Berita Ragam

Dongeng Kancil dan Buaya Singkat Penuh Makna untuk Pengantar Tidur Anak

2 menit

Dongeng kancil dan buaya bisa jadi pilihan tepat untuk dibacakan sebagai pengantar tidur anak. Berikut ini cerita dongeng kancil dan buaya!

Kancil identik dengan karakter fabel cerdik yang memiliki banyak akal.

Ada banyak versi dongeng kancil, seperti dongeng kancil dan buaya, kancil dan harimau, hingga kancil dan kelinci.

Di antara dongeng-dongeng tersebut, versi dongeng kancil dan buaya jadi yang paling terkenal karena mengandung makna yang baik disampaikan untuk anak-anak.

Sebagai pengantar tidur anak, bacakan cerita dongeng kancil dan buaya berikut ini, yuk!

Cerita Dongeng Kancil dan Buaya

cerita kancil dan buaya

sumber: YouTube/Kisah Kancil

Kancil Cerdik di Hutan Belantara

Di sebuah hutan belantara yang sangat luas, hiduplah berbagai jenis satwa, salah satunya seekor kancil yang dikenal sangat cerdik.

Si kancil ini tidak hanya cerdik, tapi ia juga dikenal sangat ramah terhadap satwa lainnya di dalam hutan belantara tersebut.

Suatu pagi saat sedang menelusuri hutan, ia melihat seekor induk bebek tengah berenang bersama anak-anaknya.

“Hai bebek! Asyik sekali kamu berenang,” kancil menyapa segerombolan bebek yang ia jumpai.

Bukan hanya kepada bebek saja, ia juga tak segan menyapa satwa-satwa lainnya yang ia jumpai.

Kancil Disegani Semua Satwa

Kepribadian kancil yang begitu asyik dan hangat membuatnya banyak disegani oleh penghuni hutan.

Selain ramah, kancil juga disegani karena kecerdikannnya yang ia gunakan untuk membantu penghuni hutan dalam memecahkan masalah.

Saat tengah berjalan menelusuri hutan, ia bertemu dengan tiga ekor anak ayam yang terperangkap di dalam lubang.

Anak-anak ayam tersebut tidak bisa keluar karena ukuran lubangnya yang cukup dalam.

Si kancil segera menghampiri mereka, lantas ia membungkukkan badannya dan meminta mereka untuk menaiki tubuhnya.

“Naiklah ke tubuhku, jadi kalian bisa keluar dan bertemu dengan induk kalian,” tutur si kancil dengan ramah.

Setelah semua anak ayam berhasil keluar, ia lantas berjalan menemui sang induk ayam yang tengah kebingungan mencari anak-anaknya.

Induk ayam tersebut sangat senang dan berterima kasih kepada kancil karena telah menolong anak-anaknya.

Kancil Ingin Menyeberangi Sungai Deras

Lelah menyusuri hutan, si kancil merasa lapar. Ia pun beristirahat dan memakan rumput yang berada di sekitarnya.

“Ternyata memakan rumput saja tidak membuatku merasa kenyang,” kata si kancil.

Kancil melanjutkan perjalanannya di bawah terik sinar matahari, lalu tiba di sebuah sungai yang masih berada di dalam hutan.

Akibat matahari yang bersinar terik, kancil merasa haus dan kemudian meminum air sungai tersebut.

Mata si kancil tiba-tiba berbinar melihat sesuatu yang menarik di seberang sungai, yaitu deretan pohon dengan buah lebat yang tampak lezat.



Namun si kancil tidak bisa menggapai buah-buah tersebut karena aliran sungai yang sangat deras dan dipenuhi buaya.

Si kancil memutar otak, mencari cara bagaimana ia bisa menyeberangi sungai tersebut dengan selamat.

Kancil Mengelabui Para Buaya di Sungai

Melihat para buaya yang berada di sungai itu, si kancil mendapatkan ide cemerlang untuk bisa menyeberangi sungai tersebut.

“Hei, kancil! Sedang apa kamu di tepi sungai? Apakah kamu ingin menjadi santapan kamu?” tanya seekor buaya kepada si kancil.

“Aku membawa kabar gembira untuk kalian semua, ada daging segar dari raja dan aku diperintahkan untuk menghitung jumlah buaya yang ada di sungai.”

Buaya tersebut sumringah, lantas menyampaikan kabar baik tersebut kepada buaya-buaya lainnya.

Setelah para buaya berkumpul, si kancil meminta mereka untuk berjajar dari tepi sungai yang satu hingga ke seberang.

“Sudah siap!” kata buaya ketika ia dan teman-temannya telah berjajar rapi membentuk jembatan.

Kancil pun melompat di atas punggung buaya hingga ia sampai ke tepi sungai seberang.

“Terima kasih, berkat kalian aku bisa menyeberangi sungai ini,” kata si kancil.

Si kancil pun berlari kencang meninggalkan para buaya yang marah karena baru sadar di dikelabui olehnya.

Hikmah Dongeng Kancil dan Buaya

Hikmah yang bisa dipetik dari dongeng kancil dan buaya ini adalah perbuatan jelek hanya akan menambah musuh.

Kancil memang dikenal cerdik dan ramah, tapi ia menggunakan kecerdasannya untuk mengelabui buaya.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak informasi menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Kunjungi dari sekarang dan temukan hunian favoritmu, salah satunya LRT City Cibubur!




Alya Zulfikar

Berkarier di dunia kepenulisan sejak 2018 sebagai penulis lepas. Kini menjadi penulis di 99 Group dengan fokus seputar gaya hidup, properti, hingga teknologi. Gemar menulis puisi, memanah, dan mendaki gunung.
Follow Me:

Related Posts