Berita Berita Properti

Gambaran Gaji Arsitek dalam Dunia Kerja | Jika Sudah Berpengalaman, Bisa Capai 2 Digit!

2 menit

Ingin tahu gambaran gaji arsitek di dunia kerja? Nah, kali ini 99.co Indonesia akan mengulasnya secara lengkap. Simak saja artikel ini sampai selesai!

Berniat ingin berkarier menjadi arsitek?

Sebelum terjun terlampau dalam, kamu perlu tahu seluk beluk mengenai profesi ini, termasuk kisaran gajinya.

Masyarakat luas mengira bahwa gaji arsitek lumayan besar.

Hal ini cukup berasalan karena seorang arsitek kerap tampak mengerjakan berbagai proyek besar, termasuk membangun banyak rumah.

Sebab itulah, masyarakat mengaggap jika profesi ini dibayar cukup tinggi.

Lalu, apakah benar demikian?

Sebelum masuk ke pembahasan pokok, sebaiknya kamu menyimak beberapa informasi penting mengenai pekerjaan arsitek.

Selengkapnya ada di bawah ini!

Tanggung Jawab Seorang Arsitek

Arsitek secara umum adalah profesi yang berkaitan dengan konstruksi dan desain bangunan.

Agar mendapat gambaran secara umum ihwal pekerjaan ini….

Simak, yuk, tanggung jawab seorang arsitek.

Berikut di antaranya:

  • Membuat rancangan dan tata letak bangunan;
  • Mengeksekusi rancangan yang sudah dibuat;
  • Menetukan konsep desain rumah, baik interior dan eksterior;
  • Menentukan gambaran kerja;
  • Mengawasi dan meninjau proses kerja, dan lain sebagainya.

Beban atau tanggung jawab arsitek terbilang banyak dan berat, sehingga ketika ingin bergelut dalam dunia ini, kamu mesti mengusai banyak hal.

Andai ingin berkiprah menjadi seorang arsitek, kamu wajib kuliah di jurusan tersebut untuk membekali diri dengan ilmu-ilmu yang relevan.

Apa saja pengetahuan dan ilmu umum yang harus dikuasai?

  • Pertama, membuat desain bangunan;
  • Kedua, merancang anggaran biaya dan sistem kerja;
  • Ketiga, kreatif;
  • Keempat, bekerja detail dan rinci;
  • Kelima, mempunyai kemampuan komunikasi yang baik; dan lain-lain.

Kemampuan ini akan kamu dapatkan dari bangku kuliah atau dengan magang.

Jenjang Karier Seorang Arsitek

jenjang karier arsitek

sumber: woman.thenest.com

Dilansir dalam laman campus.quipper.com, setidaknya ada 3 jenjang yang akan dilewati seorang arsitek.

Masing-masing jenjang ini ditentukan dari tingkatkan kemampuan dan pengalaman.

Ini dia 3 jenjang tersebut.

  1. Arsitek Muda;
  2. Arsitek Madya;
  3. Arsitek Utama.

Dihimpun dari berbagai sumber, lulusan baru jurusan arsitek tidak sekonyong-konyong dilabeli ‘arsitek’.

Namun, baru dinamai sebagai lulusan arsitektur.




Serupa dengan apoteker, psikolog, dokter, atau pengacara, ada proses panjang dan ujian kompetensi untuk mendapatkan sebuah titel khusus.

Status ‘arsitek’ baru bisa direngkuh jika ia sudah melakukan proses magang selama dua tahun atau 4000 jam dan melakukan ujian kompetensi.

Proses magang selama dua tahun dan uji kompetensi itu adalah syarat untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA)…

Sebuah syarat untuk melakukan praktik arsitek.

Setelah proses itu dilalui, baru lulusan arsitektur dapat disebut dengan arsitek.

Gaji Arsitek di Indonesia

Gaji Arsitek

sumber: thestreet.com

1. Gaji Arsitek yang Baru Lulus

Sudah disinggung di atas, jika seorang yang baru lulus harus melalui proses magang demi mendapatkan titel arsitek.

Umumnya, fresh graduate atau lulusan baru arsitektur akan digaji 1,5 sampai 2 kali UMR.

Gambaranya sebesar Rp4,3 Juta sampai Rp5 Juta.

2. Gaji Arsitek yang Sudah Mempunyai Pengalaman Selama 2 Tahun

Setelah melalui proses magang selama dua tahun, lulusan arsitektur baru bisa disebut arsitek.

Seiring pengalamanya, tentu gaji yang didapat lebih besar.

Gambaran gajinya yakni sebesar Rp6 Juta sampai Rp7 Juta.

3. Gaji Arsitek Manajer atau Arsitek Utama

Dapat dikatakan inilah jenjang karier paling atas seorang arsitek.

Memiliki tanggung jawab lebih besar dan pengalaman lebih banyak, gaji arsitek manajer atau utama jauh lebih banyak dibanding dua jenjang karier sebelumnya.

Gambaranya gajinya ialah sebesar Rp15 Juta sampai puluhan juta rupiah.

Gambaran gaji di atas adalah bayaran per bulan.

4. Gaji Arsitek yang Membuka Praktik Sendiri

Nah, kalau poin ini akan membahas gaji arsitek yang berkiprah mandiri atau membuka praktik sendiri.

Dikutip pada laman detik.com, seorang arsitek yang membuka praktik sendiri, jika mendapatkan klien akan mendapat bayaran sebesar 2-8 persen dari total proyek yang dikerjakan.

Namun begitu, Sahabat 99, gaji di atas hanya sebagai gambaran saja.

Gambaran di atas, tak dapat dijadikan patokan pasti lantaran setiap perusahaan mempunyai kebijakan dan nilai gaji masing-masing.

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin hunian murah dengan jarak yang tak terlalu jauh dari Kota Bandung?

Margahurip Banjaran dapat jadi opsi tepat!

Selengkapnya cek hanya di www.99.co/id.




Insan Fazrul

Penulis 99.co Indonesia. Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, melanjutkan karier sebagai penulis lepas yang fokus dengan tema gaya hidup dan sepak bola. Kini, sepenuhnya menulis di Blog 99.co Indonesia dengan banyak membahas seputar properti, khususnya desain rumah.
Follow Me:

Related Posts