Berita Ragam

Heboh Fenomena Langit Merah di Makkah dan Madinah Dikaitkan Peristiwa Alkitab. Ini Faktanya!

2 menit

Jagat media sosial diramaikan dengan fenomena langit merah yang terjadi Makkah dan Madinah, Arab Saudi. Hal ini pun dikaitkan dengan nubuat di Alkitab Ibrani. Lantas, seperti apa faktanya?

Sahabat 99, langit merah di atas Kota Makkah dan Madinah itu terjadi pada 12 Maret 2021 lalu.

Namun, kejadian ini  baru viral belakangan waktu ini lewat sebuah video.

Video tersebut memperlihatkan langit merah pekat di dua kawasan tersebut.

Kejadian tersebut pun dikaitkan dengan peristiwa Alkitab oleh media Israel.

Padahal, fenomena yang terjadi di Makkah dan Madinah itu merupakan kejadian yang lumrah.

Lantas, sepertia apa faktanya?

Fakta Langit Merah di Makkah dan Madinah

langit merah di arab saudi

JPNN

Dikutip JPNN, fenomena langit merah itu merupakan kejadian alamiah.

Hal ini disebabkan oleh badai pasir.

Ketika itu, badai pasar yang sangat kuat melanda wilayah Arab Saudi.

Badai pasir sendiri bukanlah hal yang luar biasa di Arab Saudi.

Namun, kali ini badai pasir tersebut menimbulkan kepanikan.

Hal ini lantaran warga terkejut ketika udara di sekitar mereka berubah gelap kemerahan.

Badai yang dipicu angin berkecepatan 44 mil per jam dari arah barat daya itu menyebabkan jarak pandang kurang dari 50 meter.




Pihak berwenang Saudi Arabia pun mengimbau warganya tetap bertahan di dalam rumah.

Dikaitkan dengan Nubuat di Alkitab

Masih dikutip JPNN, kabar tentang langit merah di atas dua kota suci bagi umat Islam itu justru menjadi sorotan di Israel.

Badai pasir besar itu disebut oleh media Israel sebagai “Peristiwa Alkitab”.

Misalnya saja laman israel365news.com yang mengaitkan fenomena itu dengan nubuat di Alkitab Ibrani.

Pakar eskatologi Rabi Pinchas Winston menyebut fenomena itu merupakan bentuk campur tangan Tuhan.

Alasannya, pendeta Yahudi kelahiran Kanada tersebut meyakini peristiwa seperti itu bakal makin sering terjadi.

“Pada tahap-tahap selanjutnya dari penebusan, campuran keajabian dan alam akan mencapai titik yang tidak bisa disangkal lagi,” kata dia dikutip JPNN.

Laman itu juga menukil Kitab Keluaran (Eksodus) 13:21.

Bunyinya adalah Dan Hashem (Tuhan bagi bangsa Israel) berjalan di depan mereka dalam tiang awan pada siang hari untuk menuntun mereka di jalan…

…dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.

“Seiring waktu, peristiwa yang menunjukkan intervensi Tuhan dalam peristiwa duniawi akan menjadi lebih lazim,” tulis israel365news.com menyitat Rabbi Pinchas Winston.

Meski begitu, fenonema itu merupakan akibat dari badai pasir yang terjadi di Makkah dan Madinah.

***

Bagaimana pendapatmu, Sahabat 99?

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Cek ragam artikel menarik lainnya hanya di Berita 99 Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah dijual di Cempaka Putih?

Kunjungi sekarang lewat www.99.co/id dan temukan ragam hunian menarik!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts