Berita Berita Properti

Tidak Kalah dari Sektor Swasta, Ini Dia Green Building Karya Pemerintah Indonesia yang Telah Rampung

2 menit

Konsep bangunan hijau atau green building ternyata telah mulai diterapkan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Mau tahu apa saja? Yuk, intip beberapa green building karya pemerintah Indonesia berikut ini!

Bangunan hijau kini tengah menjadi tren baru di dunia properti.

Pasalnya konsep bangunan diklaim ramah lingkungan serta dapat menekan emisi karbon.

Penerapannya bisa jadi bagian dari strategi mengatasi permasalahan global.

Di Indonesia sendiri, sudah berdiri beberapa green building karya pemerintah, lo.

3 Green Building Karya Pemerintah Indonesia

1. Grha Wiksa Praniti

green building karya pemerintah indonesia

Sumber: sim.ciptakarya.pu.go.id

Pertama ada gedung Grha Wiksa Praniti di kota Bandung, Jawa Barat.

Bangunan yang merupakan proyek Kementerian PUPR ini resmi berdiri sejak tahun 2013.

Tampilan fasadnya unik karena memasukkan elemen tanaman merambat pada papan nama.

Tujuannya untuk memperluas area hijau penghasil oksigen sehingga bangunan lebih sejuk.

Grha satu ini merupakan bangunan serba guna untuk convention hall, exhibition hall, serta meeting room.

Di dalamnya terdapat ventilasi silang yang memastikan aliran pencahayaan alami serta udara berlangsung dengan lancar.

Tidak hanya itu, sumber energi utama bangunan adalah solarcell, Sahabat 99.

Untuk menata sistem pengairan pemerintah membangun sub-reservoir dengan daya tampung 325 meter kubik.

2. Pasar Atas Bukittinggi

gedung pasar atas bukittinggi

Sumber: finance.detik.com

Kemudian ada Pasar Atas atau Pasar Ateh Bukittinggi di Sumatera Barat.

Kementerian PUPR merancangnya sebagai tempat belanja sekaligus berwisata.




Bangunannya terdiri dari empat lantai dan satu basement sehingga mampu menampung hingga 837 kios pedagang.

Di dalamnya tidak terlihat pendingin udara karena memang konsepnya ramah lingkungan.

Untuk mengakali cuaca panas, sirkulasi udaranya dibuat proporsional agar hemat energi.

Materialnya juga tembus cahaya sehingga sumber penerangan gedung di siang hari terjamin.

Penggunanya tidak perlu menyalakan lampu apabila cahaya matahari tengah bersinar terang.

Sementara untuk sumber energi barang elektronik ada pembangkit listrik tenaga surya.

Terakhir, pasar ini memiliki ruang terbuka hijau serta sistem pengelolaan sampah dan air limbah yang efisien.

3. Gedung Utama Kementerian PUPR

potret green building karya pemerintah

Sumber: medcom.id

Terakhir ada gedung utama Kementerian PUPR yang sudah mendapatkan sertifikasi Greenship Gold.

Sertifikasi ini disusun oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) sebagai tolak ukur bangunan hijau nasional.

Ini berkat estimasi operasional gedung yang konon sukses menghemat hingga 40 persen energi.

Untuk pencahayaan saja sumber utamanya adalah cahaya matahari alami di siang hari.

Selain itu setiap lampunya memiliki sensor sehingga lampu otomatis mati jika tidak ada orang di ruangan.

Gedung hijau ini juga menerapkan sistem daur ulang air sehingga konsumsi air bersihnya lebih hemat.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id untuk menemukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan properti menarik seperti kawasan Grand Cinunuklo!




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts