Berita Berita Properti

5 Hotel Tua di Indonesia yang Masih Beroperasi sampai Sekarang. Bangunan Peninggalan Penjajahan!

2 menit

Hingga saat ini, masih ada beberapa hotel tua di Indonesia bekas peninggalan penjajahan yang masih beroperasi. Apa saja nama-nama hotel tersebut?

Tampil berbeda dengan hotel-hotel masa kini, hotel bekas peninggalan penjajahan dibangun dengan arsitektur Eropa klasik.

Banggunannya pun tetap berdiri kokoh dan sangat terjaga, meski tentunya sudah mengalami renovasi.

Berikut ini adalah nama-nama hotel tua di Indonesia bekas peninggalan masa penjajahan yang masih beroperasi hingga saat ini…

Hotel Tua di Indonesia yang Masih Beroperasi

1. Hotel Salak, Bogor (1856)

hotel salak

sumber: hotelsalak.co.id

Hotel Salak yang terletak di Bogor ternyata sudah berdiri sejak tahun 1856 pada masa penjajahan Belanda.

Dulunya, hotel tersebut bernama Bellevue Dibbets Hotel yang dimiliki oleh Gubernur Hindia Belanda pada masa itu.

Tak sekadar tempat penginapan, dulu hotel tersebut juga menjadi tempat pertemuan penting antar negara.

Kemudian pada sekitar tahun 1942-1945, hotel itu dijadikan sebagai markas tentara Jepang.

Baru pada tahun 1948, kepemilikannya diserahkan kepada pemerintah Indonesia dan diberi nama Hotel Salak.

2. Hotel Sriwijaya, Jakarta (1863)

hotel sriwijaya jakarta

sumber: pegipegi.com

Terletak di ujung Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Hotel Sriwijaya ternyata sudah berdiri sejak tahun 1863.

Dulunya, bangunan tersebut merupakan sebuah restoran milik Conrad Alexander Willem Cavadino.

Usaha restorannya terus berkembang, hingga bangunan utamanya dikembangkan menjadi penginapan bernama Hotel Cavadino pada tahun 1872.




3. Hotel Savoy Homann, Bandung (1871)

hotel savoy homann

sumber: traveloka.com

Hotel Savoy Homann sudah berdiri sejak tahun 1971 dan pernah mengalami renovasi besar-besaran pada 1939 dengan menggaet arsitek bernama A.F. Aalbers.

Lalu pada tahun 1955 saat Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika, para delegasi menginap di hotel tersebut.

4. Hotel Inna Garuda, Yogyakarta (1908)

hotel inna garuda

sumber: innagroup.co.id

Hingga saat ini di ujung Jalan Malioboro, Yogyakarta, masih berdiri Hotel Inna Garuda yang dibangun pada tahun 1908 dengan nama Grand Hotel De Djokdja.

Berusia lebih dari satu abad, hotel tersebut diketahui sudah pernah ganti nama sebanyak enam kali.

5. Hotel Majapahit, Surabaya (1910)

hote majapahit

sumber: infobrand.id

Berbicara soal hotel tua, tentu tak lengkap jika tidak membahas Hotel Majapahit yang menjadi saksi bisu pertempuran melawan penjajah.

Hotel ini juga sempat ganti nama beberapa kali dan menjadi saksi Pertempuran Surabaya saat namanya masih Hotel Yamato.

Pada 19 September 1945, para pejuang merobek bendera Belanda yang masih berkibar di hotel tersebut.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Pondok Gede?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts