Rumah Tips & Trik

Faktor yang Mesti Diperhatikan agar Rumah Tahan Banjir ketika Musim Hujan Tiba

3 menit

Mengetahui sejumlah faktor penting agar rumah tahan banjir ketika musim hujan tiba mesti disadari sejak dini. Lantas, apa saja aspek-aspek yang harus menjadi perhatian?

Permasalahan mengenai banjir di berbagai wilayah di Indonesia sering kali menyeruak dari tahun ke tahun, terlebih pada musim penghujan.

Jika merujuk laman bnpb.go.id, secara umum banjir dapat disebabkan karena curah hujan tinggi serta tidak diimbangi oleh serapan tanah yang cukup.

Salah satu yang terkena dampak dari permasalahan tersebut adalah para pemilik hunian yang berlokasi di kawasan banjir.

Tentu saja pindah lokasi dan membeli rumah baru di area yang dianggap lebih aman bukan solusi tepat karena tidak semua orang bisa melakukannya.

Maka, hal yang setidaknya harus diketahui oleh para penghuni rumah adalah memerhatikan faktor-faktor penting supaya hunian bisa tahan banjir.

Sementara di sisi lain, bagi para pencari hunian yang ingin mempunyai rumah bebas banjir, memerhatikan terkait kawasan, desain hunian, dan aspek-aspek krusial lainnya harus benar-benar dipertimbangkan.

Untuk mengetahui faktor-faktor penting itu, dalam program #TanyaPakar, tim Berita 99.co mewawancari M. Farhan Fathurrahman dan Ade Septia Cahyadi selaku desainer arsitektur di Lloe Studio.

Sebagai informasi, Lloe Studio merupakan studio yang bergerak di bidang arsitektur dan interior yang terdiri dari tiga perancang arsitektur, Briyan Putra P, M. Farhan Fathurrahman dan Ade Septia Cahyadi.

Nah, dalam kesempatan kali ini, dua nama terakhir turut memaparkan mengenai faktor-faktor penting yang mesti kamu ketahui agar suatu rumah bisa tahan banjir.

Faktor yang Mesti Diperhatikan agar Rumah Tahan Banjir

rumah tahan banjir

Ilustrasi rumah banjir | shutterstock

Bagi yang sedang mencari hunian bebas banjir, Farhan menyebut bahwa faktor lingkungan berperan penting.

“Misalnya level tanah terhadap jalannya, terhadap tetangganya, itu perlu ditinjau. Kalau tanah kita lebih rendah levelnya dari jalan, otomatis, kan, air hujan jatuhnya akan ke tanah kita,” kata Farhan.

Lebih lanjut, Farhan mengatakan hal itu berlaku sebaliknya. “Apabila tanah kita lebih tinggi dari tanah tetangga, kita perlu antisipasi jangan sampai kita menyumbang [ibaratnya] musibah kepada tetangga,” tambahnya.

Selain itu, adakah faktor lain yang harus diperhatikan?

1. Penggunaan Material

Faktor material sangat krusial untuk mewujudkan rumah tahan banjir.

Dalam kasus hunian yang sudah dipastikan terkena banjir tiap tahun, ada baiknya dinding-dinding rumah yang “bertemu” dengan area luar diganti dengan material beton.

Selain itu, Farhan juga memberikan tips bagi para penghuni yang berada di daerah banjir untuk memakai material tahan air, seperti jenis kayu-kayu tertentu.

“Kayu ulin, kayu bengkirai, itu cenderung tahan air daripada kayu lain,” ucapnya.

Di sisi lain, Ade Septia Cahyadi mempunyai pandangan lain terkait pemilihan cat untuk hunian yang sering terkena banjir.

“Untuk pemilihan finishing material penting juga. Kayak sesimpel warna cat bangunan. Kalau di daerah banjir sebisa mungkin hindari cat warna putih, soalnya kalau ada genangan air di rumah akan berbekas,” kata Ade.



2. Sistem Pembuangan Air

Faktor tak kalah penting untuk mewujudkan rumah tahan banjir adalah sistem pembuangan air.

Farhan dan Ade membeberkan bahwa harus ada perhitungan yang meliputi perkiraan volume air hujan yang berpotensi masuk ke dalam kawasan rumah.

Seiring pengalaman keduanya, Farhan dan Ade kerap mendapati beberapa kasus seperti lahan yang telah diperuntukkan untuk hunian, tetapi belum dirancang baik untuk sistem pembuangan air hujannya.

Jika merujuk peraturan yang berlaku, Farhan mengungkapkan bahwa pembangunan rumah sejatinya mesti memiliki 60 persen perkerasan dan 40 persen area hijau yang bisa pula dijadikan area resapan.

Area resapan ini mesti bisa meresap debit air yang memungkinkan masuk ke area rumah.

Sejalan dengan hal tersebut, Ade berujar dengan banyaknya resapan, sebagian air hujan bisa habis di lahan sendiri.

“Ditambah lagi kalau kita bisa buat sumur resapan, biopori, dan sejenisnya. Terus kalau mau advance lagi, kita bisa buat kolam penampungan air yang bisa diolah kembali untuk berbagai keperluan seperti misalnya menyiram tanaman,” katanya.

3. Bentuk Atap

Berbagai sumber menyebutkan bahwa bentuk atap suatu hunian bisa memengaruhi daya tahan terhadap aliran air hujan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Farhan dan Ade memiliki pandangannya tersendiri.

Menurut Ade, bentuk atap segitiga yang digadang-gadang cukup ideal unutk kawasan banjir bisa diaplikasikan agar air hujan tidak lama berada di area atas.

Namun, bukan berarti atap dengan bentuk datar buruk. “Bagus juga, apalagi jika di area atap disimpan rerumputan karena itu bisa pula jadi area serap air,” katanya.

Dalam pandangan Ade, bentuk atap bisa dipilih sesuai selera karena yang terpenting bukan masalah atap.

Pasalnya, untuk hunian yang berada di kawasan banjir, hal yang cukup berpengaruh adalah area bawah.

4. Desain Pagar

Di sejumlah permukiman di Indonesia yang dikenal sebagai kawasan banjir, pagar biasanya dirancang sedemikian rupa sehingga air tak serta-merta menerjang rumah.

Faktor tersebut tentu saja penting, terlebih jika banjir tersebut masih dalam tahap skala kecil.

Akan tetapi, jika berbicara desain, Ade dan Farhan mengaku bahwa tidak ada resep khusus mengenai desain pagar yang wajib diaplikasikan karena hal itu tergantung preferensi penghuni rumah.

5. Perancangan Kelistrikan

Faktor terakhir, demi keamanan dan kenyaman hunian, rumah yang berada di daerah banjir sebisa mungkin memerhatikan perancangan kelistrikan.

Farhan menyebut bahwa perancangan kelistrikan harus dirancang dari awal karena sifatnya ditanam di dalam dinding, plafon, dan area-area lainnya.

Itu artinya, pencari rumah di kawasan rentan banjir mesti memikirkan perancangan kelistrikan secara detail.

Hal ini mengharuskan sang pemilik menyepakati kalau idealnya kelistrikan berada di area atas.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Property People.

Simak ulasan menarik lainnya hanya di berita.99.co.

Follow juga Google News Berita 99.co untuk memperoleh update terbaru.

Jika kamu sedang mencari rumah idaman, temukan rekomendasi terbaiknya di www.99.co/id

Ya, kini mendapatkan rumah impian bisa #SegampangItu, lo!




Hendi Abdurahman

Mengawali karier sebagai penulis lepas seputar tema olah raga di sejumlah media online. Sejak 2021 menjadi penulis konten di 99 Group dengan cakupan tema meliputi properti, marketing, dan gaya hidup. Senang menjelajah kota di akhir pekan.
Follow Me:

Related Posts