Gaya Hidup Kesehatan

Wajib Tahu, Inilah 10 Fungsi Protein bagi Tubuh | Berperan Penting untuk Kesehatan!

4 menit

Apakah kamu sudah tahu apa saja fungsi protein bagi tubuh? Ternyata, protein berperan besar dalam kesehatan tubuh kita sehingga menjaga asupan protein dinilai sangat penting. Simak fungsi protein bagi tubuh pada artikel ini.

Sahabat 99, jangan anggap sepele manfaat protein bagi tubuh.

Protein memiliki ragam manfaat yang berfungsi memelihara tubuh kita agar senantiasa sehat.

Jika kamu kekurangan protein maka akan muncul rasa lelah, lemas, hingga membuat sistem kekebalan tubuh menjadi menurun.

Protein terdiri dari asam amino yang bergabung membentuk rantai panjang.

Ada 20 asam amino yang membantu membentuk ribuan protein berbeda pada tubuh.

Protein melakukan sebagian besar tugasnya di dalam sel.

Jadi, protein sangat penting untuk kesehatan tubuh.

Dikutip healthline dan sumber lain, simak fungsi protein bagi tubuh pada penjelasan di bawah ini, yuk!

10 Fungsi Protein bagi Tubuh

fungsi protein

sumber: verywellfit.com

1. Sumber Energi

Fungsi protein yang pertama adalah sebagai sumber energi, karena protein dapat memasok energi ke tubuh.

Protein mengandung empat kalori per gram, jumlah energi yang sama yang disediakan karbohidrat.

Lemak memasok energi paling banyak, dengan sembilan kalori per gram.

Namun, protein digunakan secara luas di seluruh tubuh.

Dalam keadaan puasa atau 18—48 jam tanpa asupan makanan, tubuh memecah otot rangka sehingga asam amino dapat menyuplai energi.

Tubuh juga menggunakan asam amino dari otot rangka yang rusak jika penyimpanan karbohidrat rendah.

Ini dapat terjadi setelah olahraga berat atau jika kamu tidak mengonsumsi cukup kalori secara umum.

2. Mengangkut dan Menyimpan Nutrisi

Protein berperan mengangkut dan menyimpan nutrisi pada tubuh.

Protein membawa zat ke seluruh aliran darah.

Zat yang diangkut oleh protein ini termasuk nutrisi seperti vitamin atau mineral, gula darah, kolesterol dan oksigen.

Misalnya, hemoglobin adalah protein yang membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh.

Pengangkut glukosa (GLUT) memindahkan glukosa ke sel, sementara lipoprotein mengangkut kolesterol dan lemak lain dalam darah.

Pengangkut protein bersifat spesifik, artinya hanya akan terikat pada zat tertentu.

Dengan kata lain, pengangkut protein yang menggerakkan glukosa tidak akan memindahkan kolesterol.

Protein juga memiliki peran penyimpanan.

Ferritin adalah protein penyimpanan yang menyimpan zat besi.

Protein penyimpanan lainnya adalah kasein , yang merupakan protein utama dalam susu yang membantu pertumbuhan bayi.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Protein membantu membentuk imunoglobulin, atau antibodi, untuk melawan infeksi.

Antibodi adalah protein dalam darah  yang membantu melindungi tubuh  dari penyerang berbahaya seperti bakteri dan virus.

Ketika penyerang ini memasuki sel, tubuh menghasilkan antibodi yang menandai mereka untuk eliminasi.

Tanpa antibodi ini, bakteri dan virus akan bebas berkembang biak dan membanjiri tubuh dengan penyakit yang ditimbulkannya.

fungsi protein

sumber: womenshealthmag.com

4. Menyeimbangkan Cairan

Fungsi protein lainnya adalah menyeimbangkan cairan.

Protein mengatur proses tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan.

Albumin dan globulin adalah protein dalam darah yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan menarik dan menahan air.

Jika tidak makan cukup protein, kadar albumin dan globulin akhirnya menurun.

Akibatnya, protein ini tidak bisa lagi menyimpan darah di pembuluh darah dan cairan dipaksa masuk ke ruang di antara sel.

Saat cairan terus menumpuk di ruang antara sel tersebut, pembengkakan atau edema terjadi, terutama di daerah perut.




Ini adalah bentuk malnutrisi yang disebut kwashiorkor ketika seseorang mengonsumsi cukup kalori tetapi tidak mengonsumsi cukup protein.

5. Menyeimbangkan pH

Protein memainkan peran penting dalam mengatur konsentrasi asam dan basa dalam darah dan cairan tubuh lainnya.

Keseimbangan antara asam dan basa diukur menggunakan skala pH.

Rentangnya dari 0 hingga 14, dengan 0 sebagai yang paling asam, 7 netral, dan 14 paling basa .

Berbagai sistem penyangga memungkinkan cairan tubuh mempertahankan kisaran pH normal.

Diperlukan pH yang konstan, karena sedikit perubahan pada pH dapat berbahaya.

Salah satu cara tubuh mengatur pH adalah dengan protein.

Contohnya adalah hemoglobin, protein yang menyusun sel darah merah.

6. Membangun dan Memperbaiki Jaringan Tubuh

Protein berfungsi memelihara dan mengganti jaringan di tubuh yang telah rusak.

Dalam kondisi normal, jumlah protein yang digunakan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh akan sama setiap harinya.

Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak protein.

Misalnya ketika ada pertumbuhan jaringan baru atau ketika pemecahan protein terjadi lebih banyak.

Contohnya ada pada ibu hamil, ibu menyusui, atau pada orang yang sedang sakit.

makanan mengandung protein

sumber: ohmyveggies.com

7. Membentuk Antibodi

Protein membantu tubuh membentuk imunoglobulin yang biasa dikenal sebagai antibodi.

Antibodi berperan penting untuk melawan infeksi bakteri atau virus.

Selain itu, antibodi juga membantu tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit dari bakteri atau virus yang sama di kemudian hari.

Baca Juga:

9 Fungsi Karbohidrat untuk Tubuh yang Sering Dilupakan. Jangan Dihindari!

8. Membentuk Enzim dan Hormon

Fungsi protein lainnya adalah membetuk enzim dan hormon.

Enzim merupakan jenis protein yang ditemukan di dalam sel.

Enzim bertanggung jawab terhadap banyak sekali reaksi biokimia yang terjadi di dalam tubuh.

Misalnya, untuk kontraksi otot, menghancurkan racun, dan mencerna makanan.

Selain enzim, protein juga membentuk sebagian besar hormon pada tubuh.

Hormon bertugas untuk mengirimkan sinyal dan mengatur proses biologis antara sel, jaringan, dan organ.

Contohnya adalah hormon insulin yang mengirim sinyal dan mengatur proses masuknya gula ke dalam sel tubuh.

9. Alat Penyimpan Molekul

Selain membantu membentuk hormon, protein juga bertugas sebagai penyimpan molekul tertentu seperti ferritin yang merupakan protein yang dikombinasikan dengan zat besi.

Zat disimpan di hati (liver) yang berfungsi sebagai buffer jika tubuh mengalami kekurangan atau kelebihan zat besi.

protein nabati

sumber: self.com

10. Menyediakan Komponen Struktur

Protein termasuk keratin, kolagen dan elastin membantu membentuk kerangka dari struktur tertentu di tubuh.

Keratin adalah protein struktural yang ditemukan di kulit, rambut, dan kuku.

Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh  dan merupakan protein struktural tulang, tendon, ligamen, dan kulit.

Elastin beberapa ratus kali lebih fleksibel daripada kolagen.

Dapat dikatakan bahwa fungsi protein menyediakan komponen struktur bagi tubuh.

Baca Juga:

12 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi | Gak Cuma Daging, lo!

Itulah 10 fungsi protein bagi tubuh.

Semoga informasi ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak terus artikel lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Temukan rumah idamanmu dari sekarang hanya di 99.co/id!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts