapat sorotan banyak pihak, mulai dari masyarakat sipil, organisasi masyarakat (ormas), hingga anggota legislatif.

Lantas, seperti apa perbandingan pembangunan infrastruktur keduanya?

Daripada penasaran, langsung saja simak ulasannya di bawah ini!

Perbandingan Infrastruktur Ganjar Pranowo dan Jokowi

Perbedaan Pembangunan Infrastruktur

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding membandingkan Ganjar dan Jokowi terkait dengan pembangunan infrastruktur.

Dikutip dari laman Fajar, cara Ganjar Pranowo dalam membangun infrastruktur, menurut pria yang akrab disapa Kadir ini sangat jauh berbeda dengan Presiden Indonesia ketujuh itu.

“Sangat jauh berbeda dengan pak Jokowi,” kata Abdul Kadir dalam keterangannya, Sabtu (12/2) yang dilansir dari laman radartegal.com.

Kebijakan Infrastruktur Ganjar Pranowo Lebih Baik?

Kadir mengatakan, sepanjang Presiden Jokowi membangun infrastruktur tidak pernah ada tindak represif kepada warga.




Sebaliknya, yang dilakukan Ganjar Pranowo dalam proyek pembangunan Bendungan Bener melakukan tindakan represif kepada warga.

“Presiden Jokowi sangat gencar mendorong pembangunan infrastruktur tapi beliau bukan sosok suka dengan pendekatan kekerasan dan represif,” ujarnya.

Bahkan, lanjut anggota DPR RI itu Presiden Jokowi menekankan kepada aparat yang ada di lapangan untuk tidak menggunakan tindakan represif.

“Aparat kepolisian perlu menyadari pentingnya pendekatan humanis dan profesional di lapangan. Ini pesan Pak Jokowi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, anak buah Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu meminta kepada aparat kepolisian untuk tidak lagi melakukan tindakan represif.

Sebagaimana yang terjadi dengan peristiwa di Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Jateng.

“Apa pun alasan dan dinamika lapangan, polisi perlu menahan diri dan melakukan pendekatan yang humanis sesuai protap yang ada,” pungkas Kadir.

***

Itulah penjelasan mengenai perbandingan pembangunan infrastruktur Ganjar Pranowo dan Jokowi.

Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini, Sahabat 99?

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian impian di Kota Bandung?

Kunjungi 99.co/id dan Rumah123.com serta temukan beragam pilihan perumahan seperti di Cluster Griya Sakinah.

Dapatkan berbagai kemudahan bagi para pencari properti, penjual properti, atau sekadar mengetahui informasi, karena 99.co dan Rumah123.com memang #PastiBisa dan selalu #AdaBuatKamu.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts