Gaya Hidup Kesehatan

Benarkah Efek Samping Vaksin Covid-19 dari Sinovac Berbahaya? Simak Penjelasan Ahli!

2 menit

Presiden Jokowi telah menjalani prosedur vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1/2020). Lalu, apa saja efek samping dari vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini?

Setelah divaksin, Presiden Jokowi sempat menceritakan efek samping dari vaksin tersebut.

“Ndak terasa apa-apa, waktu suntik ya. Tapi setelah dua jam agak pegal dikit. Agak pegal dikit,” ujar Jokowi dalam keterangan resmi, dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (13/1/2021).

Pertanyaannya, apakah efek samping dari vaksin Sinovac ini hanya pegal-pegal?

Efek Samping Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Presiden Jokowi disuntik vaksin Covid-19

sumber: HO/Setpres/Agus Suparto

Secara umum, efek suntikan vaksin akan terasa pada bagian lengan dan seluruh tubuh.

Setelah mendapatkan vaksinasi, kamu mungkin akan merasakan rasa sakit pada area yang disuntik dan sedikit pembengkakan.

Sementara, pada seluruh tubuh, kamu akan merasakan gejala berikut setelah disuntik vaksin:

Melansir Kontan.co.id yang mengutip Centers for Disease Control (CDC), efek samping tersebut merupakan gejala wajar yang diterima oleh penerima vaksin.

Beberapa gejala tersebut menandakan bahwa tubuh sedang membangun perlindungan.

Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena biasanya gejala tersebut akan hilang setelah beberapa hari.

Jika Sakit Setelah Divaksin, Lakukan Ini!

ilustrasi vaksinasi Covid-19




Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika masih merasa sakit dan tidak nyaman setelah divaksin:

  • Oleskan lap bersih, dingin, dan basah ke area tersebut.
  • Lakukan aktivitas untuk menggerakkan tangan kamu, semisal melakukan perenggangan.
  • Minum banyak cairan.

Jika efek samping dari vaksinasi masih ringan, kamu tidak perlu pergi ke dokter.

Kamu perlu pergi ke dokter jika efek dari vaksinasi sudah mulai parah, misalnya:

  • Area lengan bekas disuntik menjadi kemerahan dan rasa sakit meningkat setelah 24 jam.
  • Efek samping semisal demam dan rasa sakit tidak hilang dalam beberapa hari.

Kapan Vaksin Bekerja Efektif?

ilustasi vaksinasi kedua Covid-19

Beberapa jenis vaksin Covid-19, termasuk buatan Sinovac, harus disuntikkan ke dalam tubuh sebanyak dua kali.

Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PP Peralmuni), Iris Rengganis, mengatakan dua kali suntikan tersebut ditujukan membentuk antibodi.

Satu kali suntikan, kata Iris, belum cukup untuk membentuk antibodi secara penuh.

Setelah menerima vaksin pertama, kamu harus menunggu sekira dua minggu terlebih dulu sebelum menerima suntikan kedua.

Maka dari itu, setelah menerima vaksin, kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Tunggu 2 minggu, 3M tetap kita pakai. Nanti antibodi akan full setelah dua kali suntik atau full dozed,” kata Iris, dikutip dari Bisnis.com, Senin (11/1/2021).

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di Portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bali?

Bisa jadi Damara Village di Kuta Selatan adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts