Berita Ragam

Sepi Tamu sejak Pandemi, Hotel Bintang 5 Ini Jualan Nasi Bungkus Seharga Rp7 Ribu di Pinggir Jalan

2 menit

Sulit bertahannya industri perhotelan saat pandemi Covid-19, membuat semua hotel harus memutar otak untuk menjalankan bisnisnya. Seperti yang dilakukan sebuah hotel bintang 5 di Malaysia ini, akhirnya banting setir berjualan nasi bungkus dengan harga sangat murah.

Mempertahankan industri perhotelan agar tetap berjalan di tengah pandemi memang cukup sulit.

Jika tidak bisa berpikir cepat memutar otak untuk menjalankan roda bisnis, hotel berbintang yang biasanya menerima banyak tamu, bisa tutup dan bangkrut.

Beberapa waktu lalu bahkan kita melihat beberapa hotel mewah di Jakarta terpaksa dijual.

Demi bertahan, beberapa pengusaha perhotelan mencoba banting setir.

Nah, salah satunya hotel bintang 5 di Melaka, Malaysia, yang membuat terobosan dengan berjualan nasi bungkus.

Hotel Bintang 5 Jualan Nasi Bungkus

nasi bungkus hotel bintang 5 di Malaysia

sumber: Facebook Melaka

Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh sebuah Kantor Berita Malaysia Bernama, yang memberitakan bahwa Hatten Hotel berjualan nasi bungkus seharga 2 ringgit atau sekira Rp7 ribu.

Langkah ini diambil setelah hotel diterpa masalah keuangan karena pandemi Covid-19.

Kebijakan Movement Control Order atau MCO (serupa PSBB di Indonesia) membuat hotel sulit mendapat tamu dan menjalankan bisnis.

Kepala Koki Hatten Hotel, Badrol Hisham Mohd Ali, mengatakan bahwa pihaknya terpaksa berinisiatif berjualan nasi bajet (nasi murah) karena hotel dan restoran masih tutup.

“Selain mendatangkan pendapatan hotel yang terkena pandemi Covid-19, penjualan nasi bajet juga diharapkan dapat memberikan kegembiraan bagi masyarakat yang terkena imbas pendapatan, untuk mendapatkan makanan dengan harga yang lebih murah,” ujarnya, dilansir dari Kompas.com, yang mengutip Bernama, Senin (8/2/2021).

antrean tenant Hatten Hotel

sumber: Facebook Melaka

Hotel bintang 5 diketahui mulai berjualan nasi bajet sejak Jumat (5/2/2021).




Tenant yang dibuka oleh hotel berbintang 5 ini buka dari pukul 12 siang hingga pukul 8 malam.

Lokasi yang strategis dan berada di pinggir jalan, membuat tenant Hatten Hotel mudah ditemukan orang.

Badrol pun bersyukur karena tanggapan masyarakat sangat baik.

Menurut dia, sekira 500 orang datang setiap harinya untuk membeli nasi bajet.

Dia juga mengatakan, akan membuka tenant ini setiap hari selama satu bulan sambil menunggu perkembangan kebijakan MCO.

Harga Murah Menu Tidak Murahan

tenant Hatten Hotel di Melaka

sumber: Facebook Melaka

Meski menjual makanan dengan harga murah, menu yang ditawarkan cukup menggugah selera.

Beberapa menu yang dijual, di antaranya adalah nasi putih dengan potongan ayam atau ikan dan beberapa sayuran.

Tidak hanya itu, ada juga varian menu lainnya, semisal ayam madu, ayam percik, dan kukis, yang dijual terpisah.

“Kami menawarkan menu yang berbeda setiap hari sehingga pelanggan dapat menikmati hidangan yang bermacam-macam dan tidak pernah bosan dengan lauk yang sama setiap hari,” ujarnya.

Seorang pelanggan yang bernama Azlin (22), mengaku puas dengan menu dan pelayanan dari Hatten Hotel.

Dia juga merasa terbantu dengan adanya Nasi Bajet ini karena bujet yang dimilikinya sangat terbatas.

Meski harus mengantre selama 30 menit, menurut dia, hal itu tidak masalah karena sepadan dengan kelezatan menu yang didapat.

“Karena Banda Hilir adalah area fokus publik, kebanyakan restoran menjual makanan dengan harga agak mahal. Oleh karena itu nasi bajet ini menolong saya mendapat makanan enak dengan harga lebih murah,” ujarnya.

Enak juga ya, bisa mendapat makanan lezat ala hotel bintang 5 dengan harga murah!

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari apartemen di Tangerang?

Bisa jadi Apartemen Transpark Bintaro adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan apartemen idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts