Berita Ragam

Proses Metamorfosis: Daur Hidup Kupu Kupu dari Telur sampai Sempurna. Sudah Tahu?

4 menit

Sebenarnya, bagaimana sih daur hidup kupu kupu? Prosesnya ternyata cukup panjang dan melewati banyak tahapan, lo. Cermati yuk penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini!

Kupu-kupu merupakan serangga yang masuk ke dalam ordo Lepidoptera, atau berarti serangga bersayap sisik.

Serangga bersayap cantik ini aktif di siang hari memiliki banyak jenis.

Di Pulau Jawa sendiri, tercatat lebih dari 600 spesies kupu-kupu yang tersebar di seluruh pulau.

Angka tersebut belum termasuk jenis langka atau hasil persilangan antar jenis yang belum ditemukan.

Keistimewaan kupu-kupu tidak berhenti di sintu.

Serangga divisi Rhopalocera ini memiliki siklus hidup yang menakjubkan.

Proses tersebut dinamakan metamorfosis sempurna.

Metamorfosis sempurna kupu-kupu melalui tahapan yang cukup panjang.

Proses ini jarang terjadi pada hewan lainnya.

Untuk lebih jelasnya lagi, mari kita bahas pada artikel daur hidup kupu kupu berikut ini.

Apa Itu Metamorfosis?

metamorfosis sempurna metamorfosis tidak sempurna

sumber: dosenpintar.com

Sebelum membahas tentang daur hidup kupu kupu, ada baiknya jika kita teliti arti metamorfosis lebih dalam terlebih dahulu.

Dikutip dari Wikipedia, metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan.

Perkembangan biologi tersebut melibatkan perubahan penampilan hewan, baik secara fisik atau struktur setelah kelahiran.

Ini terjadi karena adanya diferensiasi dan pertumbuhan sel secara radikal.

Proses metamorfosis tidak hanya terjadi pada serangga.

Proses perubahan ini juga terjadi pada amfibi, tunicatamolluscaechinodermata, dan crustacea.

Jenis Metamorfosis

Jenis metamorfosis dibagi menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

Metamorfosis seekor hewan dikatakan sempurna jika bentuk larva berubah jauh dengan imagonya (bentuk hewan dewasa).

Metamorfosis sempurna melalui 4 tahap, yakni

  • telur,
  • larva,
  • pupa/nimfa, dan
  • imago.

Contoh hewan yang melalui metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu, katak, lalat, nyamuk, dan lalat.

Sementara itu, metamorfosis tidak sempurna adalah hewan-hewan yang melalui 3 tahap pertumbuhan.

Tahap metamorfosis tidak sempurna adalah

  • telur,
  • nimfa, dan
  • imago.

Dalam arti lain, hewan yang melalui metamorfosis tidak sempurna tidak berubah wujud.

Bentuknya masih sama dengan bentuk aslinya ketika lahir.

Contoh hewan yang melalui metamorfosis tidak sempurna adalah rayap, walang, jangkrik, kepik, kutu daun, dan capung.

Daur Hidup Kupu Kupu

apa itu proses metamorfosis

sumber: pembelajar.net

Nah, setelah belajar tentang metamorfosis hewan secara umum, kini kita ulas daur hidup kupu kupu, yuk!

Kupu-kupu melalui metamorfosis sempurna, mulai dari telur, ulat, pupa (kepompong), sampai wujud sempurna.

Berikut adalah proses siklus hidup kupu kupu secara lengkap.

1. Telur

daur hidup kupu kupu telur

Telur merupakan tahap awal dari siklus hidup kupu kupu.

Ini merupakan wujud terkecil, atau bentuk pertama kupu-kupu saat lahir.

Saat menetas, telur ditempelkan pada bagian bawah daun agar terhindar dari pemangsa.

Uniknya, sampai sekarang para peneliti belum tahu bagaimana cara kupu-kupu menempelkan telur di bawah daun.

Mereka hanya tahu bahwa telur menempel berkat zat perekat yang keluar dari induk, tetapi nama zatnya belum teridentifikasi.

Zat perekat itu cukup kuat untuk menempelkan telur pada daun dalam jangka waktu yang lama.

Selain sebagai perekat, zat lengket itu juga berguna sebagai pelindung lapisan luar telur.

Telur kupu-kupu membutuhkan waktu satu bulan lebih untuk menetas.

2. Ulat

daur hidup kupu kupu ulat

Daur hidup kupu kupu selanjutnya adalah ulat.

Ketika menetas, isi telur berubah menjadi ulat atau larva.

Ukuran ulat kupu-kupu beragam, tergantung induk dan jenisnya.

Tidak banyak yang bisa dilakukan ulat saat fase ini.

Mereka hanya bisa makan, makan, dan makan sampai melangkah ke tahap metamorfosis selanjutnya.

Makanan utama ulat kupu-kupu tentunya daun hijau segar.

Daun mengandung nutrisi yang tinggi, sehingga cukup memasok kebutuhan ulat selama masa persiapan menjadi kepompong.

Ulat kupu-kupu mungkin terlihat menggemaskan.

Namun, jangan salah!

Ulat kupu-kupu dapat mengeluarkan racun ketika terancam.

Racun tersebut bisa membunuh serangga atau hewan 10x lebih besar dari tubuh ulat.

Ulat siap berubah menjadi kepompong setelah panjangnya mencapai 5 cm.




3. Kepompong (Pupa)

daur hidup kupu kupu kepompong

Fase berikutnya dalam daur hidup kupu kupu adalah pupa atau yang kita kenal dengan nama kepompong.

Pada tahap ini, ulat dewasa berubah menjadi sebuah tempurung yang terbuat dari benang alami.

Benang alami itu terbuat dari daun-daun yang diolah oleh tubuh ulat dan mengandung sutera.

Tahap kepompong berlangsung selama 10-12 hari.

Lalu, apa yang terjadi selama waktu 2 minggu ulat di dalam kepompong?

Ulat akan tidur dan mencerna dirinya sendiri menggunakan cairan enzim yang keluar dari tubuh.

Kupu-kupu yang keluar dari kepompong membutuhkan energi dan makanan yang banyak.

Itulah mengapa mereka langsung pergi mencari sumber makanan terdekat dan jarang terlihat langsung terbang.

Pasalnya, ulat yang bersemayam di dalam kepompong akan kehilangan 3 kali berat badannya karena banyaknya enzim yang dikeluarkan.

4. Imago (Bentuk Dewasa)

proses metamorfosis tahap imago

Fase siklus hidup kupu kupu yang terakhir adalah imago, atau bentuk dewasa.

Setelah melewati fase yang panjang, ulat di dalam kepompong akhirnya berubah menjadi bentuk dewasa, yaitu kupu-kupu.

Cangkang keras kepompong semakin hari akan melunak, memperbolehkan kupu-kupu untuk menembus keluar.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kupu-kupu yang baru keluar dari kepompong tidak beraktivitas secara normal.

Mereka akan melewati fase pengembangan dan pengeringan terlebih dahulu.

Kupu-kupu baru akan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dengan cara makan dan berlindung dari predator.

Setelah badannya dirasa sudah kuat membentangkan sayap, mereka baru berani terbang dan bepergian sesuka hati.

Peranan Kupu-Kupu dalam Hidup Manusia

Kupu-kupu memegang peran penting dalam kehidupan manusia.

Salah satunya adalah sebagai serangga penyerbuk tanaman.

Penyerbukan tanaman terjadi ketika kupu-kupu menghisap nektar pada bagian bunga bernama sari.

Mereka kemudian membawa serta menyebarkan serbuk sari kepada bunga-bunga lainnya.

Secara tidak langsung, kupu-kupu membantu para petani dan tukang kebun untuk melakukan proses perkawinan tanaman.

Tidak hanya di bidang berkebun, kupu-kupu juga berguna untuk industri fashion.

Pada ulasan di atas, kita belajar bahwa kepompong yang berasal dari kupu-kupu mengandung sutera.

Sutera itu nantinya akan melalui pengolahan untuk menjadi benang, yang merupakan bahan baku kain untuk pakaian.

Namun, tidak semua sutera bisa kamu ambil dari semua kupu-kupu.

Untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup, pemerintah membatasi para produsen sutera di Indonesia.

Hanya beberapa produsen saja yang bisa bekerja dengan legal dalam lindungan hukum.

Ciri-Ciri Kupu-Kupu

kupu kupu kuning

Melansir dari American Museum of National History, berikut adalah ciri-ciri kupu-kupu.

  • Memiliki perut atau abdomen panjang
  • Memiliki mata yang majemuk (banyak)
  • Aktif di siang hari
  • Bisa berburu makanan secara individual dan berkelompok
  • Bernapas menggunakan trakea
  • Kulitnya terbuat dari kitin
  • Ukuran sayapnya 4 kali lebih besar dari ukuran badan
  • Tidur dan beristirahat dengan cara menegakkan sayap
  • Memiliki 3 pasang kaki
  • Memiliki telapak kaki yang halus dan tidak berduri
  • Makan dengan cara menghisap nektar bunga

Morfologi Kupu-Kupu

morfologi kupu kupu

sumber: jujujitu.blogspot.com

1. Kepala (Head)

Kepala kupu-kupu terdiri dari

  • antena,
  • mata majemuk yang terletak pada 2 sisi kepala, dan
  • mulut yang terbagi menjadi 3, yaitu labrum, labial palpus, dan proboscis.

2. Dada (Thorax)

Thorax atau dada kupu-kupu terbagi menjadi 3:

  • Protoraks: tempat kaki depan melekat
  • Mesotoraks; tempat kaki tengah dan sayap atas melekat
  • Metatoraks: tempat kaki belakang dan sayap belakang melekat

3. Perut (Abdomen)

Abdomen atau perut kupu-kupu terdiri dari 10 ruas.

Ruas terakhir pada perut kupu-kupu adalah tempat reproduksi.

Tepat di sisi bagian perut, terdapat 6-7 spirakel.

***

Semoga ulasan di atas bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi terkini dan menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang berburu hunian modern dan terkini seperti Familia Urban?

Langsung saja kunjungi 99.co/id, ya!




Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts